Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Anggota Teroris IRA Akui Terlibat Serangan 1996 di Jerman

Ama Farah
Terakhir diupdate: 27 Juli 2017 07:45 7:45 am
Ama Farah
Dipublikasikan 27 Juli 2017 07:44
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang pria Irlandia, anggota kelompok separatis teroris IRA, mengaku terlibat dalam serangan mortir dengan target tentara Inggris yang ditempatkan di barak-barak di kota Osnabruck, Jerman, pada tahun 1996.

Perlu 20 tahun untuk melacak orang itu, tetapi persidangan akhirnya dimulai pada hari Rabu (26/7/2017), dan terdakwa mengakui perbutannya pada hari yang sama.

Pria Irlandia yang sekarang berusia 48 tahun itu, bekas anggota paramiliter Irish Republican Army (IRA), mengaku terlibat dalam serangan atas Quebec Barracks di mana personel militer Inggris ditempatkan di kota Osnabruck, Jerman, pada 28 Juni 1996.

Terdakwa dijerat dengan tuduhan percobaan pembunuhan, dan harus menjalani sekitar 15 persidangan sebelum bulan Desember, lapor Deutsche Welle.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dua puluh tahun silam, pria itu dan empat temannya anggota kelompok pecahan IRA, diduga memarkir sebuah truk pickup di luar Barak Quebec dan meluncurkan tiga serangan mortir. Dua mortir gagal meledak, dan satu justru jatuh di jalan menuju sebuah stasiun pengisian bahan bakar yang terletak tidak jauh. Tidak satu pun dari 150 tentara Inggris yang berada di barak itu terluka, yang disebut hakim sebagai “keberuntungan,” tetapi sejumlah bangunan dan kendaraan di sekitar lokasi kejadian mengalami rusak cukup parah.

Dalam pernyataan yang dibacakan pengacaranya, pria Irlandia itu mengaku membantu memasang peluncur mortir dan memuatnya ke atas truk.

Namun, dia berupaya menjauhkan diri dari kekerasan dan aksi teror yang dilakukan kelompok IRA, dengan mengatakan dia sudah tidak lagi menjadi anggota organisasi yang dicap Inggris sebagai teroris itu.

Pria Irlandia itu menolak mengungkap nama orang-orang lain yang terlibat dalam aksi tersebut.

Kantor berita Jerman DPA melaporkan sejauh ini setidaknya 6 orang tewas dalam serangan-serangan di Jerman yang berkaitan dengan kelompok IRA.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya HTI Dibubarkan, Yusril: Ismail Yusanto Punya Legal Standing Gugat Perppu Ormas ke MK
Tulisan selanjutnya Menko Polhukam: Sekarang dan di Masa Mendatang, MUI Dibutuhkan Bangsa Indonesia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Berita
14 Juli 2026 15:30
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?