Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Uni Eropa Bertekad Perangi Fake News

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 Maret 2018 17:50 5:50 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 3 Maret 2018 17:50
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Puluhan pakar berkumpul di Brussels akhir bulan lalu untuk membicarakan ‘fake news’ atau berita palsu dan bagaimana mengatasi penyebarannya di dunia maya.

Uni Eropa sangat khawatir dengan fenomena ini –yang dibuat naik daun oleh Presiden AS Donald Trump karena sering merujuknya– sehingga merasa perlu untuk menggambar peta rencana pertempurannya.

Hal ini menyusul tuduhan-tuduhan yang menuding Rusia menganggu proses pemenangan Hillary Clinton di AS, dan setelah Emmanuel Macron mengeluhkan bahwa kampanye pilpresnya di Prancis ditarget para peretas.

“Menurut saya kita tidak akan bisa menghentikan berita palsu,” kata Beth Hewitt, seorang dosen senior bidang media di Universitas Salford, Inggris, kepada Euronews Selasa (27/2/2018).

“Menurut saya kuncinya adalah memberikan khalayak alat untuk mengurai dan mencari tahu apakah mereka mau melanjutkan apa yang dibacanya dan apa yang mereka temukan,” ujarnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Mariya Gabriel, komisioner UE urusan ekonomi dan masyarakat digital, berpendapat hal yang baru soal berita palsu era sekarang adalah kecepatan dan dimensi penyebarannya, yang mempengaruhi urusan politik dan sosial.

“Berita palsu dapat mengancam nilai-nilai demokratis masyarakat kita. Oleh karena itu perlu ada sebuah proses inklusif dan berusaha untuk mencari beberapa pemecahan masalah.”

Namun, seorang wanita warga Brussels berpendapat bahwa berita palsu pada dasarnya jurnalisme masa kini. “Setiap orang harus dapat menulis sesuka hatinya dan menulis apa yang dia mau, terutama di era internet. Jadi berita palsu pada dasarnya jurnalisme kekinian.”

Seorang pria menyarankan, “Orang seharusnya tidak lagi mempercayai semua yang muncul di media sosial. Dia harusnya membaca koran sungguhan.”

Komisi Uni Eropa untuk Ekonomi dan Masyarakat Digital akan memaparkan rencananya soal bagaimana mengatasi berita palsu pada musim panas tahun ini.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PPMI Madinah Pilih Ketua Baru
Tulisan selanjutnya Hampir Seribu Kejahatan Anti-Muslim Terjadi di Jerman pada 2017

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?