Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Sekjen: PBNU Tak Permasalahkan Cara Keberagamaan HTI

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 20 Mei 2017 14:32 2:32 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 Mei 2017 14:32
Bagikan
Sekjen PBNU, Helmy Faishal Zaini (kiri) bersama Sekjen Muhammadiyah Abdul Mu'ti pada Halaqah Kebangsaan NU dan Muhammadiyah "Negara Pancasila dan Khilafah" di Perpustakaan PBNU, Jakarta, Jumat (19/05/2017).
Bagikan

Hidayatullah.com– Sekretaris Jenderal PBNU, Helmy Faishal Zaini menjelaskan, PBNU tidak mempermasalahkan cara keberagamaan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Yang menurutnya jadi masalah, misi politik HTI yang disebutnya ingin mengubah dasar ideologi negara Indonesia dengan khilafah. Hal ini menurutnya dapat menabrak hakikat keberagaman di Indonesia.

Baca: Gus Solah: HTI Saudara Seiman

Menurutnya, hubungan negara dan agama yang relevan di Indonesia menggunakan paradigma simbiotik. Yakni meletakkan hubungan keduanya secara harmoni dan berkesesuaian.

“Maka kalau kita punya dasar negara Pancasila itu luar biasa, berkesesuaian dengan agama,” ujarnya dalam Halaqah Kebangsaan NU dan Muhammadiyah bertemakan “Negara Pancasila dan Khilafah” di Perpustakaan PBNU, Jakarta Pusat, Jumat (19/05/2017).

Dia kemudian menyocokkan satu persatu sila Pancasila dengan Islam. Pertama, katanya, sila kesatu Pancasila sesuai dengan makna ayat pertama Surat Al-Ikhlas.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Baca: Terkait Pembubaran HTI, Muhammadiyah: Langkah Pemerintah Harus Konstitusional

Lalu sila kedua, Keadaban. Dalam hadits, jelasnya, Nabi Muhammad turun ke bumi ini untuk menyempurnakan akhlak.

Sila ketiga, Persatuan Indonesia. Dia membacakan salah satu potongan ayat al-Qur’an: “wa’tashimu bihablillahi jami’a wala tafarraqu” (berpegang teguhlah kamu pada agama Allah dan janganlah kamu berpecah belah. Red).

Sila keempat, Kepemimpinan yang Merakyat. Ada kaidah fiqih dalam NU, katanya, bahwa kebijakan seorang pemimpin harus terkait langsung dengan kemaslahatan yang dipimpinnya.

Baca: MUI Tegaskan, Ormas Islam HTI Tidak Sesat atau Menyimpang

Dan sila kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Dia membacakan salah satu ayat al-Qur’an yang artinya, Berlaku adillah kepada dirimu sendiri, keluargamu, kerabatmu, dan baru orang lain.

“Jadi Pancasila ini menurut saya, Islami, qurani, rabbani,” simpulnya.* Andi

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:agama dan negarahak berorganisasiHak KonstitusionalHelmy Faishal ZainiHizbut Tahrir IndonesiaHTIHTI Dibubarkankeberagaman di IndonesiaKhilafahmisi politik HTIMuhammadiyahNU dan Muhammadiyahormas berbadan hukumormas IslampancasilaPBNUpembubaran ormaspemerintah bubarkan HTISekjen PBNUsila dalam Pancasila
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jaksa Agung Sebut Pembubaran HTI Sedang Diproses
Tulisan selanjutnya Ramadhan 1438 H, Pos Dai Tugaskan Dai ke Pelosok Negeri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Berita
31 Agustus 2026 19:36
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’
600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?