Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Para Muslimah Berpegangan Tangan Kecam Tragedi Westminster

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 28 Maret 2017 17:22 5:22 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 Maret 2017 17:22
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sekelompok Muslimah berpegangan tangan  menunjukkan solidaritas terhadap korban insiden serangan di Jembatan Westminster, London.

Puluhan wanita Islam ini berkumpul di jembatan Westminster dengan mengenakan pakaian biru dan saling berpegang tangan selama lima menit pada hari Senin (27/03/2017) kemarin. Aksi dilakukan guna mengecam serangan yang terjadi pada Kamis  yang menewaskan tiga warga tersebut.

Fariha Khan, 40, yang bertugas sebagai dokter di Surbiton mengatakan, insiden yang terjadi itu dapat dirasakan bahkan gambaran umum yang sedang berdiri di jembatan itu dan diserang secara tiba-tiba masih kuat dalam ingatan publik.

Baca: 8 Orang Ditangkap atas Serangan London, Pelaku Dipercayai Bertindak Pribadi

Sementara  Sarah Waseem, 57, dari Surrey mengatakan, dia hadir untuk mengutuk serangan itu dan mengecam kekerasan.

“Serangan yang terjadi di London adalah serangan terhadap diri saya dan semua orang. Islam sangat mengutuk apa juga jenis kekerasan dan kami sangat membenci kekerasan, “ujarnya dikutip Daily Mail.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ayesha Malik, 34, dari Surrey mengatakan, kehadirannya dalam program itu menunjukkan penduduk kota London bersatu dan menunjukkan solidaritas.

Apalagi umat Islam  penting menunjukkan solidaritas terhadap prinsip yang dipegang antaranya sikap kemajemukan dan keragaman, ujar ibu dua anak ini.

Baca: Lagi, Wanita Berhijab Diserang di London

Warga kota London, Mary Bennet berkata, dia bergabung dengan kelompok tersebut untuk menunjukkan penduduk London masih melanjutkan kehidupan dan melakukan aktivitas harian.

“Ini adalah kota saya meskipun kelompok yang hadir adalah kecil namun kehidupan itu dimulai dari kelompok kecil,” katanya.

Dalam kejadian tersebut, lima orang tewas dan puluhan terluka setelah seorang pria, Khalid Masood, 52, yang mengendarai kendaraan roda empat menabrak orang di jembatan berkenaan serta menikam seorang anggota polisi.*

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BirminghamIslam di InggrisKhalid MasoodLondonMuslim Londonmuslimah inggrismuslimah LondonParlemen Inggrisserangan di parlemen InggrisSerangan LondonterorismeTragedi WestminsterWestminster
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Biaya Kedokteran Harus Murah Jika Ingin Distribusi Dokter Merata
Tulisan selanjutnya Menjadi Suami yang Tak Malu Membantu Istri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Berita
18 Juli 2026 10:12
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?