Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Masjid di Lembah Baliem Papua Hancur Diterpa Angin, Hampir Setahun

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 30 Oktober 2017 11:00 11:00 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 30 Oktober 2017 10:45
Bagikan
[ILUSTRASI] Masjid dan proyek dakwah AFKN di Papua.
Bagikan

Hidayatullah.com– Sudah hampir 1 tahun ini, masjid kebanggaan masyarakat asli Lembah Baliem hancur akibat diterpa angin kurima. Masjid Al Huda ini berlokasi di Desa Asotipo, Distrik Asotipo, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua.

Berdasarkan informasi dari Yayasan Al-Fatih Kaaffah Nusantara (AFKN), lembaga dakwah yang fokus di Pulau Nuu Waar (Irian Jaya), dua kubah yang menutup bagian atas masjid itu hancur sejak angin kencang tersebut menerpa.

“Begitu juga bagian atapnya yang tidak lagi bisa menahan air hujan yang turun. Bagian dindingnya yang terlihat retak dimana-mana. Demikian pun lantainya banyak yang hancur-hancur sehingga tak lagi membuat jamaah merasa nyaman untuk melaksanakan shalat,” jelas Humas AFKN Abu Zanki kepada hidayatullah.com, Senin (30/10/2017).

Baca: Ulama Desak Pemerintah Cabut Perda Larangan Bangun Masjid dan Pembatasan Rumah Ibadah di Papua

Akibatnya, ungkap AFKN, nyaris tak lagi terdengar suara adzan dari masjid yang menjadi benteng umat Islam di Lembah Baliem ini. Namun, semangat untuk tetap menjaga tegaknya shalat masih tumbuh dengan baik. Terutama bagi Mulyadi Asso, ketua pengurus masjid tersebut.

“Seringkali sebelum memanggil jamaah lain untuk shalat, ia harus membersihkan terlebih dulu masjid yang kayu-kayu atapnya pun sudah mulai keropos. Bahkan terkadang ia pun harus membersihkan genangan air hujan yang turun langsung ke dalam masjid,” ungkapnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Dijelaskan, keberadaan Masjid Al Huda di tengah komunitas Muslim yang hanya berjumlah 111 KK ini sangat strategis. Ini menjadi bukti kuat bahwa Islam masih tegak di lembah yang dihuni oleh masyarakat asli Suku Dani itu.

“Menjaga agar adzan tetap berkumandangan dari masjid ini pun sejatinya menjadi tugas kita bersama agar aqidah Islam di dada mereka terus terjaga. Terlebih di tengah derasnya ‘rayuan’ para missionaris yang bisa dengan cepat hilir mudik ke kampung itu, karena fasilitas landasan pesawat terbang twin otter milik missionaris yang tak jauh dari kampung tersebut,” jelasnya.

Baca: Pagi Hari Idul Fitri, Masjid dan Puluhan Rumah Dibakar di Tolikara Papua

Disebutkan, umat Islam di Asotipo merindukan masjid kebanggaannya itu kembali tegak dan terlihat indah. Selain mereka akan semakin nyaman melaksanakan shalat, anak-anak mereka pun bisa nyaman mengikuti pengajian di dalam masjid itu.

“Ini kebanggaan mereka sebagai seorang Muslim. Tidakkah kita tergerak untuk menjadikan masjid kebanggaan mereka itu kembali tegak dan indah? Bukankah itu pun baitullah yang menjadi tanggung jawab kita bersama. Sebagaimana sabda Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, ‘Barangsiapa yang membangun suatu masjid, ikhlas karena mengharap wajah Allah Ta’ala, maka Allah akan membangunkan rumah yang semisal di dalam surga. (Muttafaqun ‘Alaihi),” ungkapnya.

Berdasarkan perintah Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam tersebut, AFKN membuat program renovasi Masjid Al Huda. Diperkirakan dana yang diperlukan untuk merenovasi keseluruhan sebesar Rp 350.000.000. Yang akan dialokasikan untuk pembelian kubah masjid, merapikan dinding dan lantai, membayar pekerja, dan kebutuhan lainnya.

Baca: Fadhlan Garamathan Akan Bangun Masjid di Papua Dengan Nama Isa Dan Maryam

“Kami mengajak kepada seluruh umat Islam di mana saja berada, untuk bersama-sama mewujudkan kembali masjid kebanggaan masyarakat di Desa Asotipo. Kepeduliaan kita bersama akan meyakinkan mereka bahwa sesungguhnya setiap orang beriman adalah bersaudara. Islam di sini dan Islam di sana adalah Islam yang sama dibawa oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Allah Ta’ala di sini dan Allah Ta’ala di sana juga sama adalah Allah Ta’ala yang wajib disembah dan (Dia merupakan) penguasa alam semesta, serta tak pernah luput setiap kebaikan hamba-Nya yang ikhlas menolong tegaknya diin di muka bumi,” pungkasnya.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AFKNAl-Fatih Kaaffah NusantaraDesa AsotipoDistrik AsotipoIrian JayaIslam di PapuaKabupaten JayawijayaLembah BaliemMasjid Al Hudamasjid di PapuaMasjid Lembah BaliemMasjid Lembah Baliem hancurmasjid rubuhmasjid rusakMuslim di PapuaNuu WaarPapuaSuku Daniwarga PapuaYayasan Al-Fatih Kaaffah Nusantara
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dirjen Bimas Islam Ingatkan Penghulu Jaga Integritas
Tulisan selanjutnya KJRI Jeddah Gelar Resepsi Diplomatik

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?