Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pria Politisi Partai Kiri Swedia Mengaku Diperkosa karena Ideologi Politiknya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 September 2017 20:39 8:39 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 15 September 2017 20:39
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang pria politisi Swedia di laman Facebook mengaku bahwa dirinya menjadi korban perkoasaan oleh pelaku yang mengancamnya dengan pisau, disebabkan oleh aliran politiknya.

Patrick Liljeglod adalah sorang ketua grup dari Partai Kiri di kota Falun.

Dia berbicara mengenai serangan seksual yang dialaminya dalam sebuah pertemuan dewan pada hari Kamis malam (14/9/2017), lapor BBC.

“Saya diperlakukan dengan keji dan diperkosa di bawah todongan pisau dengan alasan bahwa saya adalah seorang [sensor hinaan kasar] Kiri, bahwa orang-orang seperti kami adalah seperti ini, dan pada akhirnya saya disebut sebagai pengkhianat,” kata Liljeglod.

Polisi mengkonfirmasi bahwa mereka sedang menyelidiki kasus tersebut. Situs berita Swedia SVT melaporkan sejauh ini belum ada orang yang ditangkap, dan Pusat Forensik Nasional sedang menangani kasus itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Liljeglod mengatakan serangan yang dialaminya terjadi pada akhir bulan Juli lalu, ketika dirinya sedang berjalan kaki menuju rumahnya pada suatu malam di musim panas.

Dia mengaku sebenarnya lebih suka mengubur dalam-dalam apa yang telah dialaminya, sehingga tidak ada orang kecuali dirinya saja yang tahu. Namun, dia merasa berkewajiban untuk bersuara, sebab serangan itu bermotif politik.

“Saya berdiri di sini karena –mengingat kepercayaan mendalam saya bahwa demokrasi adalah bagian integral dari masyarakat kita– saya merasa bahwa saya harus [bicara],” tulis Liljeglod.

“Tidak ada yang lebih penting dari demokrasi, setiap hari ada orang mati demi membela hak berdemokrasi dan hak yang kita warisi dari orang-orang tua kita, perjuangan, kita harus terus berjuang,” tulisnya di Facebook.

Jubir kepolisian Stefan Dangardt kepada kantor berita TT mengatakan bahwa lokasi kejadian telah diperiksa dan hasilnya dikirim untuk dianalisa oleh tim forensik.

“Jika ternyata bahwa motifnya berkaitan dengan kecenderungan politik, maka jelas itu kejahatan kebencian,” ujarnya.

“Ada survei yang menunjukkan bahwa 30 persen dari seluruh politisi pernah menjadi korban kejahatan, tetapi hanya 20 persen yang melaporkannya,” kata Dangardt seperti dikutip SVT (14/9/2017).

Sejumlah orang memberikan semangat dan acungan jempol atas keberanian Liljeglod mengungkapkan peristiwa nahas yang dialaminya.

Partai Kiri adalah partai terbesar keenam di Swedia. Orang-orang partai itu menyebut diri mereka sebagai sosialis dan pro-feminis. Fokus perjuangan politiknya adalah masalah pekerjaan, kesejahteraan sosial dan kesetaraan gender.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Blokir Game “Fight of Gods”, MUI Apresiasi Kemkominfo
Tulisan selanjutnya Aksi Peduli Rohingya, “Mengapa Spirit Menggembirakan Kemanusiaan Harus Dicurigai?”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Global Sumud FLotilla
Berita

Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Berita
30 Mei 2026 09:51
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?