Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Belajar dari Utsman bin Mazh’un

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 November 2017 11:55 11:55 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 November 2017 11:55
Bagikan
Bagikan

DI MASJID Madinah hari itu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bertanya kepada para Sahabat yang berada di hadapannya.

“Bagaimana pendapat kalian, jika kalian dapat berganti-ganti pakaian di pagi dan sore hari. Makanan yang dihidangkan kepada kalian juga berganti-ganti. Kalian juga bisa menghias rumah kalian seperti kalian menghias Ka’bah?”

Para Sahabat menjawab, “Kami ingin hal itu dapat terjadi, Wahai Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam. Kami ingin hidup makmur.”

“Sesungguhnya, hal itu pasti terjadi. Tetapi, keimanan kalian di hari ini lebih baik daripada keimanan kalian di hari itu,” kata Rasulullah.

Apa yang sebenarnya dilihat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam sehingga kemudian kata-kata indah itu terucap dari lisannya?

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Baca: 2 Ulama Zuhud Belajar dari 2 Anak Kecil Tentang Dunia

Pakaian, makanan, keimanan, apakah hubungan diantaranya? Mari kita cermati suatu kejadian ini. Kejadian yang diperankan oleh seorang Sahabat yang mencintai Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam dan baginda-pun mencintainya.

***

Cahaya Islam ketika pertama kali turun secara sembunyi-sembunyi, disambut tanpa keraguan sedikitpun oleh Sahabat Utsman bin Mazh’un radhiyallahu ‘anhu.

Beliau adalah salah satu Sahabat yang pernah hijrah ke Habasyah (sekarang Afrika, red) karena didera berbagai siksaan oleh pemuka kafir Quraisy yang menyebabkan ia dan Sahabat-Sahabat seperjuangannya tidak bisa bergerak bebas di siang hari dan tidak bisa tidur nyenyak di malam hari.

Melihat penderitaan yang bertubi, berangsur-ansur Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam dan Sahabat hijrah ke Madinah Al-Munawarrah. Di sana mereka dapat beribadah dengan tenang.

Hingga pada suatu hari, Ustman bin Mazh’un memasuki sebuah masjid. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam dan para Sahabat ketika itu sedang duduk di dalamnya.

Melihat betapa kondisi Utsman bin Mazh’un radhiyallahu ‘anhu, hati Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam tersentuh.

Beberapa Sahabat bahkan meneteskan air matanya. Apa sebenarnya yang mereka lihat dari Ustman bin Mazh’un sehingga sampai meneteskan air mata?

Lihatlah, Ibnu Mazh’un itu ia mengenakan pakaian lusuh dan penuh sobekan yang ditambal dengan jahitan dari kulit unta.

Ia berjalan dengan wajah kezuhudan dan langkah tenang memasuki masjid. Pakaian yang penuh sobekan itu sama sekali tidak membuatnya malu terhadap Sahabat lain.

Ia juga tidak mengharap pujian dan perhatian dari manusia seorangpun. Sahabat Utsman mengenakan pakaian ketaqwaan yang tidak kasat mata oleh manusia, namun mendapat perhatian sepenuhnya dari Allah Subhaanahu wata’alaa. Ia hanya mengharap wajah Allah Subhaanahu wata’alaa dan ridha-Nya.

Baca: “Apakah di Dunia Ini Hanya Ada Dinarmu Saja?”

Kesederhanaan dapat menumbuhkan perasaan iman pada pelakunya. Harta benda yang tidak ditampakkan itu ampuh untuk meniadakan kesombongan.

Kesombongan hanya membuat hidup pelakunya menjadi tidak tenang. Inilah suatu hal yang menciptakan kedamaian di kehidupan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam dan para Sahabatnya.

Mereka tidak memandang dunia sebagai kehidupan dan bahkan cenderung meninggalkan kenikmatan agar Allah Subhaanahu wata’alaa memberikan semua kenikmatan-Nya di dunia, juga di Surga kelak.

“Semoga Allah memberimu rahmat, Wahai Abu Saib. Kamu tinggalkan dunia sebelum kamu menikmatinya dan sebelum dunia memperdayamu,” ujar Sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam melepas kepergiannya menuju kehidupan kekal nan abadi.

Ia mencium kening Ibnu Mazh’un hingga keningnya basah oleh air mata Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam yang suci dan harum.

Ustman bin Mazh’un, engkau adalah sosok teladan kesederhanaan. Engkau membuat kami malu karena kami selalu menyingkirkan kesederhanaan demi kehormatan di mata sahabat kami. Jika saja Rasul Mulia itu melihat kami, apakah kesan yang kira-kira akan beliau katakan?*/Zulaikha Fadliyah, Musyrifah Pondok Quran Bukittinggi, pebisnis Eco Racing

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:akhiratduniakesederhanaankesombonganSahabat Nabisederhanasombongteladanzuhud
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya UBN: Ulama NU Saudara Saya
Tulisan selanjutnya Saudi Buat Sayembara Hadiah 30 Juta Dolar yang Bisa Tangkap Pemimpin Syiah al Houthi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Berita
14 Juli 2026 21:00
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?