Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dilarang, Gerakan Biarawan Myanmar Anti Islam Berganti Nama

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Mei 2017 08:18 8:18 am
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Mei 2017 08:18
Bagikan
Biksu dari kelompok Ma Ba Tha menghadiri pertemuan perayaan ulang tahun mereka di Yangon, 27 Mei 2017
Bagikan

Hidayatullah.com–Gerakan ultranasionalis pimpinan biarawan Myanmar, Ma Ba Tha, memutuskan mengganti nama setelah otoritas Buddha melarang kelompok yang sering dituduh anti-Islam tersebut.

Kelompok yang berganti nama  menjadi Buddha Dhamma Philanthropy Foundation (Yayasan Filantropis Buddha Dhamma) ini menguat di bawah rezim militer sebelumnya dengan mengusung nasionalisme Buddha yang kemudian memicu ketegangan sektarian dengan minoritas Muslim.

Otoritas Buddha Myanmar, yang dalam beberapa bulan terakhir merenggangkan hubungan dengan Ma Ba Tha, memutuskan untuk melarang seluruh aktivitas kelompok ini terhitung mulai pertengahan Juli, kata kantor berita AFP.

Sebelumnya, para tokoh agama Buddha Myanmar men-deadline Ma Ba Tha segera menghentikan seluruh kegiatannya pada pertengahan Juli nanti jika tidak ingin dijatuhi sanksi.

Jika Ma Ba Tha tetap melakukan kegiatan, otoritas Buddha Myanmar akan membawa kelompok ini ke pengadilan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca:  Pidato Biksu Ashin Yang Memicu Kebencian Pada Muslim Rohingya

Namun ancaman ini tidak mengendurkan ribuan biarawan, biarawati, dan simpatisan mereka untuk menghadiri pertemuan di Yangon, hari Ahad (28/05/2017). Banyak di antaranya yang menyatakan mereka tidak akan mundur.

“Jika Anda menulis Ma Ba Tha, Anda bisa menghapus kata-kata itu, tapi tidak ada yang bisa menghapus Ma Ba Tha dari hati Anda,” kata pemimpin Tilawka Biwuntha pada pertemuan tersebut sebagaimana dikutip laman straitstimes.com.

Tutup ‘masjid’ di Yangon

Ma Ba Tha selama ini dinilai menyebarkan Islamophobia oleh para tokoh Buddha di Myanmar.

Sementara itu, pihak Ma Ba Tha justru menyarankan anggotanya mengubah nama menjadi Yayasan Filantropi Buddha Dhamma.

“Kami mendesak para anggota di semua daerah dan negara bagian untuk bekerja bagi negara, rakyat, dan agama dengan menggunakan nama Yayasan Filantropi Buddha Dhamma,” demikian pernyataan tertulis yang ditandatangani pemimpin biawaran, Tilawka Biwuntha dikutip BBC.

Baca:  Biksu Pendukung Kekerasan Etnis Rohingnya adalah ‘Biksu Palsu’

Beberapa kalangan menilai bahwa nama baru jauh lebih lunak dibandingkan Ma Ba Tha, yang artinya  ‘Asosiasi Perlindungan Ras dan Agama’.

Salah satu tokoh Ma Ba Tha adalah biarawan radikal Wirathu yang dikenal aktif menyuarakan gagasan bahwa agama Buddha di Myanmar terancam oleh Islam.

Komunitas Muslim telah hidup di Myanmar selama beberapa abad, namun jumlahnya hanya 5% dari total penduduk.

Menurut AFP kalangan Buddha garis keras dalam beberapa bulan terakhir melarang kegiatan agama lain dan memaksa penutupan dua sekolah di Yangon yang mereka katakan tak punya izin untuk berfungsi sebagai tempat ibadah.

Polisi telah menahan beberapa figur nasionalis belum lama ini menyusul bentrok di perkampungan Muslim di Yangon, yang dipicu dengan penggerebekan terhadap beberapa rumah yang dicurigai menampung orang-orang Muslim Rohingya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ashin wirathuBiksu MyanmarBuddhaBudha anti IslamMa Ba ThaMa Bha TaMa Ha Namuslim Rohingyaorganisasi ultranasionalRohingyaSangha
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Adara Relief Salurkan Bantuan Rakyat Indonesia untuk Pengungsi Suriah
Tulisan selanjutnya Malaysia Larang Pedagang Jual Makanan Sebelum Sore Selama Ramadhan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

Berita
1 September 2026 12:00
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza
Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?
Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?