Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Muslimin AS Kecewa Pilih Bush

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 2 September 2003 09:11 9:11 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 September 2003 09:11
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com Dalam satu pertemuan pemimpin Islam Amerika, mereka mengumumkan recana mendaftarkan sekitar satu juta pemilih Islam dan menjadikan isu hak asasi sebagai agenda utama terhadap langkah mendukung calon pemilu presiden 2004 mendatang.

Terkait dengan dampak serangan 11 September lalu, umat Islam AS merasakan telah melakukan kesalahan dalam memilih Bush. Ketika itu, kebanyak penduduk Islam memilihnya karena ada anggapan, Bush akan mampu bertindak keras terhadap Israel berdasarkan kenyataannya saat berkampanye untuk melindungi hak imigran.

Dalam pertemuan selama tiga hari yang berakhir semalam, penduduk Islam AS menyatakan mereka tersinggung dengan langkah domestik AS yang memburu apa yang disebut AS sebagai terorisme dan kesungguhan Bush membela Israel.

“Sudah tiba masa bagi umat Islam bertindak. Kita tidak boleh menyerah kalah dengan membenci negara ini pada masa depan dan menyalahkan takdir,” kata Direktur Eksekutif Lembaga Perhubungan Islam-Amerika (CAIR), Nihad Awad.

Dalam pertemuan itu, Ketua Kongres Islam Amerika, Agha Saeed, mengatakan, “Saya rakyat Amerika, saya seorang Islam dan saya adalah pemilih.” Spontan ucapan Saeed itu disambut ribuan orang yang menghadiri pertemuan Persatuan Islam Amerika Utara (Isna).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Selepas serangan 11 September 2001, Bush mecoba melunakkan hati penduduk Islam Amerika dengan banyak mengunjungi masjid dan mengatakan Islam sebagai agama yang cinta damai.

Bagaimanapun selepas itu, pemerintahan AS tetap bertindak keras dan menganaktirikan warga Islam di sana dengan cara menahan ratusan imigran Islam serta menutup secara sepihak beberapa lembaga Islam yang dituduh mempunyai kaitan dengan terorisme.

Bush bahkan mendapatkan kekuasaannya menangkapi banyak warga muslim sebuah ndang-undang yang memberi kekuasaan besar untuk bisa menahan dan mengawasi siapa saja yang diyakini terlibat dengan terorisme.

Lebih dari enam juta muslimin kini tinggal di seluruh pelosok AS. Kebanyakan, mereka adalah kelompok profesional dan mempunyai pendidikan tinggi.

Meski AS terus memojokkan Islam dengan berbagai cara, toh hingga kini, Islam menjadi agama kedua yang terus berkembang pesat yang terus dicari penduduk AS setelah Katolik. (ap/bh)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menaq Ancam Bawahannya Yang Terbukti Korupsi
Tulisan selanjutnya Zionis Biarkan 30 Bayi Palestina Mati di Jalan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?