Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Info Haji & Umrah

Jamaah Beri Masukan untuk Penyelenggaraan Haji, Menag Merespons

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 3 November 2017 07:21 7:21 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 November 2017 07:21
Bagikan
Jutaan jamaah haji dari seluruh dunia melakukan thawaf mengelilingi Ka'bah di Makkah, Arab Saudi, Selasa (05/09/2017).
Bagikan

Hidayatullah.com– Pekan ini, Badan Pusat Statistik (BPS) telah merilis Indeks Kepuasan Jamaah Haji Indonesia (IKJHI) tahun 2017. Selain IKJHI, BPS dalam surveinya juga merangkum berbagai saran dan  masukan jamaah bagi penyempurnaan penyelenggaraan ibadah haji tahun mendatang.

“Kementerian Agama selalu melakukan perbaikan-perbaikan. Kita tangkap dari persepsi konsumen nanti apakah pelayanan mengalami perbaikan,” ujar Kepala BPS Suharyanto dalam keterangan persnya di kantor BPS, Jakarta, Rabu (01/11/2017) lansir Kemenag, Kamis (02/11/2017).

Masukan terkait pelayanan petugas haji misalnya, kata Suharyanto, jamaah menilai ke depan diperlukan petugas yang memiliki kemampuan berbahasa Arab atau Inggris. Selain itu, alokasi petugas yang siaga di setiap hotel, khususnya di Madinah, Arab Saudi, juga perlu ditambah.

“Juga peran aplikasi Haji Pintar, agar dapat dimaksimalkan dengan menambahkan peta hotel dan juga keberadaan petugas secara real-time,” tuturnya.

Untuk pelayanan ibadah, jamaah memberikan masukan agar petugas pembimbing ibadah adalah orang yang sudah pernah berhaji agar dapat lebih melayani. Pemilihan petugas pembimbing ibadah juga harus lebih selektif, terutama pada kemampuan memahami manasik haji.

Baca Juga

Saudi Ingatkan Penyedia Layanan Haji Patuhi Aturan, Siapkan Sanksi Tegas
Mulai Minggu Depan, Arab Saudi Ubah Masa Berlaku Visa Jadi 1 Bulan
Pemerintah Rekrut Petugas Haji pada November, Dilatih di Barak 1 Bulan
BSI Catat Kenaikan Rekening Tabungan Haji 13,51 Persen Per Juli 2025
Haji 1446 H Kereta Al-Mashaaer Al-Mugaddassah dan 10.500 Titik Wi-Fi Siap Melayani Jamaah

Jamaah juga memandang perlu adanya komitmen bagi pembimbing ibadah secara tertulis untuk senantiasa melayani jamaah. Selain itu, jamaah juga berharap agar agenda kegiatan selama di Arab Saudi harus diketahui oleh seluruh jamaah.

Baca: Pengelola Masjid Nabawi Nilai Jamaah Haji Indonesia Tertib

Suharyanto menambahkan, hasil survei untuk pelayanan akomodasi, secara umum  sudah memuaskan, hanya perlu tambahan fasilitas: Wi-Fi di setiap hotel, tempat dan mesin cuci, serta area jemur pakaian. Ketersediaan alat kebersihan, media informasi tentang peta lokasi hotel, rute ke tempat-tempat ibadah, dan informasi penting lainnya, juga bagian yang perlu disediakan di setiap lobi hotel.

Terkait peningkatan pelayanan akomodasi  di Arafah dan Mina, jamaah berharap tenda di Mina diperluas sehingga sesuai jumlah jamaah yang semakin meningkat. Juga perlu ditambah jumlah MCK dan tempat wudhu serta dibedakan arealnya pria dan wanita. Ketersediaan/keberfungsian AC dan kipas angin perlu ditambah serta perlunya peningkatan kebersihan di area sekitar tenda.

Sedangkan untuk aspek pelayanan katering/makanan, jamaah merasakan bahwa makanan yang disajikan belum memenuhi kriteria cita rasa Indonesia dan variasi menu makanan perlu diperbanyak. “Jamaah juga meminta diberikan makan full selama di Tanah Suci, perbanyak menu berupa sayuran, khususnya untuk jamaah lansia,” ujar Suharyanto.

Pelayanan bus antar kota dinilai sangat memuaskan. Namun, jamaah menyarankan agar koordinasi antar semua petugas yang menangani transportasi bus antar kota, termasuk juga dengan para sopir ditingkatkan.

Untuk pelayanan transportasi bus shalawat, jamaah merasa kurangnya armada bus khususnya pada saat setelah shalat Jumat dan isya. Mereka merasa waktu tunggu di terminal menjadi cukup lama. Perlu pengaturan yang lebih baik di setiap shelter supaya jamaah lebih tertib misalnya dengan membuat jalur antrean dengan pembatas tali sehingga tidak berebut.

“Selain itu, sopir sebaiknya yang dapat berkomunikasi menggunakan bahasa Indonesia atau Inggris,” tegasnya.

Jamaah juga memberikan masukan untuk Pelayanan Transportasi Bus Armina. Mereka merasa  waktu tunggu datangnya bus terlalu lama, khususnya perjalanan dari Hotel ke Arafah dan Arafah ke Muzdalifah/Mina. Jamaah juga merasakan kurangnya armada bus sehingga banyak yang tidak kebagian tempat duduk dan terpaksa berdiri di dalam bus. Lalu, fasilitas yang ada di dalam bus banyak yang tidak berfungsi seperti AC tidak dingin dan kursi rusak.

“Perlu sosialisasi keberadaan pos-pos pelayanan di sekitar Masjidil Haram, Masjid Nabawi, Jamarat di Mina dan lainnya. Sehingga jamaah dapat dengan mudah mendapat pertolongan jika ada yang sakit atau tersesat jalan,” ujar Suharyanto.

Masukan lain dari jamaah haji Indonesia menyangkut penanganan yang perlu lebih cepat terutama berkaitan dengan koper atau tas yang terpisah/tertinggal/hilang dari tangan jamaah.

Baca: BPS: Indeks Kepuasan Jamaah Haji 2017 Meningkat, Ada Juga Penurunan

Tanggapan Menag

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, masukan yang telah disampaikan oleh BPS akan menjadi pegangan pemerintah untuk meningkatkan pelayanan ibadah haji di tahun depan.

“Tentu apa yang tadi telah disampaikan banyak memberikan masukan bagi kami dalam upaya meningkatkan penyelenggaraan haji di tahun mendatang,” ujar Menag Lukman yang hadir di BPS didampingi oleh Dirjen PHU Nizar Ali beserta jajarannya, Karo Humas, Datam dan Informasi Mastuki, serta Kepala Biro Perencanaan Ali Rokhmad.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin bersyukur atas tren positif kenaikan indeks kepuasan jemaah haji. Bahkan tahun ini, indeks kepuasan merupakan yang tertinggi sejak pertama kali BPS melakukan survei pada 2010 lalu.

Namun demikian, Menag mengingatkan jajarannya agar tidak berpuas diri karena masih banyak yang harus diperbaiki. “Jangan puas dengan apa yang telah kita capai. Ada beberapa hal yang harus kita perbaiki dan perjuangkan, karena para jamaah kita banyak yang protes,” terang Menag.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudiBadan Pusat StatistikBPSevaluasi hajiIndeks Kepuasan Jamaah Haji IndonesiaIndonesia-Arab Saudijamaah haji 2017jamaah haji IndonesiaKementerian AgamaKepala BPS SuharyantoKJHI tahun 2017Lukman Hakim SaifuddinmadinahMenagpelayanan hajisurvei hajiWNI di Arab Saudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kasus Alexis, DPR Desak Kemnaker Audit TKA di Tempat Hiburan
Tulisan selanjutnya PPI Lebanon Pelantikan Pengurus dan Gelar Talkshow Kebangsaan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaInfo Haji & Umrah

Awas Panas! Wukuf Arafah Jamaah Haji Diimbau Tetap di Kemah

4 Juni 2025 14:18
BeritaInfo Haji & Umrah

Arab Saudi Sambut Kedatangan 500 Kerabat Tahanan dan Syuhada Palestina untuk Berhaji

3 Juni 2025 13:59
Info Haji & Umrah

Tingkatkan Akurasi Prakiraan Cuaca Selama Haji, Saudi Kerahkan 18 Stasiun Pemantauan

2 Juni 2025 13:49
Info Haji & Umrah

Arab Saudi Usir 205.000 Peziarah Tanpa Izin Haji dari Makkah

2 Juni 2025 10:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?