Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Spanyol Gelar Sidang Kasus Kakap Pencucian Uang Mafia Rusia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Februari 2018 08:58 8:58 am
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Februari 2018 08:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang anggota parlemen Rusia, Vladislav Reznik, dan 17 orang lainnya dihadapkan ke meja hijau di Madrid dengan tuduhan pencucian uang berskala besar.

Bos geng Gennady Petrov dan Alexander Malyshev masih buron dan diyakini berada di Rusia, lapor BBC Senin (19/2/2018).

Sebagian terdakwa diduga memiliki koneksi dengan pemerintah Rusia.

Reznik mengatakan dirinya hadir di persidangan untuk membuktikan jika dirinya tidak bersalah.

Lima warga Spanyol juga duduk di kursi terdakwa dengan tuduhan membantu penjahat-penjahat asal Rusia.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kasus berawal tahun 2008, ketika polisi Spanyol melakukan Operasi Troika, yang menghasilkan penangkapan atas 20 tersangka mafia Rusia.

Reznik, yang istrinya Diana Gindin juga diadili, sebelumnya pernah menjabat ketua komite pasar finansial di parlemen Rusia. Dia adalah anggota Partai Rusia Bersatu, yang loyal kepada Presiden Vladimir Putin.

Kegiatan pencucian uang gengster-gengster Rusia di Spanyol konon sudah berlangsung sejak tahun 1990-an, ketika orang-orang kaya Rusia membeli vila-vila mewah di kawasan Costa del Sol dan Kepulauan Balears.

Kejaksaan Spanyol meyakini lebih dari 50 juta euro ($62 juta) uang mafia Rusia dicuci oleh geng bernana Tambovskaya-Malyshevskaya yang berbasis di St Petersburg. Jaksa menuntut hukuman penjara 5 tahun 6 bulan untuk sebagian besar terdakwa dan denda sampai 100 juta euro.

Jaksa mendasarkan sebagian dakwaannya pada hasil penyadapan telepon berisi pembicaraan antara para tersangka dengan bos-bos mafia.

Salah satu terdakwa, Mikhail Rebo, sudah membuat kesepakatan dengan jaksa, di mana dia mengaku bersalah dengan imbal balik pengurangan masa kurungan menjadi dua tahun dan denda 1,6 juta euro.

Gennady Petrov sebenarnya sudah ditangkap polisi Spanyol pada tahun 2008, tetapi kabur kembali ke Rusia.

Salah satu terdakwa warga Spanyol, Antonio Fortuny, dituduh membuat sebuah perusahaan abal-abal yang dipakai untuk menyalurkan uang-uang mafia ke rekening-rekening di luar negeri.

Mantan agen intelijen Rusia Alexander Litvinenko, yang meninggal karena diracun di London dengan zat radioaktif polonium-210 tahun 2006, membantu aparatur Spanyol membongkar kejahatan terorganisir orang-orang Rusia. Aktivitasnya di Spanyol itu terungkap dalam penyelidikan resmi pemerintah Inggris atas kematiannya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Asma Dewi Bebas dari Rutan, Jumpa Keluarga setelah 4 Bulan
Tulisan selanjutnya GUIB Jatim: Penyerangan Ulama Jangan Dianggap Biasa Saja

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?