Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Ragam

Mengenang Pembantaian 45.000 Pakyat Aljazair oleh Prancis

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 12 Mei 2017 15:01 3:01 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 Mei 2017 15:01
Bagikan
Pasukan payung Prancis tahun 1957
Bagikan

Hidayatullah.com–Ketika Eropa merayakan awal berakhirnya Perang Dunia II dengan Jerman yang menyerah pada 8 Mei I945, ribuan pria, wanita dan anak-anak Aljazair dikumpulkan oleh Prancis di Aljazair untuk merayakan kemenangan pasukan sekutu atas Nazi.

Sentimen anti-Prancis dan gerakan anti-kolonial telah terbangun di seluruh Aljazair selama berbulan-bulan, menyebabkan beberapa demonstrasi hingga tanggal 8 Mei. Sekitar 4.000 demonstran turun ke jalan-jalan di Setif, sebuah kota di Aljazair utara, untuk menuntut kemerdekaan dari pemerintah kolonial dan hak-hak yang lebih besar.

Banyak organisasi ikut serta dalam demonstrasi yang di mana mereka mengusung poster-poster bertuliskan “Akhiri Penjajahan” dan “Kami menginginkan Persamaan”. Ketika salah satu anggota Pramuka Muslim berumur I4 tahun, Saal Bouzid, mengibarkan sebuah bendera Aljazair, pasukan Prancis yang menerima perintah dari Jenderal Duval, melepaskan tembakan pada para demonstran yang tidak bersenjata, membunuh Bouzid dan ribuan lainnya.

Baca:  Islam Akan Hilang dari Prancis Pada 2027

Kepanikan terjadi dan bentrokan antara rakyat Aljazair dan pasukan Prancis dengan cepat berubah menjadi kekerasan di mana Prancis melakukan segala cara untuk menguasai penduduk. Pasukan kolonial kemudian melancarkan serangan udara dan darat pada beberapa kota di timur, khususnya di Setif dan Guelma.

Tentara Prancis selfie di depan mayat-mayat warga Aljazair yang dibantai 8 Mei 1945

Kepala pemerintahan sementara Prancis pada saat itu, Jenderal De Gaulle, memerintahkan agar para petani dan penduduk di wilayah sekitar dibunuh yang dengan cepat menjadi operasi mematikan dan eksekusi massal.

Baca Juga

Abu Ubaidah Peringatan Setahun Perang Gaza
Siapa Abu Ubaidah, Sosok Misterius yang Jadi Simbol Perlawanan Palestina?
Toko Buku Tertua di London Berjuang Melawan Waktu
Mengapa Umat Muslim Tidak Boleh Memiliki Bom Atom?
Di Balik Janji Kemakmuran dan “Bisnis Ayat-Ayat Suci”
Tinta Penyesalan: Ketika Tato jadi Beban Seumur Hidup

Ribuan jasad dengan cepat menumpuk hingga menguburkan mereka menjadi tidak mungkin, jadi seringkali mereka dibuang ke sumur-sumur atau jurang-jurang.

Baca: Presiden Prancis Menolak Minta Maaf Soal Penjajahan di Aljazair …

Pembantaian tersebut berlanjut hingga 22 Mei ketika suku-suku Aljazair menyerah. Saat itu, 45.000 pria, wanita dan anak-anak di dalam dan sekitar wilayah Setif, Guelma dan Kherrata terbunuh serta I02 tentara Prancis.

Apa yang terjadi setelah itu?

Pembantaian yang dilakukan Prancis tersebut memicu gerakan anti-kolonial dan sembilan tahun kemudian Aljazair memulai Perang Kemerdekaan nya pada November I954 – sebuah pertempuran yang mengorbankan 1,5 juta penduduk Aljazair hingga kemerdekaan dapat diperoleh pada tahun 1962.

Tanggal 8 Mei merupakan hari berkabung resmi di Aljazair yang sangat kontras dengan peringatan perayaan di Eropa. Pada Februari 2005, Hubert Colin de Verdière, duta besar Prancis untuk Aljazair secara resmi meminta maaf atas pembantaian itu, menyebutnya sebuah “tragedi yang tidak bisa dimaafkan”.

Presiden Aljazair Abdelaziz Bouteflika menyebut pembantaian Setif merupakan awal dari “genosida” yang dilakukan oleh pasukan penjajahan Prancis selama Perang Aljazair. Sedangkan Prancis mengecam pernyataan itu.*/Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Aljazairanti-kolonialIslam di Aljazairnazipembantaian 8 MeiPembantaian Prancispenjajahan PrancisPerang Dunia II
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Perkampungan Khusus untuk Anak-Anak Yatim Suriah
Tulisan selanjutnya Kementrian Pendidikan Israel Hasut Pelajar Agar Bunuh Warga Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Berita
2 Juni 2026 18:00
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

buzzer muhammadiyah
Ragam

Industri Buzzer Sudah jadi Lahan Bisnis Politik di Indonesia

28 Agustus 2025 10:23
Ragam

Logika Muhammad Ali: “Mengapa Tarzan Berkulit Putih?”

23 Agustus 2025 17:22
Enam Hal yang Bisa Dilakukan untuk Baitul Maqdis Masjidil Aqsha
Ragam

Enam Hal yang Bisa Dilakukan untuk Baitul Maqdis

17 Agustus 2025 18:29
Ragam

“Cracka”: Remaja Peretas CIA dan Bela Palestina

11 Agustus 2025 16:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?