Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sri Lanka Cabut Larangan Akses Facebook dan Whatsapp Minggu ini

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 15 Maret 2018 13:58 1:58 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 Maret 2018 13:58
Bagikan
Sri Lanka menyatakan keadaan darurat setelah serangkaian insiden kekerasan anti Muslim Reuters
Bagikan

Hidayatullah.com–Sri Lanka akan membuka kembali akses internet dan jaringan media sosial di negara ini minggu ini, setelah pemerintah memutuskan memblokirnya untuk membatasi penyebaran sentimen SARA dan konflik komunal.

Menteri Telekomunikasi Sri Lanka Harin Fernando kepada wartawan mengatakan, pejabat perusahaan raksasa, Facebook  diperkirakan akan berkunjung ke Sri Lanka besok, dan pemerintah kemungkinan akan menarik pelarangan akses Facebook  dan Whatsapp di negara tersebut.

“Begitu kami berbicara dengan seorang pejabat dari Facebook  pada hari Kamis, larangan tersebut dapat dicabut pada hari Jumat,” katanya.

Baca: Apa yang Mendorong Kekerasan Anti-Muslim di Sri Lanka

Pihak Facebook mengaku telah menghubungi badan pemerintah dan non-pemerintah untuk mendukung upaya mengidentifikasi dan menghapus konten semacam itu.

“Kami prihatin dengan cara akses internet dibatasi dan merampas koneksi dan ekspresi penting, dan kami berharap akses akan segera pulih,” katanya dikutip Reuters.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sementara itu, pemerintah dalam sebuah pernyataan terpisah juga menegaskan bahwa pihaknya telah mencabut larangan akses Viber,  malam kemarin.

Fernando mengatakan bahwa pemerintah dan pihak berwenang akan selalu memantau jaringan media sosial negara tersebut dari pengaruh ujaran kebencian dan kekerasan yang dapat merusak keserasian etnis dan agama.

Pekan lalu, pemerintah Sri Lanka mengumumkan keadaan darurat 10 hari dan jam malam di Kota Kandy, menyusul meningkatnya ketegangan antara ekstremis Buddha dan minoritas Islam.

Baca: PBB Mengutuk Kekerasan yang Masih Berlanjut pada Umat Islam Sri Lanka

Sedikitnya dua orang tewas dalam bentrokan pada awal bulan ini antara eksremis Buddha dan minoritas Muslim. Umat Buddha Sinhala menyerang masjid dan properti milik Muslim di Distrik Kandy.

Hari Rabu (07/03/2018), Pemerintah Sri Lanka telah menutup akses Facebook, Viber, dan WhatsApp. Meski awalnya disebutkan larangan itu hanya diberlakukan selama 3 hari, tapi pengguna mengatakan layanan tersebut masih diblokir hingga saat ini.

Beberapa kekerasan dihasut oleh posting di Facebook, Viber dan WhatsApp.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anti-MuslimBuddhadaruratetremis budhaKerusuhankerusuhan komunalMuslim Sri LankaRohingyaSinhalaSri Lanka
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mahasiswa Asal Indonesia Raih Juara Poster di King Abdul Aziz University
Tulisan selanjutnya Ibu, Arsitek Peradaban

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?