Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kisah & Perjalanan

‘Ratu Pemburu’ Milisi Boko Haram

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 17 April 2018 06:31 6:31 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 April 2018 08:00
Bagikan
Aisha Bakari Gombi
Bagikan

Hidayatullah.com–Diantara ribuan pemburu terdaftar oleh tentara Nigeria untuk melacak dan menangkap milisi Boko Haram, ada satu orang yang menonjol.

Dia Aisha Bakari Gombi, satu dari sedikit perempuan yang bergabung untuk melawan salah satu kelompok bersenjata paling menakutkan di Afrika.

Dengan senapan berburunya yang digantungkan di bahunya, dia menjelajah semak belukar Borno, provinsi timur laut Nigeria yang telah lama terganggu oleh serangan-serangan Boko Haram, memburu para milisi mereka.

Keberanian dan kemampuan berburunya yang tajam membuatnya dijuluki sebagai ‘Queen Hunter’  (Ratu Pemburu).

Tentara pemerintah dengan sangat cepat memanggil Aisha karena kemampuannya tetapi sangat lambat menghargai upayanya secara finansial.

Baca Juga

Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia mengunjungi Palestina dan Masjidil Aqsha
Keadaan Masjidil Aqsha dan Rakyat Palestina di Bawah Penjajahan Israel
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [2]
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [1]
Manis Asin Bisnis Si Kental Hitam
Syiarkan Tilawah al-Quran, Mahasiswa STAIL Selenggarakan “Touring Quran”

Baca: Kurang Bukti, Nigeria Bebaskan 475 Tersangka Boko Haram

Sementara dia tidak dapat membebaskan lebih banyak tawanan yang ditahan oleh Boko Haram karena kurangnya sumber daya, dia tidak akan pernah berhenti mencoba.

Menyelam ke dalam bermacam dunia Aisha, seorang komandan, seorang pemburu dan seorang istri.

Ketika saya bertemu Aisha, Saya meresa aman meskipun kami bertemu di salah satu tempat paling berbahaya di bumi. Dengan tinggi enam kaki, Aisha merupakan seorang wanita yang tidak banyak bicara dan banyak bergerak.

Dia memberi perintah dan orang-orang mengikuti, dia memimpin baik di rumah maupun di medan tempur. Saya bertanya apakah dia tidak takut dibunuh atau diculik oleh Boko Haram. Dia menjawab, “Boko Haram mengenalku dan menakutiku,” ujarnya dikutip Aljazeera.

Saya tidak perlu diyakinkan untuk mengikutinya dalam misi melacak dan menangkap milisi Boko Haram.

Tantangan bagi saya ialah bagaimana saya merekam di wilayah di mana akses ke tempat-tempat persembunyian milisi dibatasi oleh militer.

Sebagai pemegang paspor Nigeria Saya memiliki hak untuk bergerak bebas, tetapi sebagai seorang pembuat film dengan ambisi membuat dokumentasi untuk audiens di seluruh dunia, Saya sadar bahwa pasukan keamanan akan curiga terhadap niat saya, jadi Saya memutuskan tetap berada di bawah pengawasan mereka. Yang berarti saya harus menggenakan hijab setiap saat dan tidak berbicara di hadapan orang asing agar mereka tidak mendengar akses British saya.

Aisha memberi saya akses tak terbatas ke dunianya. Saya bergabung dengan para pemburu dalam perburuan ke dalam alam liar di mana 30 tahun lalu antelop berkeliaran. Pada tahun-tahun ini hanya mamalia kecil yang masih bertahan, para pemburu hanya menangkap satu kelinci hari itu.

Aisha menggunakan kesempatan itu untuk mengajari para pemburu yang lebih muda bagaimana mengenal tanaman medis. Mereka percaya bahwa ramuan rahasia dapat melindungi mereka dari peluru. Tanaman medis lain membantu mereka menahan lapar dan haus sehingga mereka dapat bertahan di daerah hutan.

Para pemburu mengetahui tempat-tempat persembunyian milisi di hutan dan gunung lebih dari kebanyakan tentara pemerintah. Aisha memiliki kenangan perburuan yang menyenangkan di tempat-tempat itu ketika masih anak-anak dengan ayahnya.

Baca: Abubakar Shekau Bersikukuh Masih Pimpin Boko Haram

Kemampuan berburu Aisha sangat mengesankan ayahnya sehingga dia membelikannya senapan berburu.

Ketika para milisi Boko Haram menyerang kampung Aisha, dia menghentikan aktivitasnya sebagai penjahit, menjual alat jahitnya dan membeli senapan yang lebih kuat.

Para milisi Boko Haram kemudian diburu oleh pemburu yang memimpin serangan militer terhadap mereka. Mereka dielu-elukan sebagai pahlawan, dan sebagai salah satu dari sedikit perempuan diantara mereka, Aisha memasuki cerita rakyat. Para penduduk sipil mulai memanggilnya dan meminta bantuannya untuk membebaskan anggota keluarga mereka dari tangan milisi Boko Haram.

Lingkaran film ini menunjukkan bagaimana Aisha dan para pemburu lain mengatasi tantangan dalam menanggapi panggilan darurat. Kendala utama ialah untuk meyakinkan militer agar memperbolehkan mereka pergi melakukan misi penyelamatan. Satu komandan militer mungkin memberikan otorisasinya tetapi komandan lain yang berada dalam lingkup komando mungkin tidak.

Para pemburu juga harus mengumpulkan sendiri uang yang dibutuhkan untuk membeli amunisi, menyewa kendaraan dan membeli bensin. Dalam beberapa kasus, orang-orang yang lari dari desa mereka berkumpul dan mengumpulkan uang untuk para pemburu. Butuh beberapa minggu mengumpulkan dana yang dibutuhkan untuk misi yang Saya rekam di Hutan Sambisa.*>> (Bersambung) 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
12Halaman selanjutnya
TAG:AfrikaAisha Bakari GombiBoko HaramHutan Sambisakelompok bersenjatamilisinigeriapemburuQueen HunterRatu Pemburu
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Waria Brewok Conchita Wurst Mengaku Positif HIV
Tulisan selanjutnya Serangan Rudal Israel di Damaskus dan Homs pada Dini Hari

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Kisah & Perjalanan

Aksara Jawi yang Masih Bertahan di Brunei Darussalam

21 Desember 2022 09:45
FeatureKisah & Perjalanan

Mendulang Rezeki dari Budi Daya Rumput Laut di Desa Kupang

10 Desember 2022 23:18
Kisah & Perjalanan

Piala Dunia 2022: Qatar Ubah Pertandingan Bola menjadi Keramahan Budaya Arab dan Keindahan Islam

9 Desember 2022 10:25
Kisah & Perjalanan

Turki dan Surga Kucing

4 Desember 2022 23:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?