Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Tulisan “Suu Kyi dan Megawati” Dilaporkan, Dandhy: Konsen Saya Isu Kemanusiaan

Ahmad
Terakhir diupdate: 18 September 2017 20:06 8:06 pm
Ahmad
Dipublikasikan 18 September 2017 20:06
Bagikan
Dandhy Dwi Laksono.
Bagikan

Hidayatullah.com– Jurnalis Dandhy Dwi Laksono menyatakan, tulisannya soal “Suu Kyi dan Megawati” yang kini dilaporkan ke kepolisian oleh Dewan Pimpinan Daerah Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) Jawa Timur, konsen membahas persoalan kemanusiaan yang menimpa Myanmar dan dalam negeri Indonesia.

Ia menyebut, dengan adanya kasus Rohingya saat ini, membuat Indonesia perlu belajar dan mengingat kembali bahwa negeri ini mempunyai persoalan serupa seperti di Aceh dan Papua.

“Di situlah saya merasa perlu menulis masalah yang hampir elementer sama dengan Rohingya. Tentang kemanusiaan, pelanggaran HAM, pendekatan keamanan, tindak kekerasan dan militerisme, serta pemerintahan sipil yang melakukan penyelesaian masalah dengan menunggunakan kekerasan,” ujarnya di Kantor Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Jakarta, kemarin.

Dalam tulisan yang membandingkan antara pimpinan de facto Myanmar, Aung San Suu Kyi, dan mantan Presiden RI Megawati Soekarnoputri, Dandhy mengatakan, ada persamaan keduanya sebagai ikon demokrasi di negara masing-masing. Yang mana sebelumnya keduanya pernah mengalami tindakan represif dari militer, namun ketika keduanya berkuasa dan memenangkan pemilu, mempunyai persoalan kekerasan sipil.

“Yang dianggap melindungi malah sebaliknya,” imbuhnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Baca: Tulisan Tentang “Suu Kyi dan Megawati”, AJI Nilai Bukan Ujaran Kebencian

“Karena mustahil kita bicara kemanusiaan di (wilayah keberadaan) Rohingya sementara kita di Indonesia punya masalah yang sama yang saya pikir perlu perhatian. Meskipun momennya tidak bersamaan tetapi di masa yang akan datang bisa belajar dari kasus itu,” lanjut Dandhy.

Penyebutan keduanya, dikatakan Dandhy, tidak terhindarkan karena merupakan fakta. Dan sebagai opini jurnalistik, ia menilai harus menyertakan kaidah 5W1H.

Hanya saja, ia menyesalkan langkah yang ditempuh pelapor dengan membawanya ke jalur hukum. Dandhy mengaku, beberapa karyanya menimbulkan reaksi balik, seperti halnya film Samin vs Semen yang ditanggapi dengan film yang sejenis.

Termasuk ketika tahun 2014, saat menjabat Ketua Divisi Penyiaran AJI, Dandhy melakukan kritik keras salah satu stasiun televisi swasta yang dinilai berpihak saat Pemilihan Presiden (Pilpres), yang kemudian ia ditantang debat oleh pimpinan redaksi TV tersebut.

“Bisa ditonton di Youtube bagaimana jalannya perdebatan selama hampir dua jam. Itu masih dalam koridor demokrasi,” ungkapnya.

Karenanya, Dandhy berharap Repdem serta pendukung Presiden Joko Widodo dan Megawati yang tidak setuju dengan tulisan “Suu Kyi dan Megawati” agar melakukan hal yang sama.

“Tapi ini tidak, langsung ke polisi,” tandasnya.

Baca: “Aroma Mitos dalam Pidato Megawati [1]

Dandhy merasa, bahwa banyak yang tidak setuju dengan karya-karyanya adalah suatu yang tidak masalah. Dikarenakan menurutnya ini merupakan ruang yang terbuka untuk pertukaran ide.

“Sejauh ini adalah respons paling tidak demokratik yang saya terima,” pungkasnya.

Sebelumnya, Dandhy dilaporkan dengan tuduhan menghina dan menebarkan kebencian pada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Presiden Jokowi.

“Kami menilai ada upaya penggiringan opini bahwa Megawati sama dengan Aung San Suu Kyi pada konteks lebih mengutamakan kekerasan dalam memerintah,” kata Ketua Repdem Jawa Timur Abdi Edison beberapa waktu lalu.

Abdi menganggap tulisan “Suu Kyi dan Megawati” itu sangat tendensius dan berupaya menggiring opini terhadap Ketua Umum PDIP. Repdem merupakan organisasi sayap PDIP.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AcehAJIAung San Suu KyiDandhy Dwi Laksonoetnis RohingyaITEjurnaliskebebasan berekspresiKekerasan RohingyaKetua Umum PDIPkritikan ke pemerintahMegawati Soekarnoputriorganisasi sayap PDIPPapuaPDIPpemimpin MyanmarPresiden IndonesiaRelawan Perjuangan DemokrasiRepdemRepdem Jawa Timurujaran kebencianUndang-Undang Informasi dan Transaksi ElektronikUU ITE
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Aksi Peduli Rohingya, Senator: Tak Selayaknya PSSI Belokkan Jadi Politis
Tulisan selanjutnya Qatar Setuju Beli 24 Jet Tempur dari Inggris

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?