Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ketika Mo Ahmed yang Lelah Bekerja Kesal Istrinya Pergi ke Pub

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 Januari 2018 11:12 11:12 am
Ama Farah
Dipublikasikan 18 Januari 2018 11:12
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang suami di Inggris membuat laporan palsu soal bom di sebuah pub dengan tujuan agar istrinya tidak keluar malam ke tempat minum-minum itu.

Pub Duke of Washington milik kelompok usaha Wetherspoon yang terletak di Minehead, Somerset, terpaksa tutup lebih awal pada 25 November 2017 dan kehilangan pendapatan 840 pound, akibat bom hoax tersebut.

Mo Ahmed, 42, mengaku membuat 2 laporan palsu lewat telpon perihal bom di pub Wetherspoon itu. Hakim di pengadilan Exceter Crown Court kemudian menjatuhkan hukuman percobaan kepadanya.

Di pengadilan Ahmed mengaku marah ketika istrinya keluar malam untuk bersenag-senang di pub, sementara dia setiap hari melakukan 2 pekerjaan guna memenuhi kebutuhan rumah tangga mereka.

Menurut laporan kantor probation, pasangan suami-istri itu membuka sebuah toko kado pada bulan Agustus lalu, tetapi sampai bulan November hanya mendapat pemasukan 20 pound (sekitar 360 ribu) sehari, jumlah yang minim untuk memenuhi biaya hidup di Inggris.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ahmed, warga The Parade, Minehead, harus mengambil pekerjaan kedua di sebuah restoran di Tiverton, Devon, supaya dapat membayar sewa rumah dan tagihan bulanan. Dia kesal, ketika mengetahui pasangannya itu ternyata keluar bersenang-senang di pub hingga tengah malam.

Akibat laporan bom palsu yang dibuatnya, polisi mengevakuasi 25 tamu dan 130 pelanggan bar pada tengah malam, pukul 1 dini hari waktu setempat.

Laporan kantor probation itu menyebutkan, “Dia merasa kesal karena pasangannya menghambur-hamburkan uang sementara dia harus bekerja jauh agar dapat membayar tagihan bulanan. Ketika dia mengetahui bahwa istrnya pergi ke Wetherspoon, dia marah dan frustasi dan ingin merusak malamnya.”

“Dia tidak mempertimbangkan dampak tindakannya terhadap pub dan petugas tanggap darurat.”

Akibat perbuatannya, Ahmed dihukum 6 bulan penjara dengan percobaan satu tahun, membayar kompensasi 840 pound dan menjalani 120 jam kerja sosial tanpa bayaran.

“Panggilan telepon itu dapat dilacak sebab dilakukan lewat telepon genggammu sendiri. Saya mengetahui kamu sangat malu dengan perbuatanmu dan memang seharusnya demikian,” kata hakim Geoffrey Mercer seperti dilansir BBC.

“Cara berpikirnu itu sangat aneh. Apa yang kamu lakukan itu sangat tidak biasa,” imbuhnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Konferensi Internasional Bela Baitul Maqdis Dimulai di Mesir
Tulisan selanjutnya “Busung Lapar” Ditengah Pesta Demokrasi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?