Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

DPR: Dugaan Mafia Impor Beras Harus Ditepis Pemerintah dengan Bukti

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 15 Januari 2018 06:29 6:29 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 15 Januari 2018 06:29
Bagikan
[llustrasi]
Bagikan

Hidayatullah.com– Anggota Komisi IV DPR, Andi Akmal Pasluddin, mengatakan, pemerintah harus menepis dugaan adanya mafia impor beras dengan bukti.

Hal itu ia sampaikan menyikapi kondisi regulasi soal beras belakangan ini, termasuk terkait kebijakan impor beras sebanyak 500 ribu ton di awal tahun 2018 ini. Akmal meminta pemerintah meninjau ulang regulasi harga beras yang hingga saat ini masih buruk.

Ia menilai, kebijakan-kebijakan berkaitan dengan tata niaga beras dimulai dari proses produksi, manajemen stok, pendataan, penentuan harga, hingga kebijakan ekspor-impor tidak sinergi, sehingga terjadi anomali di beberapa situasi.

“Pemerintah harus mampu membuktikan, bahwa kisruh harga beras ini bukan kesengajaan. Adanya kesalahan data atau dugaan mafia impor beras harus ditepis pemerintah dengan bukti adanya kestabilan harga beras di pasar dan masyarakat,” pinta Politisi PKS ini kepada hidayatullah.com di Jakarta, Sabtu (13/01/2018) dalam siaran persnya.

Baca: Soal Beras, Anggota DPR Kritik Argumen Pemerintah Tidak Masuk Akal

Ia mengungkapkan, PKS sudah membuat rekomendasi kepada pemerintah terkait kisruh harga beras.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Rekomendasi itu katanya akan disampaikan pada rapat kerja pemerintah dengan DPR melalui Komisi IV yang membidangi masalah pertanian, dimana ada bahasan beras di dalamnya, dan Komisi VI yang membidangi masalah perdagangan.

Pandangan ini perlu disampaikan agar pemerintah segera mengambil langkah-langkah antisipatif dan solutif untuk menghindari dampak yang lebih luas.

Sebagaimana diberitakan hidayatullah.com sebelumnya, setidaknya ada enam solusi yang ditawarkan PKS kepada pemerintah dalam menekan harga beras yang sedang naik saat ini. Di antaranya, pemerintah harus mencari solusi yang lebih baik selain impor. Kebijakan impor beras dinilai merupakan pukulan berat bagi petani karena menekan harga psikologi ekonomi beras petani.

Baca: PKS: Impor Beras Pukulan Berat Bagi Petani

Diketahui, Pemerintah mengambil kebijakan mengimpor beras sebanyak 500 ribu ton. Impor beras khusus ini disebut untuk mengisi kekurangan stok. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengklaim, impor beras tersebut merupakan bentuk cinta pemerintah pada masyarakat.

Menurut Wakil Ketua Komisi VI DPR, Bowo Sidik Pangarso, Jumat (12/01/2018), jika Kementerian Perdagangan akan mengimpor beras, maka harus melakukan perhitungan atau neraca beras terlebih dahulu. Ia mencurigai adanya permainan mafia untuk bisa melakukan impor.

Sementara Wakil Ketua DPR RI Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Koorkesra), Fahri Hamzah, menilai, kenaikan harga beras menjadi awal buruk bagi Pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla di awal tahun 2018 yang disebut tahun politik.

“Katanya ada mafia impor tapi kok mafia lagi? Mafia impor katanya sudah dihabisi. Kok ada lagi? Kasian petani. Inikah catatan kenaikan #HargaBerasNaik,” ucap Fahri dalam pernyataannya di Twitter, @Fahrihamzah, Sabtu (13/01/2018).

Baca: KAMMI Dukung Jokowi Berantas Mafia Beras

Pemerintah diharapkan melakukan perbaikan signifikan tata kelola beras di tengah masyarakat yang bisa langsung dirasakan.

Jika sudah begitu, kata Akmal, “maka dapat sekaligus menepis dugaan adanya permainan mafia impor beras.

Namun bila pemerintah masih terus-menerus melakukan impor dengan berbagai cara meski ada institusi pemerintah yang menyatakan beras surplus, ini jelas menunjukkan pemerintah sedang mengambil keuntungan dari rakyat.”*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Andi Akmal PasluddinAnggota Komisi IV DPRberasberas mediumberas premiumBowo Sidik PangarsoBulogfahri hamzahHarga Eceran TertinggiHET berasimporimpor berasmafia berasmafia impor berasMemed SosiawanPartai Keadilan SejahteraperdaganganPermendag No 51/2017Permentan No 31/2017pertanianpetaniPKSWakil Ketua DPR RIWakil Ketua Komisi VI DPR
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hamas Tidak Hadiri Pertemuan Dewan Pusat PLO
Tulisan selanjutnya Anggota Komisi IV: Impor Beras Bersamaan Musim Panen Tidak Bijaksana

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?