Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Presiden Peru Bantah Terima Suap dari Raksasa Konstruksi Odebrecht

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 November 2017 19:17 7:17 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 17 November 2017 19:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Peru Pedro Pablo Kuczynski membantah tuduhan menerima donasi kampanye yang merupakan suap dari perusahaan konstruksi besar Odebrecht.

Dalam sebuah pernyataan yang disiarkan televisi nasional, Kuczynski juga membantah klaim yang mengatakan bahwa dirinya pernah disewa sebagai seorang konsultan satu dekade silam, lapor BBC Kamis (16/11/2017).

Tuduhan-tuduhan itu dibuat oleh bekas presiden perusahaan konstruksi asal Brazil tersebut, Marcelo Odebrecht.

Perusahaan tersebut terjerat kasus-kasus korupsi di beberapa negara Amerika Latin.

Marcelo Odebrecht, yang sedang menjalani hukuman 19 tahun penjara di Brazil, sudah menyatakan setuju untuk bekerja sama dengan tim investigasi korupsi internasional dengan imbalan masa hukumannya dikurangi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut Odebrecht, Presiden Kuczynski pernah disewanya sebagai seorang konsultan di Peru sepuluh tahun silam, setelah turun dari jabatan menteri keuangan.

Odebrecht juga mengatakan kepada jaksa penuntut bahwa perusahaan konstruksinya telah membayar $29 juta berupa uang suap kepada pejabat-pejabat Peru selama bertahun-tahun.

Kuczynski, 79, mengatakan tuduhan-tuduhan tersebut palsu.

“Saya tidak mendapat dukungan apapun dari perusahaan itu untuk dua kampanye pemilu saya,” ujarnya.

“Sangat penting kita semua memerangi korupsi, dan saya berkomitmen untuk melaksanakannya,” kata Kuczynski.

Peru adalah satu dari banyak negara yang terseret dalam pusaran korupsi yang melibatkan Odebrecht.

Perusahaan raksasa itu sudah mengaku membayar uang-uang suap agar mendapatkan kontrak bernilai besar di berbagai negara Amerika Latin dan Afrika.

Dua bekas presiden Peru, Ollanta Humala dan Alejandro Toledo, juga sedang diperiksa terkait kasus korupsi. Humala dan istrinya Nadine Heredia sudah ditempatkan dalam tahanan menunggu persidangan selama 18 bulan. Toledo lebih dulu melarikan diri ke Amerika Serikat. Seperti halnya Humala, dia membantah semua tuduhan.

Hari Selasa (14/11/2017), seorang hakim di Ekuador memerintahkan agar Wakil Presiden Jorge Glas duduk di kursi terdakwa dalam kasus korupsi.

Kejaksaan menuding Glas, yang ditangkap pada 2 Oktober lalu, menerima $13,5 juta dalam bentuk suap dari Odebrecht. Tentunya Glas membantah tuduhan tersebut.

Di Brazil, Presiden Michel Temer dan sepertiga anggota kabinetnya menghadapi tuduhan korupsi juga. Seperti lainnya, Temer pun mengelak dari tuduhan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dituduh Terima Suap Eks Pejabat Sepakbola Argentina Pilih Bunuh Diri
Tulisan selanjutnya Senator McCain Peringatkan Trump Soal Kursi Pengusaha Senjata di Pentagon

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha

Berita
5 Juni 2026 08:20
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?