Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

PM Israel Diinterogasi Kelima Kali dalam Penyelidikan Kasus Korupsi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 12 November 2017 05:57 5:57 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 November 2017 05:57
Bagikan
PM Israel Benyamin Netanyahu
Bagikan

Hidayatullah.com–Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah diinterogasi oleh polisi Israel untuk kelima kalinya sejak ditetapkan sebagai tersangka tahun lalu di tengah tuduhan korupsi.

Beyamin Netanyahu, yang dilaporkan diperiksa selama empat jam pada hari Kamis, di kediamannya di Yerusalem.

“Saya mengatakan dengan keyakinan mutlak: tidak akan ada apa-apa karena tidak ada apa-apa,” perdana menteri men-tweet pada Kamis malam, dikutip TRT World.

Pernyataan tersebut, bagaimanapun, tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang penyelidikan yang sedang berlangsung.

Sejak tahun lalu, Netanyahu telah menjadi subyek penyelidikan kriminal dalam dua kasus korupsi yang terpisah. Dia berulang kali membantah melakukan kesalahan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kasus pertama melibatkan produser Hollywood Arnon Milchan, yang diduga meminta untuk membeli barang mewah untuk Netanyahu dan istrinya.

Baca: Israel Tangkap Kroni Netanyahu Terkait Korupsi Pembelian Kapal Selam

Kasus kedua berkaitan dengan tuduhan bahwa Netanyahu melakukan kesepakatan untuk liputan media baik dengan Arnon Mozes, penerbit surat kabar berbahasa Ibrani popular, Yedioth Ahronoth.

Rincian kedua pertanyaan tersebut dimasukkan dalam sebuah dokumen yang diajukan sebelumnya ke pengadilan hakim berdasarkan kesaksian yang diberikan oleh mantan kepala staf Netanyahu, Ari Harow.

Pengadilan sejak itu memerintahkan pemberitaan media mengenai rincian diskusi Harow yang sedang berlangsung dengan pihak yang berwenang.

Radio umum Israel telah melaporkan bahwa Netanyahu telah diberi kesaksian yang diberikan oleh Harow saat interogasi pada hari Kamis.

Baca: Istri PM Netanyahu Divonis Bersalah, Memperlakukan Staf Rumah Tangga dengan Buruk

Istri Netanyahu, Sara, juga telah diperiksa oleh polisi terkait dugaan korupsi sebelumnya.

Sara dituduh menerima hadiah “mewah dan tidak pantas” dari pengusaha kaya dan membayar suap kepada seorang pegusaha media sebagai imbalan atas liputan yang menguntungkan.

Dia juga ditanyai dalam konteks investigasi yang sedang berlangsung atas tuduhan bahwa Netanyahu telah menggunakan dana negara untuk pengeluaran pribadi.

Lawan-lawan politik Netanyahu telah menyerukan digelarnya penyelidikan atas dugaan keterlibatan Netanyahu dalam serangkaian skandal. Namun, tiada satu pun dari skandal itu berujung pada tuntutan hukum.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Benyamin Netanyahuisraelistri netanyahukasus penipuanKorupsipenjajah IsraelPolisi IsraelSARAsuapZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tentara Cyber, Perang Info dan Berita Palsu Menambah Derita Suriah
Tulisan selanjutnya KTT ASEAN ke-31 Akan Dimulai Hari Ini di Filipina, Singgung Rohingya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?