Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Perwakilan Berbagai Negara Hadiri Forum al Quds Internasional Kedua di Turki

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 15 April 2018 19:56 7:56 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 April 2018 19:56
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Bertempat di  Clarion Hotel Istanbul Turki dari hari Jumat – Sabtu malam (13 -14 April 2018), IRED, sebuah organisasi pemuda tingkat dunia menyelenggarakan forum Al Quds Internasional bertama adalah “Al Quds is The Red Line”  yang dihadiri perwakilan berbagai Negara.

Para peserta konfrensi yang hadir datang dari beragam negara Diantaranya; Arab Saudi, Mesir, Suriah, Palestina, Yaman, Chad, Al jazair, Maroko, Malaysia, Indonesia dan beberapa negara lainnya.

Tidak kurang 60 peserta asal Indonesia ikut hadir mewakili beragam lembaga atau institusi.

Mereka adalah kalangan yang punya perhatian terhadap isu-isu Palestina seperti; MIUMI, Spirit of Aqsha, FPI, DDII, Persis, Parmusi dan beragam kalangan lainnya.

Di antara nama delegasi yang menghadiri konfrensi internasional relawan Al Quds ini adalah Ustad Bakhtiar Nasir, Ustad.  Zaitun Rasmin, Jeje Zainuddin,  Sobri Lubis,  Tamsil Linrung dan beragam tokoh lainnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sementara  dari negara-negara lain, khususnya dari negara-negara Timur Tengah ada  Dr. Wisam al Uraibi, Dr. Ahmad Asyur, Dr. Rif’at Misri, Dr. Ahmad Audah, Dr. Ibrahim Minsi, Dr. Samir Said, Dr. Nawaf Takruri, Dr. Nuruddin Nabati, salah satu pejabat AKP Turki yang sekaligus memberi kata  sambutan acara ini.

Baca: Al-Quds Diabadikan Sebagai Nama Jalan Protokol di Ankara

Penghargaan

Yang menarik, dalam forum ini, panitia meminta delegasi dari Indonesia,  Ustad Bakhtiar Nasir (UBN) untuk memberikan sambutan terakhir.

Dalam orasinya,  UBN, begitu ia akrab disapa, mengajak kepada beragam komponen termasuk para pemimpin Dunia Arab untuk peduli kepada Baitul Maqdis dan Masjidil Aqsha serta mengimbau agar seluruh ummat ini bersatu dan jangan berpecah belah.

“Musibah terburuk umat saat ini adalah perpecahan. Kekalahan dahulu cukup sudah menjadi pelajaran, kini saatnya bersatu,” tegas UBN.

“Kita tidak akan surut dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina. Kami memang datang dari jauh. Tapi kemenangan itu sangat dekat,” ungkap pria yang videonya saat Aksi Bela Palestina di Jakarta 17 Desember 2017 yang viral di masyarakat Palestina ini.

Dalam acara ini, UBN juga menerima pernghargaan atas usaha bersama para ulama Indonesia memperjuangkan pembebasan Palestina.

Saat Sekjen MIUMI itu dipanggil menaiki panggung, dia memanggil semua ulama dan tokoh Indonesia yang hadir untuk juga ikut naik panggung bersama.

Baca: Wakil PM Turki Ajak Dunia Islam Lindungi Al-Quds

Demikian juga dengan  Zaitun Rasmin yang tampil dengan membawakan sebuah nasyid tentang Palestina dan al Aqsha.

Dalam acara itu juga ada pernyataan yang menarik dari salah seorang tutor seputar wawasan tentang Masjid Al Aqsha yaitu Syaikh Samir Said. Dimana beliau menyampaikan ada empat hal yg perlu dilakukan oleh umat Islam dan secara spesfisik para dainya:

Pertama, mengajak mengenalkan, mmenyadarkan dan membekali ummat pengetahuan seputar al Aqsha. Kedua,  mengkondisikan umat perihal al Aqsha. Ketiga, mendukung proyek-proyek seputar al Quds dan Al Aqsha. Keempat, pada akhirnya yang perlu dilakukan kaum muslimin adalah membebaskan Masjid al Aqsha dari cengkraman penjajah kalangan Yahudi dan Zionis.

Demikian juga yang dinyatakan oleh salah seorang tokoh Mesir Dr. Ra’fat Mishri yang menyatakan bahwa ada tiga hal yang dapat dilakukan dalam rangka meraih kemenangan untuk mengembalikan al Aqsha kepada pangkuan kaum muslimin.

Pertama, membuat perencanaan yang matang dan menjalankan perencanaan tersebut dengan baik, kedua, menanamkan kepada hati ummat untuk memuliakan masjid al Aqsha, ketiga, menjadikan al Aqsha dirindukan oleh ummat Islam dan salah satu caranya dengan melihat keutamaan-keutamaan yang dimiliki al Aqsha,” ujarnya.

Dalam orasinya,  Raf’at Mishri, juga menyampaikan sebuah ungkapan indah, dimana, menceritakan ada orang-orang Palestina yang berkunjung kepada Syeikh Ali Tanthawi. Dalam pertemuan itu,  Seaikh Thantawi menyatakan, “Kalian adalah orang-orang yang paling kuat. Namun Allah kirimkan kepada kalian sosok yang paling lemah  (maksudnya Syaikh Ahmad Yasin, seorang pejuang yang hanya duduk di kursi roda dan hanya mampu menggerakan lehernya saja) untuk melawan penjajahan  sebagai pelajaran bagi kalian. Bagaimana kalau yang melawan itu adalah kalangan yang kuat?”.*/kiriman Anung Al Hamat, delegasi  MIUMI DKI Jakarta dari Ankara

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Al Quds is The Red LineBaitul MaqdisBakhtiar NasirForum al Quds InternasionalIstanbulkonfrensi al-QudsMasjidil AqshapalestinaTurkiUBN Dunia Arab
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kemenag Buka Kembali Bantuan Program Penelitian
Tulisan selanjutnya 20 Organisasi Sipil Asia Desak Facebook Segera Diaudit

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?