Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Gereja Skotlandia Tak Dukung Korban Pencabulan di Sekolah Katolik

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Desember 2013 12:25 12:25 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Desember 2013 12:25
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Gereja Katolik di Skotlandia dihujani kritik atas caranya menanggapi laporan-laporan pencabulan atas murid di sekolah-sekolah Katolik berasrama yang bergengsi, lansir BBC (20/12/2013).

Para bekas siswa sekolah Fort Augustus Abbey dan Carlekemp mengklaim rohaniwan-rohaniwan senior tidak menawarkan bantuan atau dukungan kepada korban pencabulan oleh rohaniwan Katolik.

Sebuah laporan investigasi BBC Skotlandia mengungkap masalah tersebut dan menyiarkannya pada bulan Juli lalu.

Setelah kabar itu meluas ke publik, uskup Hugh Gilbert berjanji akan membantu para korban.

Reaksi pertama gereja atas kasus pencabulan di Fort Augustus itu ditujukan untuk mengarahkan perhatian publik ke Benedectines –orde Katolik yang menjalankan sekolah-sekolah agama di Highlands dan East Lothian.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dom Richard Leo kepala biara presiden Kongregasi Benedektin Inggris, komunitas otonom para biarawan dan biarawati Benedektin Katolik Roma, meminta maaf dan mengakui kesalahan organisasinya dalam menanggapi laporan kejahatan seksual atas murid-murid sekolahnya.

Seiring dengan semakin banyaknya orang yang mengaku sebagai korban, salah seorang petinggi gereja paling senior, uskup Gilbert, angkat bicara dengan memberikan janji bahwa apa saja yang bisa dilakukan gereja untuk menolong korban maka akan dilakukan.

Dia menyebut pencabulan itu sebagai tuduhan yang “pahit, memalukan dan menggelisahkan.”

Bulan Agustus lalu polisi mengaku sudah mengidentifikasi 20 orang korban.

Hari Kamis (19/12/2013) muncul tiga pria yang disebut-sebut sebagai pelaku dan telah dilaporkan ke kejaksaan.

Namun dikabarkan pula bahwa tidak ada seorang pun dari pihak gereja yang mengontak para korban kebejatan rohaniwan Katolik itu.

“Yang sedang terjadi ini adalah parsel sedang dipindah-pindahkan,” kata Donald MacLeod, menyindir masalah pencabulan itu hanya dilempar ke sana-sini. MacLeod pernah bersekolah di Fort Augustus sejak usia 14 tahun di awal 1960an.

“Uskup Gilbert pernah mengirim surat kepada seorang korban yang menyatakan bahwa dirinya tidak bersalah,” cerita MacLeod.

“(Lalu saya) bicara ke Benedektin. Benedektin sudah menulis surat ke saya pribadi yang mengatakan, ‘Kami tidak bertanggungjawab, lapor saja ke yang lain.’” lanjut MacLeod.

“Saya berharap ada telepon atau kontak karena mereka tahu bagaimana menghubungi saya dan caranya sangat sederhana dan mudah. Mereka tahu saya, sebab saya muncul di BBC,” kata MacLeod.

Kepada BBC pihak Gereja Katolik hanya menyampaikan dalih, bahwa tidak mungkin pihak yang tidak berwenang bicara menanggapi masalah itu dan menegaskan gereja masih terbuka menerima pengaduan dari korban.

“Sedikitnya satu orang mantan siswa yang menghubungi uskup Gilbert, sudah diarahkan ke kepala biara Richard. Pihak yang terakhir itu (Richard) kemudian menindaklanjutinya dan berharap bisa bertemu. [Tetapi] tidak ada respon dan mantan siswa tersebut,” dalih gereja.

Menanggapi munculnya pengaduan pelecehan seksual atas siswa di Fort Augustus dan skandal-skandal lainnya, bulan lalu Gereja Katolik Skotlandia menampilkan ke publik perincian kasus pencabulan antara tahun 2006 dan 2012.

Gereja juga mengatakan akan melakukan kaji ulang atas seluruh laporan dan tuduhan kasus pencabulan oleh rohaniwan Katolik antara tahun 1947 dan 2005.

Gereja mengaku melakukan review internal atas langkah-langkah pengamanannya dalam masalah tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gereja
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Yang Mana Masjidil Aqsha?
Tulisan selanjutnya Darul Qur`an Makassar Gelar Muhasabah Akhir Tahun

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Berita
31 Agustus 2026 20:47
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?