Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

PM Yildirim: Turki Negara Paling Berdedikasi Perangi ISIL

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 Agustus 2017 08:12 8:12 am
Ama Farah
Dipublikasikan 22 Agustus 2017 08:12
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Turki adalah negara yang paling berdedikasi dalam memerangi kelompok ISIL/ISIS aliash Daesh, kata Perdana Menteri Binali Yildirim.

“Seluruhnya 4.600 teroris ISIL, 3.800 di Suriah dan 800 di Iraq, yang telah dinetralisir (dibunuh, red) sampai saat ini. Sayangnya, tidak ada negara yang menunjukkan determinasi seperti yang ditunjukkan oleh Turki dalam memerangi ISIL,” kata Yildirim dalam 41st Singapore Lecture hari Senin (21/8/2017), seraya menambahkan bahwa Turki berperan aktif dalam pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat yang dibentuk untuk memerangi kelompok itu.

“Kami memberantas aktivitas ISIL di area seluas 2.000 kilometer persegi dan membersihkan kawasan itu dan ISIL lewat Operasi Tameng Eufrat,” kata Yildirim di Singapura seperti dilansir Hurriyet.

Antara Agustus 2016 dan Maret 2017 dalam Operasi Tameng Eufrat, pasukan oposisi Suriah yang tergabung dalam Free Syrian Army (FSA) dengan dukungan militer Turki mengambil alih wilayah di bagian utara Suriah dari tangan ISIL/ISIS.

Yildirim mengatakan terorisme adalah masalah nasional, regional dan ancaman global, serta “menimbulkan masalah di seluruh dunia.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Masalah utama di kawasan kami adalah ekstrimisme. Para pelaga asing berdatangan dari seluruh penjuru dunia. Mereka menyebrang dari wilayah kami untuk bergabung dengan ISIL di Suriah dan Iraq. Dengan demikian, kami melihat masalah ini tidak [hanya] di dalam negara-negara Muslim, kami melihat masalah ini [ada] di mana-mana,” imbuhnya.

Dalam pidatonya Yildirim mengatakan bahwa Turki “mengerahkan upaya besar” guna mengakhiri krisis di Suriah.

“Mekanisme observasi gencatan senjata dengan partisipasi Iran, Rusia dan Turki sudah dan terus berlangsung aktif. Tidak hanya itu, rezim dan oposisi dibuat duduk di satu meja yang sama untuk pertama kalinya,” kata perdana menteri Turki itu.

Menerima lebih dari 3 juta pengungsi Suriah sejak awal perang sipil Suriah, kebijakan “pintu terbuka” Turki itu mendapatkan pujian internasional kata Yildirim.

“Dana yang kami keluarkan untuk orang-orang Suriah yang ada di negara kami sudah mencapai $30 miliar, jika semua pekerjaan oleh institusi-institusi kami dihitung. Uni Eropa memberikan kepada kami 800 juta euro sebagai bagian dari komitmennya untuk memberikan kami $3 miliar euro. Kontribusi dari masyarakat internasional hanya mencapai $500 juta,” papar PM Yildirim menunjukkan sumbangsih besar yang telah diberikan negaranya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kisah Warga Batam, Terbang ke Yogyakarta Demi Hijrah dengan Hapus Tato Gratis
Tulisan selanjutnya Qatar Sangkal Melarang Penerbangan Arab Saudi untuk Mendarat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?