Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jepang Setuju Relokasi Pangkalan Udara Amerika di Okinawa

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 Desember 2013 01:06 1:06 am
Ama Farah
Dipublikasikan 28 Desember 2013 01:06
Bagikan
Peta pangkalan militer Amerika Serikat di Jepang.
Bagikan

Hidayatullah.com—Jepang telah menyetujui relokasi sebuah pangkalan udara militer Amerika Serikat yang sekarang terletak di sebelah selatan Pulau Okinawa.

Gubernur setempat Hirokazu Nakaima setuju untuk melakukan pengurukan tanah guna membangun pangkalan udara baru di bagian utara pulau yang berpenduduk jarang.

Kesepakatan tersebut merupakan terobosan besar setelah mengalami kebuntuan selama bertahun-tahun.

Amerika Serikat menempatkan sekitar 26.000 personel militernya di Pulau Okinawa dalam kerjasama keamanan jangka panjang.

Namun, keberadaan pangkalan-pangkalan militer AS di pulau itu mendapat kecaman dari warga setempat dan tekanan mereka atas fasilitas militer tersebut semakin meningkat. Mereka ingin agar jejak militer AS di pulau itu dikurangi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Tahun 1945 diperkirakan 100.000 warga sipil Okinawa tewas dalam Pertempuran Okinawa untuk mempertahankan pulau tersebut, namun Jepang menyerah dan Amerika Serikat mengambil alih kekuasaan atas Okinawa. Pada tahun 1972 Okinawa dikembalikan ke Jepang, tetapi pangkalan-pangkalan militer AS tetap bercokol hingga saat ini.

Tahun 1996 Jepang dan AS setuju untuk menutup pangkalan udara Futenma. Setelah perundingan selama bertahun-tahun berdasarkan kesepakatan terbaru, pangkalan udara AS itu akan direlokasi ke tempat baru dekat Nago, daerah yang lebih jarang penduduknya di bagian utara pulau. Namun, pemerintah setempat menentang pendirian bangunan baru untuk pangkalan di bagian utara pulau di daerah pesisir.

Sejumlah pengkritik menuntut agar pangkalan udara AS dienyahkan sepenuhnya dari wilayah Prefektur Okinawa.

“Apa yang telah dilakukan gubernur tersebut tidak dapat dimaafkan,” kata Yuichi Higa pimpinan parlemen di Nago, tempat pangkalan baru AS akan dibangun, sebagaimana dikutip BBC dari Associated Press (27/12/2013).

“Warga yang menentang pasti akan mengambil cara-cara keras seperti memblokir jalan untuk menghentikan ini terjadi,” kata Higa.

Keputusan relokasi pangkalan udara Futenma bagi Nakaima sulit secara politis. Pasalnya, dia terpilih menjadi gubernur pada 2010 karena menentang keberadaan pangakalan udara AS di Okinawa.

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe hari Rabu (25/12/2013) menekan Nakaima agar menyetujui relokasi Futenma. Abe menjanjikan paket stimulus ekonomi untuk Okinawa setiap tahun sampai 2021.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Al Ikhwan Lakukan Demonstrasi Secara Terbatas
Tulisan selanjutnya Al Azhar Adakan Ujian Bagi Mahasiswa yang Ditahan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?