Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ribuan Dokumen Rahasia Hankam Australia Ditemukan di Toko Loak

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 Februari 2018 18:54 6:54 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 5 Februari 2018 18:54
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Ribuan file, bertanggal sampai 10 tahun ke belakang, berisi informasi keamanan domestik dan nasional ditemukan di sebuah toko loak. Perdana Menteri Malcolm Turnbull mendesak agar segera dilakukan penyelidikan.

Dua lemari file berkunci berisi dokumen rahasia dan sangat rahasia milik pemerintah Australia ditemukan di sebuah toko barang bekas di Canberra, ibukota Australia, yang menjual aneka furnitur yang pernah dipakai kantor-kantor pemerintahan, lapor Deutsche Welle Rabu (31/1/2018).

Identitas pembeli furnitur bekas itu belum diungkap. Tidak jelas kapan ribuan dokumen pertama kali ditemukan.

Si pembeli membongkar kunci dengan alat bor dan menemukan ribuan dokumen milik kabinet Australia. Banyak dari dokumen itu diberi label “top secret”, “sensitive”, “Australian eyes only”, dan “cabinet-in-confidence”.

File-file itu berasal dari empat departemen dan yang paling lawas bertanggal lebih dari 10 tahun silam. Dokumen paling terbaru berasal dari masa pemerintahan PM Tony Abbot, yang digantikan Turnbull pada tahun 2015.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

PM Turnbull berjanji akan memerintahkan penyelidikan segera guna mengetahui mengapa ribuan dokumen rahasia itu sampai bisa hilang dan ditemukan di tukang loak.

Kebanyakan file itu berisi masalah politik, termasuk isi perdebatan di dalam kabinet koalisi semasa pemerintahan Kevin Rudd, Tony Abbot dan John Howard.

Dokumen yang ditemukan di tukang loak itu juga mengungkap bahwa mantan menteri keimigrasian Scott Morrison, yang sekarang menjabat menteri keuangan, tahun 2013 berupaya memperlambat penerbitan visa dengan meminta otoritas keamanan menunda pemeriksaan terhadap para pencari suaka.

Dokumen berisi paparan tentang prioritas intelijen Australia dan rencana kontraterorism juga ditemukan di antara ribuan dokumen itu. Termasuk informasi perihal peningkatan kapasitas rudal dan profil para tersangka terorisme.

Sebagian dokumen berisi rencana pertahanan di Timur Tengah, informasi terbaru konflik di Afghanistan, dan informasi intelijen tentang negara-negara tetangga Australia, lapor ABC.

Namun, lembaga penyiaran Australia ABC menolak mengabarkan apa saja dokumen lain yang ditemukan, dengan alasan isinya sangat rahasia dan menyangkut keamanan negara, lansir Deutsche Welle.

Dokumen rahasia milik kabinet seperti yang ditemukan di toko barang bekas itu biasanya tidak akan dirilis ke publik sampai 20 tahun setelah tanggal penerbitannya.

Ironisnya, di antara ribuan dokumen itu terdapat dua dokumen yang menyebutkan bahwa Kepolisian Federal Australia pernah kehilangan hampir 400 dokumen keamanan nasional antara tahun 2008 dan 2013. Dalam laporan lain disebutkan bahwa 195 dokumen terkategori “top secret” hilang karena “tertinggal” di sebuah kantor menteri senior.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Angka Kelahiran di Norwegia Terus Menurun
Tulisan selanjutnya UAS: Bangkitkan Politik Islam, 2018-2019 Umat Bersatu

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?