Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

KTT Cendekiawan Muslim Dunia lahirkan “Bogor Message”

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 3 Mei 2018 12:48 12:48 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 Mei 2018 12:48
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Ratusan cendekiawan Muslim dunia meluncurkan “Bogor Message” dalam Konsultasi Tingkat Tinggi (KTT) soal Wasathiyah Islam di Bogor, Kamis (03/05/2018).

Dalam pesannya, mereka mengatakan bahwa saat ini telah terjadi kekacauan dan ketidakpastian global.

Hal ini diperparah dengan kemiskinan, buta huruf, ketidakadilan, diskriminasi, dan berbagai bentuk kekerasan, baik di tingkat nasional maupun global.

“Kami mempercayai Islam sebagai agama damai dan rahmat, keadilan, peradaban yang prinsip dan ajaran dasarnya mengajarkan cinta, rahmat, harmoni, persatuan, kesetaraan, perdamaian, dan kesopanan,” ujar Din Syamsuddin membacakan deklarasi mewakili para peserta.

Baca:  700 Cendekiawan Muslim Hadiri Konferensi MAWY ke 11

Din mengatakan para cendekiawan dan ulama mengakui bahwa paradigma Wasathiyah telah dipraktekkan sejak era Nabi Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassallam hingga saat ini.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Kami menegaskan kembali peran dan tanggung jawab moral para cendekiawan Muslim untuk memastikan dan memelihara generasi masa depan untuk membangun peradaban Ummatan Wasatan,” kata Din dikutip Anadolu Agency.

Oleh karena itu, cendekiawan Muslim dan ulama berkomitmen mengaktifkan kembali paradigma Wasatiyyat Islam sebagai ajaran Islam pusat yang meliputi tujuh nilai utama.

Pertama, Tawassut, yakni posisi di jalur tengah dan lurus. Kedua, I’tidal, yakni berperilaku proporsional dan adil dengan tanggung jawab.

Ketiga, Tasamuh, yakni mengakui dan menghormati perbedaan dalam semua aspek kehidupan.

Keempat, Syura, yakni bersandar pada konsultasi dan menyelesaikan masalah melalui musyawarah untuk mencapai konsensus.

Kelima, Islah, yakni terlibat dalam tindakan yang reformatif dan konstruktif untuk kebaikan bersama.

Baca: KTT Ulama dan Cendekiawan Muslim Dunia akan Digelar di Bogor

Keenam, Qudwah, yakni merintis inisiatif mulia dan memimpin untuk kesejahteraan manusia.

Ketujuh, Muwatonah, yakni mengakui negara bangsa dan menghormati kewarganegaraan.

Para cendekiawan dan ulama juga mendorong negara-negara Muslim dan komunitas untuk mengambil inisiatif untuk mempromosikan paradigma Wasatiyyat lslam dalam forum-forum dunia.

KTT Cendekiawan Muslim Dunia berakhir hari ini. Wakil Presiden Jusuf Kalla berencana menutup pertemuan di Jakarta.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bogor Messagecendekiawan muslimislamKonsultasi Tingkat TinggiKTTwasathiyah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tentara Penjajah Rusak Pemakaman Kuno di Al Rahmah, Palestina
Tulisan selanjutnya Turki akan Sumbang 10 Juta USD ke Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Berita
14 Juli 2026 21:00
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?