Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Rok Mengundang Pelecehan Seksual, Pramugari Cathay Pacific Boleh Bercelana Panjang

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Maret 2018 15:46 3:46 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Maret 2018 15:46
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kru kabin wanita maskapai penerbangan Cathay Pacific akhirnya diperbolehkan menggenakan seragam berupa celana panjang.

Maskapai berbasis di Hong Kong itu memperbolehkan para pramugari untuk memilih mengenakan rok atau celana panjang setelah mendapatkan tekanan kuat dari serikat pekerja.

Sebagian kru mengeluh bahwa mengenakan rok ketika bertugas membuat mereka tidak nyaman, terutama ketika meletakkan tas-tas di rak atas tempat duduk atau berada di angkutan umum ketika pergi dan pulang bekerja.

Namun, perubahan itu hanya akan terjadi setelah pihak perusahaan meremajakan seragam awak udaranya, yang mungkin dilakukan tiga tahun lagi, kata serikat pekerja.

“Kami menyambut baik dan menghargai keputusan perusahaan dalam memberikan pilihan kepada kami untuk memilih seragam,” kata Pauline Mak, wakil ketua serikat pekerja Hong Kong Dragon Airlines Flight Attendants Association seperti dilansir BBC Jumat (30/3/2018).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kebijakan seragam “hanya rok” diterapkan sejak maskapai penerbangan itu didirikan pada tahun 1946, meskipun banyak kritikan yang semakin mengemuka setelah mendapat momentum gerakan #MeToo beberapa bulan terakhir.

Para pramugari sudah meminta dilakukan perubahan seragam mereka sejak tahun 2014, dengan alasan rok yang harus mereka kenakan terlalu terbuka dan bisa mengundang pelecehan seksual.

Mak mengatakan perubahan kebijakan itu tidak hanya “memberikan kami satu lagi pilihan, tetapi juga memberikan perlindungan.”

Pihak perusahaan mengatakan seragam akan dievaluasi kembali untuk kru yang bekerja baik di Cathay Pacific maupun Cathay Dragon.

“Seperti halnya kami mengakui pentingnya memberikan pilihan kepada para pelanggan, hal serupa juga berlaku bagi kolega-kolega kami,” kata seorang jubir perusahaan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Juara II Lomba Hafal Qur’an Sedunia, Rifdah Farnidah Difasilitasi Haji, Anies Terharu
Tulisan selanjutnya Ekstradisi Gulenis ke Turki, Mendagri dan Kepala Intelijen Kosovo Dipecat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura

Berita
30 Agustus 2026 10:37
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?