Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Aksi Peduli Rohingya, “Mengapa Spirit Menggembirakan Kemanusiaan Harus Dicurigai?”

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 15 September 2017 21:08 9:08 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 15 September 2017 21:08
Bagikan
Koreografi Bobotoh menampilkan tulisan "Save Rohingya" di Stadion Si Jalak Harupat Bandung, Jawa Barat, jelang laga Persib Bandung vs Semen Padang, Sabtu (09/09/2017).
Bagikan

Hidayatullah.com– Aksi-aksi peduli Rohingya yang kembali marak digelar di Indonesia belakangan ini terkesan coba diseret-seret oleh beberapa pihak ke ranah politik.

Yang terbaru kasus pemberian sanksi terhadap klub sepakbola Persib Bandung oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI, gara-gara aksi peduli Rohingya oleh suporternya, Bobotoh. Sanksi ini dinilai sejumlah pihak terkesan “politis”.

Baca: Puji Aksi “Save Rohingya” Bobotoh, Ketua MPR: Ini Solidaritas Kemanusiaan

Sebelum itu, ada pihak lain yang dinilai terkesan “mencurigai” mereka yang getol menyuarakan pembelaan dan kepedulian atas Rohingya.

Awal-awal bulan ini, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian diwarta media menuding, isu tragedi kemanusiaan Rohingya ramai di Indonesia bukan lagi karena mengangkat sisi kemanusiaan. Tapi, tudingnya, isu Rohingya dikemas untuk digoreng guna menyerang pemerintahan Indonesia saat ini.

Pada aksi bela Rohingya di dekat Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (08/08/2017) lalu, diberitakan hidayatullah.com sebelumnya, ribuan peserta yang akan mendatangi lokasi aksi damai ini diadang dan dirazia oleh aparat keamanan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Baca: Banyak Peserta Tertahan di Jalanan dalam Aksi Bela Rohingya Dekat Borobudur Berjalan Lancar

Sikap-sikap kepolisian atau pihak lain tersebut bisa jadi menimbulkan kesan adanya kecurigaan pihak-pihak itu terhadap masyarakat yang peduli dengan Rohingya.

Padahal, diketahui, kepedulian atas Rohingya ini bukan saja marak di Indonesia. Bahkan sudah menjadi gerakan masyarakat internasional. Aksi-aksi kepedulian atas Rohingya dan kecaman atas Myanmar digelar di berbagai negara.

Tragedi Rohingya pun jelas-jelas soal kemanusiaan, menilik data Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang menyebutnya sebagai pembersihan etnis, kata Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak.

Sehingga, Dahnil menekankan, dukungan atau kepedulian masyarakat Indonesia terhadap etnis Rohingya, yang terus ditindas oleh rezim Myanmar, adalah bentuk aksi kemanusiaan.

Secara khusus, ia mengistilahkan kepedulian itu dengan sebutan “menggembirakan kemanusiaan”.

Baca: Gara-gara Aksi Peduli Rohingya, PSSI Sanksi Persib Rp 50 Juta

Dahnil mengatakan, spirit kemanusiaan yang ditunjukkan anak-anak Indonesia -sebagian berangkat dari spirit keagamaan- terkait Rohingya itu, harusnya dimaknai sebagai potensi persatuan.

Lantas, “Mengapa spirit menggembirakan kemanusiaan terkait Rohingya tersebut harus dicurigai. Bila ada yang coba menarik-narik ke politik lokal, terang itu sampah,” ungkap Dahnil lewat akun media sosialnya di Twitter, kemarin, menanggapi sanksi PSSI atas aksi Bobotoh peduli Rohingya.

Justru, lanjut Dahnil, aksi simpatik Rohingya yang ditunjukkan Bobotoh tersebut merupakan spirit “menggembirakan kemanusiaan”.

Sedangkan PSSI, menurutnya, justru yang telah berpolitik ketika memberikan sanksi gara-gara aksi kepedulian itu.

“PBB terang menyebutkan apa yang terjadi (atas Rohingya. Red) adalah pembersihan etnis, Amnesty Internasional juga agaknya menyampaikan hal serupa. Politik?” ungkapnya sambil bertanya.

Baca: Dukung Bobotoh Peduli Rohingya, Dahnil Kritisi PSSI Beri Sanksi Persib

“Rakyat Myanmar lama dirundung takut. Sehingga ‘takut’ terhadap rezim, mematikan nurani untuk membela kemanusiaan. Mereka diam,” tulisnya juga masih lewat akunnya, @dahnilanzar.

Komdis PSSI menjatuhkan sanksi denda sebesar Rp 50 juta atas Persib gara-gara Bobotoh menampilkan koreografi tulisan “Save Rohingya” jelang laga Persib menjamu Semen Padang, Sabtu (09/09/2017) lalu di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:#SaveRohingyaaksi bela RohingyaAksi solidaritas RohingyaBobotohetnis Muslim RohingyagenosidaKekerasan RohingyaKemanusiaanKetua Umum PP Pemuda Muhammadiyahklub sepakbola IndonesiaKomdis PSSIkoreografi "Save Rohingya"Liga 1 Gojek-TravelokaPBBPersib BandungPSSISave RohingyasepakbolaStadion Si Jalak Harupatsuporter Persib
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pria Politisi Partai Kiri Swedia Mengaku Diperkosa karena Ideologi Politiknya
Tulisan selanjutnya PSSI Sebut Aksi Bobotoh “Save Rohingya” sebagai “Jenis Pelanggaran”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?