Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

BDS Minta Netflix Batalkan Film Fauda, yang Memperburuk Citra Palestina

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 6 April 2018 08:30 8:30 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 April 2018 08:30
Bagikan
Poster film Fauda di Tel Aviv
Bagikan

Hidayatullah.com–Lebih dari 50 eksekutif Hollywood telah menyatakan dukungan mereka pada Netflix, yang sedang menghadapi kampanye global Palestina agar menjatuhkan serial televisi Israel Fauda dari platform streamingnya.

Dalam surat yang ditujukan pada kantor bagian konten Netflix Ted Sarandos, para eksekutif dari label rekaman dan agensi bakat Hollywood menyebut langkah oleh gerakan Boikot, Divestasi, Sanksi (BDS) “upaya terang-terang terhadap sensor artistik”.

“Sebagai sebuah organisasi yang terdiri dari para anggota terkemuka industri entertainment didedikasikan untuk mempromosikan seni sebagai sebuah sarana untuk perdamaian dan perlindungan kebebasan berseni, kami di Komunitas Kreatif untuk Perdamaian (CCFP) ingin anda tahu bahwa kami berdiri mendukung anda dan Netflix di hadapan upaya terang-terangan terhadap sensor artistik,” surat itu tertulis.

Fauda adalah sebuah thriller buatan televisi Israel yang dibuat di Tepi Barat tentang seorang agen mata-mata Israel yang kembali dari masa pensiun untuk memburu pejuang Palestina. Serial itu menyoroti mista’arvim, komando rahasia Israel yang menyamar sebagai warga Palestina.

Serial itu, yang menampilkan dialog dalam bahasa Arab dan Ibrani, pertama kali disiarkan di televisi Israel pada tahun 2015 dan ditayangkan pertama di Netflix pada Desember 2016. Netflix akan merilis season kedua serial itu pada Mei ini.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca: [Video] Menyamar Pelempar Batu, Intel Israel Tembak Pemuda Palestina

Dalam sebuah postingan di situsnya minggu lalu, BDS meminta Netflix untuk “membatalkan Fauda”, mengatakan bahwa film serial itu “memuliakan kejahatan perang militer Israel terhadap rakyat Palestina”.

“Kegagalan untuk melakukannya akan membuka Netflix pada tekanan non-kekerasan yang telah mengakar dan kemungkinan pertanggungjawaban hukum,” postingan itu dikutip Middle East Monitor.

Netflix menolak berkomentar pada Rabu.

Pada awal Maret, sekelompok mista’arvim menyamar sebagai jurnalis Palestina memasuki Universitas Birzeit dekat Ramallah, dan menangkap presiden dewan mahasiswanya, Omar al-Kiswani.

Setelah penangkapan, outlet media Israel menyebut insiden itu “Fauda di Birzeit” dan “Fauda dalam kejadian nyata”.

Kritikus mengatakan serial ini mendorong orang Israel untuk memandang warga Palestina melalui lensa fiksi sebagai orang-orang yang “tidak ramah, terasingkan, khayalan”, tulis jurnalis Israel Hagar Shezaf di Haaretz.

Baca: Foto Viral! Puluhan Tentara Israel Bersenjata Tangkap Pemuda Palestina

“Mengapa al-Kiswani ditangkap? Apakah menangkap dia di universitasnya sah secara hukum? Pertanyaan-pertanyaan kritis itu bahkan tidak akan muncul. Sebaliknya, kami orang Israel terpesona oleh aksi mista’arvim – seperti di Fauda,” tulis Shezaf.

Namun dalam surat dukungannya, Komunitas Kreatif untuk Perdamaian menyebut Fauda sebuah “penggambaran yang bernuansa isu-isu yang terkait dengan konflik Palestina/Israel”.

“Kami ingin anda tahu bahwa kami berdiri mendukung anda dan Netflix di hadapan hadapan upaya terang-terangan terhadap sensor artistik,” surat itu terbaca.

Para penandatangan surat itu meliputi ketua eksekutif Universal Music Publishing Group Jody Gerson, presiden Geffen Records Neil Jacobson dan Steve Schnur, presiden musik di produser video game Electronic Arts.

Kampanye terhadap Fauda merupakan langkah terbaru sejak 2005 oleh BDS untuk mendorong boikot kultural global terhadap Israel.

Beberapa tahun terakhir kampanye BDS telah sukses membuat sejumlah acara musik, termasuk frontman Pink Floyd Roger Waters, Elvis Costello dan penyanyi-penulis lagu Lorde, membatalkan acara mereka di Israel.*/Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BDSboikotFaudafilmGerakan BoikotHollywoodisraelmata-matamenyamarmista’arvimMusta'ribeenmusta’ribinNetflixpalestinapenjajahZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya ICMI: Negara Perlu Rumuskan Hukum Atur Pencegahan LGBT
Tulisan selanjutnya ‘Jika Kasus Sukmawati Dihentikan, Penodaan Agama akan Dianggap Sepele’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Vatikan Pecat Kelompok Katolik Tradisional SSPX karena Menentang Paus

Berita
8 Juli 2026 06:56
Laporan: Israel Akan Bebastugaskan 10.000 Tentara Cadangan karena Krisis Anggaran
Pesan Khutbah Jum’at H. Agus Salim Tahun 1928: Persatuan Lahir dan Batin
Perang Abadi Sistem Imun di Balik Keindahan Tato
Dua Pria Rumania Dibui karena Menikam Jurnalis Iran di London atas Suruhan Teheran

Terbaru

  • Hampir 6.000 Awak Kapal Masih Tertahan di Teluk Arab
  • Kisah Yono, Tangan Kanan Ustadz Adi Hidayat yang Ogah Jadi Komisaris
  • Amnesty Kecam Pemberian Tanda Kehormatan pada Modi karena Rekam Jejak HAM
  • Seorang Dokter Jerman Bunuh Sedikitnya 15 Pasien
  • TikTok Laporkan Penonaktifan 1,7 Juta Akun Anak ke Komdigi
  • Perwira Cadangan ‘Israel’: Pasukan Kami Sedang Mengalami Kemerosotan Moral
  • Amerika Serikat Kembali Serang Iran, Berdalih Bela Warga Sipil
  • ‘Israel’ Gunakan Kesepakatan Gas dan Air untuk Menekan Yordania
  • PBNU Tetapkan PP Bahrul Ulum Jombang Lokasi Muktamar Ke-35 NU
  • Perang Abadi Sistem Imun di Balik Keindahan Tato

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?