Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Usia Harapan Hidup Warga AS Lebih Rendah dari Negara Maju Lain

Ahmad
Terakhir diupdate: 3 Juli 2011 11:38 11:38 am
Ahmad
Dipublikasikan 3 Juli 2011 11:38
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Warga Amerika mengeluarkan biaya lebih banyak untuk perawatan kesehatan dibanding dengan warga negara-negara lain, namun menurut penelitian, usia harapan hidup di Amerika justru lebih rendah.

Tingginya biaya kesehatan bagi para lansia di AS ternyata tidak tercermin dalam tingkat usia harapan hidup, bila dibandingkan negara maju lainnya.

Pada tahun 2007 harapan hidup laki-laki Amerika diperkirakan sekitar 75,5 tahun. Ini lebih rendah dari 36 negara lain. Harapan hidup perempuan Amerika hampir 81 tahun. Mereka juga di peringkat 37 dari hampir 200 negara dan wilayah.

Lembaga Metrik dan Evaluasi Kesehatan Universitas Washington meneliti angka-angka harapan hidup itu. Profesor Ali Mokdad mengatakan bahwa penambahan harapan hidup melambat di Amerika dibanding dengan negara-negara lain.

“Kami melihat ada perbaikan hampir di seluruh dunia. Di negara-negara maju, perbaikannya lebih besar, persentase perbaikan lebih cepat, dibanding dengan yang kami lihat di Amerika,” ujar Profesor Mokdad.

Baca Juga

Usia Belum Tua, tapi Sering Merasa Tua? Hati-Hati Bisa Sebabkan Imsonia dan Gangguan Kesehatan
Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru

Profesor Mokdad menjelaskan penyebabnya adalah orang Amerika tidak banyak membuat kemajuan dalam mengurangi berbagai persoalan seperti obesitas dan tekanan darah tinggi.

Laporan itu juga mengidentifikasi berbagai perbedaan besar dalam persentase harapan hidup di wilayah Amerika. Tim peneliti itu membuat peta-peta harapan hidup dalam setiap distrik yang jumlahnya lebih dari 3.000 itu.

Daerah-daerah yang harapan hidupnya terpendek umumnya ada di negara-negara bagian selatan. Menurut Ali Mokdad, tim peneliti mengetahui beberapa penyebabnya.

“Pendidikan yang tidak begitu tinggi, pendapatan rendah di beberapa wilayah pedesaan ini, umumnya mereka merokok, punya berat badan berlebihan atau sangat gemuk. Mereka tidak punya asuransi kesehatan, tidak punya akses perawatan kesehatan yang memadai, dan kualitas perawatan kesehatannya juga tidak sebaik di tempat-tempat lain,” papar Profesor Mokdad lebih lanjut.

Di Amerika, banyak urusan kesehatan publik merupakan tanggung jawab daerah setempat. Larangan merokok di tempat umum, contohnya, berbeda dari komunitas satu dengan lainnya. Sebagian komunitas punya lebih banyak jalur untuk bersepeda dan berbagai kesempatan lain untuk aktivitas fisik, atau lebih banyak tempat untuk membeli buah-buahan dan sayuran segar.

Profesor Mokdad mengatakan, “Investasi jangka panjang dalam komunitas mereka untuk meningkatkan aktivitas fisik dan memperbaiki makanan sehari-hari dibutuhkan di negara ini.”

Penelitian itu dimuat dalam jurnal Population Health Metrics. Redaktur jurnal tersebut, Chris Murray, mengatakan sedikitnya ada satu temuan di luar dugaan.

“Kami benar-benar heran bahwa dalam studi itu perempuan nasibnya jauh lebih buruk daripada laki-laki,” ujarnya.

Di seluruh pelosok Amerika, usia perempuan lebih panjang 5 hingga 8 tahun dibanding dengan laki-laki. Tetapi, peringkat harapan hidup perempuan Amerika di dunia ketinggalan sejak tahun 1990-an. Menurut Murray, perempuan Amerika semakin mengambil risiko dengan kesehatan mereka.

Ia mengatakan, “Sekarang, lebih banyak perempuan merokok. Obesitas pada perempuan lebih banyak daripada laki-laki. Kemajuan dalam mengatasi tekanan darah tinggi lebih lambat di kalangan perempuan.”

Dalam berita lain, laporan awal mengenai jumlah kelahiran di Amerika tahun 2010 juga menunjukkan penurunan. Angka kelahiran telah berkurang sejak puncaknya pada tahun 2007 yang berjumlah lebih dari 4,3 juta jiwa. Pemerintah pusat mengungkapkan bahwa departemen-departemen kesehatan negara bagian melaporkan jumlah kelahiran tahun lalu sedikit di atas 4 juta. *

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Lobi Yahudi Inggris Gagal Hentikan “Hari Palestina”
Tulisan selanjutnya Jerman Tarik 500 Tentaranya dari Afghanistan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan

Berita
29 Agustus 2026 09:20
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

19 Januari 2025 17:25
Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?