Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ahmad Qorei Nominasi PM Palestina

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 September 2003 13:41 1:41 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 September 2003 13:41
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sumber pejabat tinggi Palestina mengungkapkan, komite pusat gerakan Al-Fatah kubu Presiden Palestina Yasser Arafat, Minggu lalu, merekomendasikan ketua parlemen Ahmad Qorei untuk menggantikan Mahmoud Abbas sebagai perdana menteri Palestina

Qorei telah menjadi pilihan bulat dari para peserta pertemuan komite pusat Fatah di markas Arafat di Ramallah.

“Pencalonan Abu Ala (Qorei) direkomendasikan dengan suara bulat,” kata anggota komite pusat Abbas Zaki kepada AFP setelah pertemuan yang dipimpin Arafat.

Arafat sendiri mengusulkan Qorei sebagai pengganti Abbas, yang mengundurkan diri Sabtu, dan anggota-anggota komite itu mengikuti saran presiden Palestina tersebut, kata seorang pejabat tinggi Palestina yang tidak bersedia disebutkan namanya kepada AFP.

Komite eksekutif Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) dijadwalkan bertemu Minggu malam untuk membahas pengganti Abbas. Sebuah keputusan resmi akan diumumkan dalam waktu 48 jam, kata Zaki.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Beberapa sumber di Dewan Legislatif Palestina, atau parlemen, mengatakan, Qorei menggalang prospek untuk menjadi perdana menteri.

“Abu Ala belum menyatakan setuju atau menolak,” kata satu sumber.

Qorei memimpin upaya-upaya penengahan ketika pergolakan kekuasaan antara Abbas dan Arafat menjadi semakin sengit, namun ia menyimpulkan bahwa hubungan mereka telah memburuk sedemikian rupa sehingga kedua tokoh yang dulu sekutu itu tidak bisa lagi bekerja sama.

Qorei dan Abbas bekerja secara erat menjelang Perjanjian Oslo 1993 dan menjadi perunding utama perjanjian itu, yang mengarah pada pemerintahan sendiri Palestina di beberapa bagian wilayah yang diduduki Israel.

Qorei (65), yang dilahirkan di Abu Dis, daerah pinggiran Yerusalem timur, bekerja bertahun-tahun di sektor perbankan sebelum bergabung dengan gerakan Fatah Arafat.

Ia terpilih sebagai anggota parlemen untuk Yerusalem pada 1996 selama pemilihan umum pertama di wilayah pendudukan dan kemudian menjadi ketua parlemen.

Israel memperingatkan setelah pengunduran diri Abbas bahwa mereka “tidak akan menyetujui” pengangkatan seorang loyalis Arafat sebagai PM.

“Israel tidak akan pernah menerima sebuah keadaan dimana kontrol Pemerintah Palestina jatuh lagi ke tangan Yasser Arafat atau salah seorang pendukung kuatnya,” demikian sebuah pernyataan Israel.

Keputusan Arafat menyetujui pengunduran diri Abbas segera membuat Menteri Luar Negeri Israel Silvan Shalom memperbarui seruan-seruan Minggu bagi pengusiran pemimpin kawakan Palestina tersebut dari Tepi Barat.

Menurut Shalom, pengunduran diri Abbas itu merupakan bukti penolakan Arafat “untuk membiarkan proses politik berkembang”.

Pemerintah Israel telah lama menuduh Arafat merongrong Abbas dan proses perdamaian. Pasukan Israel mengurung pemimpin Palestina yang berusia 74 tahun itu di markasnya di Ramallah dalam 20 bulan terakhir.

AS Marah

Perdana Menteri Palestina Abu Mazen, meletakkan jabatan pada hari Sabtu setelah perebutan kekuasaan yang sengit dengan Arafat.

Abu Mazen akan tetap memangku jabatan selama beberapa minggu selaku Perdana Menteri caretaker.

Akan tetapi keputusannya untuk mengundurkan diri telah menimbulkan reaksi keras dari masyarakat dunia, yang dipimpin Amerika.

Gedung Putih mengatakan, hal itu tidak akan menggoyahkan komitmen Amerika untuk melaksanakan rencana perdamaian Timur Tengah, tapi akan menimbulkan kelambanan yang tidak bisa dihindarkan.

Brussel mengecam pengunduran diri itu sebagai “satu langkah mundur” bagi perdamaian.

Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Javier Solana, serta merta terbang ke Mesir untuk berbicara dengan Presiden Mesir, Hosni Mubarak, dalam upaya menyelesaikan krisis itu. (ant/abcn)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Turunnya Popularitas AS di Dunia Islam dan Arab
Tulisan selanjutnya Israel Janji Terus Basmi Pejuang Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perbaiki Kepengasuhan Pesantren, Muhammadiyah Bekali Musyrif dengan Keterampilan Psikologi Remaja

Berita
6 Agustus 2026 16:00
Nasyiatul Aisyiyah Gelar Muktamar ke-15, Dihadiri 6.700 Kader
Ajak Masyarakat Shalat Berjamaah, Pemerintah Johor Kenalkan Semarak Maghrib dan Isya’
Gelombang Kekerasan Pemukim Ilegal ‘Israel’ Kini Menyasar Gereja Armenia di Tepi Barat yang Diduduki
Amerika Tutup Misi Diplomatik di Medan dan Kota Lain di Beberapa Negara

Terbaru

  • Pemerintahan Baru Kolombia Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’
  • Ajak Bersatu Dukung Palestina, Indonesia: ‘Israel’ Selalu Manfaatkan Perpecahan
  • Libanon, Israel Susun Daftar Negara Mana yang Bisa Kirim Pasukan Pantau Perlucutan Senjata Hizbullah
  • Paus Leo XIV akan Bertemu Penyintas Korban Pencabulan Pendeta di Prancis
  • Sepekan Tiga Kapal Tanker Uni Emirat Dihatam Misil dan Drone di Selat Hormuz
  • Atasi Suhu Udara Panas Warga Korea Utara Diimbau Makan Sup Daging Anjing
  • Pilot Malaysia Airlines yang Ditangkap di Jakarta Membawa Narkoba Tidak Menerbangkan Pesawat, Kata Malaysia Aviation Group
  • Kepala Intelijen Saudi di Baghdad Bahas Keamanan Regional dengan PM Iraq
  • Membangun Ketahanan Mental dengan Nilai-Nilai Al-Qur’an
  • Erdogan Buka Pintu Bagi Negara Sahabat Gabung Perjanjian Pertahanan Makkah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?