Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Korsel Hapus Ruang Sholat di Olimpiade Musim Dingin 2018

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 14 Februari 2018 16:03 4:03 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 14 Februari 2018 16:03
Bagikan
Olimpiade Muslim dingin 2018 di Korsel: Tanpa ruang shalat
Bagikan

Hidayatullah.com–Organisasi Pariwisata Korea (KTO) telah membatalkan rencana untuk mengadakan sebuah ruang sholat mobile di Gangneung untuk turis di Olimpiade Musim Dingin 2018 setelah mendapat tentangan keras oleh kelompok anti-Muslim, demikian kepala departemen pariwisata kota tersebut sebagaimana dilansir Aljazeera.

Sementara hanya 0,2 persen dari populasi Korea Selatan yang berjumlah 51 juta adalah Muslim, KTO memutuskan untuk membangun sebuah ruang shalat untuk mempromosikan “Korea yang bersahabat dengan Muslim” selama Olimpiade Musim Dingin, yang dimulai pada hari Jumat dan meningkatkan jumlah wisatawan Muslim.

Tapi setelah “oposisi kuat” dari beberapa kelompok, pejabat kota di Gangneung membatalkan rencananya.

“Kami memiliki oposisi yang kuat dari beberapa kelompok agama yang menentang penginstalan dan mengancam demonstrasi selama Olimpiade Musim Dingin,” kepala divisi pariwisata pemerintah kota Gangneung Kang Suk-ho mengatakan kepada Aljazeera.

“Kami duduk bersama mereka untuk melakukan pembicaraan, tapi pada akhirnya, kami harus membatalkan rencananya,” tambahnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca: “Saya Tidak Suka Korea”

Kang juga mengatakan bahwa dia tidak mengharapkan “serangan balik yang ekstrem dari kelompok”.

“Kami pikir akan menyenangkan untuk menawarkan fasilitas ruang sholat di Stasiun Gangneung,” jelasnya, menambahkan bahwa dia menganggap oposisi terhadap rencana tersebut “sangat disesalkan”.

Korea Selatan saat ini telah merasakan peningkatan jumlah wisatawan Muslim dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut KTO, kenaikan 33 persen tercatat pada 2016 dibandingkan dengan tahun sebelumnya, dan jumlahnya mencapai 1,2 juta pada akhir 2017.

Dengan memanfaatkan potensi ekonomi ini, negara ini telah meningkatkan jumlah sertifikat Halal untuk restoran dan ruang sholatnya, dan Seoul Tourism Organization mempromosikan serangkaian video yang menampilkan restoran Muslim di sekitar ibu kota.

Sebuah siaran pers KTO tahun lalu mengkonfirmasi salah satu tujuannya adalah bahwa “penyediaan kenyamanan perjalanan harus diperkuat untuk meningkatkan kepuasan dan mendorong kunjungan berulang”.

Federasi Muslim Korea (KMF) menyatakan kekecewaannya atas keputusan tersebut, menambahkan bahwa “Olimpiade harus melampaui satu negara, ras, budaya dan agama untuk mencapai harmonisasi”.

“Keputusan ini menunjukkan bahwa kita, sebagai negara tuan rumah, tidak memiliki pemahaman yang matang,” Lee Ju-hwa, perwakilan KMF, mengatakan kepada Aljazeera dalam sebuah pernyataan.

Baca: Korut dan Korsel Setuju Pakai Bendera Korea Bersatu di Olimpiade

“Alih-alih mengklaim bahwa pemasangan ruang sholat adalah perlakuan istimewa yang diberikan pada agama tertentu, kita perlu meningkatkan kesadaran untuk mempertimbangkan orang lain dengan keyakinan dan kepercayaan yang berbeda,” tambahnya.

Direktur KTO PR Kim Yeong-ju mengatakan bahwa itu seharusnya merupakan ruang doa multi-agama.

Namun, kelompok oposisi, Perhimpunan Penanggulangan Islam Gang Gang Warga Korea Utara, meluncurkan demonstrasi secara khusus terhadap Muslim yang datang untuk Olimpiade Musim Dingin.

“Jika ruangan itu untuk orang-orang dari semua agama, mengapa mereka memiliki lahan wudhu,” sekretaris organisasi tersebut mengatakan.

“Dari apa yang saya dengar dari orang Mesir, ada kasus luar biasa ketika umat Islam tidak sholat, misalnya saat mereka sedang naik pesawat atau mengemudi. Jadi hal yang sama harus diterapkan selama Olimpiade.

“Pemerintah telah menghabiskan terlalu banyak uang pembayar pajak di Olimpiade, dan kita seharusnya tidak menghabiskan lebih banyak ruang doa.”

Organisasi tersebut mengumpulkan lebih dari 56.000 tanda tangan untuk sebuah petisi online yang menentang pemasangan ruang sholat.

Tapi bagi beberapa keluarga Muslim yang mengunjungi Korea Selatan untuk Olimpiade, keputusan untuk melupakan ruang sholat bisa menjadi preseden berbahaya.

“Meskipun akan sangat menyenangkan untuk memiliki fasilitas sholat di Olimpiade, kekhawatiran yang lebih besar bagi kita adalah bagaimana hal ini dapat membuat preseden maju,” seorang penonton Muslim, yang meminta tidak disebutkan namanya.

“Kami dapat menawarkan doa kami di beberapa sudut atau di hotel kami, saya hanya berharap pihak oposisi menyadari apa yang akan dicapainya dengan tidak memiliki ruang sholat,” kata pengunjung tersebut.*/Sirajuddin Muslim

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Korea SelatankorselKTOmusim dinginolimpiadeolimpiade 2018Organisasi Pariwisata KoreaRuang Sholatshalat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menghina Maria, 3 Pemuda Muslim Dihukum Menghafal Qur’an oleh Hakim
Tulisan selanjutnya Memfasilitasi Rezim Suriah, Rekening Bank Federasi Catur Dunia di Swiss Ditutup

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?