Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Dahnil: Kalahkan Malas Bangun Subuh ke Masjid

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 3 Januari 2018 09:36 9:36 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 3 Januari 2018 09:36
Bagikan
Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah, Dahnil A Simanjuntak, bersalaman komando dengan penyidik senior KPK, Novel Baswedan.
Bagikan

Hidayatullah.com– “Tiba-tiba” hari ini, Rabu (03/12/2017), Dahnil Anzar Simanjuntak “membangunkan” warga dunia maya dengan kicauannya tentang subuh.

“Demi Subuh Apabila Fajar Mulai Sudah menyingsing,” kicau Dahnil selepas subuh tadi sekitar pukul 5.10 berdasarkan catatan Twitter, mengawali kicauan di lini masanya hari ini.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah itu lalu mengunggah kicauan berikutnya.

“(I)ndahnya Subuh, adalah mengetahui bahwa Allah memilihmu untuk berada di antara orang-orang yang beribadah kepada-Nya, sementara kebanyakan orang lain di muka bumi ini sedang tertidur.”

Tiada angin, tiada hujan, “tiba-tiba” lagi pria penggemar Vespa ini berkicau tentang pernikahan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Sahabat Muda. Menikahlah dengan seseorang yang berjanji akan membangunkanmu di waktu Subuh.” Sepertinya ia mengirimkan pesan khusus kepada para pemuda-pemudi yang masih jomblo.

Pagi tadi pun ditutup dengan kicauan masih tentang subuh.

“Subuh. Keheningan menguatkan diri mu.”

Baca: “Cahaya” Menyapa Hidayah di Kala Subuh

Ada apa “tiba-tiba” mengicaukan ‘subuh’ hari ini?

“Setiap selesai subuh santai pasti saya tweet, pertanyaannya adalah ada apa anda kirimkan dan baca Tweet itu? :-),” jawab Dahnil saat diajak mengobrol oleh hidayatullah.com di Jakarta melalui pesan jalur pribadi (japri), seraya ia balik bertanya kepada awak media ini yang meng-copy-paste kicauan-kicauan itu untuknya, Rabu pagi jelang siang.

Diketahui memang, dalam ajaran Islam, subuh merupakan salah satu waktu istimewa. Dalam sebuah riwayat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, bahwa shalat sunnah dua rakaat sebelum shalat fardu subuh lebih baik daripada dunia dan seisinya.

Di tarik ke masa kini, dalam konteks ke-Indonesia-an, lebih mengerucut lagi dalam ranah penegakan hukum, waktu subuh mengingatkan masyarakat pada kasus penyerangan atas penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan.

Novel diserang seusai melaksanakan shalat subuh berjamaah di masjid dekat rumahnya di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa, 11 April 2017. Hampir menjelang setahun kasus itu, kepolisian belum menemukan titik terang dan mengungkapkan ke publik siapa sebenarnya pelakunya.

Baca: Dahnil: Penyerang Novel Teroris, Polisi Tak Sulit Menangkapnya

Hari ini, berdasarkan informasi dari Dahnil di akun Twitternya, sudah memasuki hari ke-264 kasus penyerangan Novel dengan siraman air keras itu. Dahnil pasca kasus itu memang punya kebiasaan khusus mengganti nama akunnya berdasarkan hitungan hari berlalunya kasus itu.

Rabu ini akun Dahnil, @Dahnilanzar, diberi nama “264 Hari”. Dahnil selama ini memang begitu memberi apresiasi dan dukungan khusus atas Novel.

“Saya memaknai pejuang sejati Muslim itu sebagai laki-laki subuh. Termasuk Novel,” jelas Dahnil kepada hidayatullah.com, Rabu ini.

Ia menilai, bangun subuh lalu berangkat ke masjid untuk shalat, merupakan hal penting sebelum berjuang pada ranah yang lebih luas.

“Karena tidak ada seorang Muslim sejati yang bisa ‘berjihad’ bila belum mampu mengalahkan malas untuk bangun subuh menuju masjid,” pungkas Dahnil berpesan kepada umat Islam, tentu termasuk para pemuda, melalui media ini.*

Baca: Mahfud: Polisi Seharusnya Mudah Mengusut Kasus Penyerangan Novel

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:air kerasDahnil A Simanjuntakkasus korupsikekerasankepolisianKetua Umum Pemuda Muhammadiyahkicauan Twitterkomisi pemberantasan korupsiKorupsiKPKmedia sosialNovel BaswedanNovel Baswedan Disiram Air KerasPenyidik KPKPolriPP Pemuda MuhammadiyahShalat Subuh BerjamaahShalat Subuh di Masjidsubuhteroristwitterwaktu subuh
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Zionis-Israel Mendakwa Aktivis Remaja Palestina Terkemuka Ahed Tamimi
Tulisan selanjutnya [VIRAL] Mengenal Ahed Tamimi, Remaja Palestina yang Pemberani

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?