Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

PAHAM: Perlu Kejelasan Kewenangan Pengelolaan Rutan Mako Brimob

Ahmad
Terakhir diupdate: 11 Mei 2018 06:23 6:23 am
Ahmad
Dipublikasikan 11 Mei 2018 06:16
Bagikan
Seorang petugas berjaga-jaga di gerbang kompleks Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Kamis (10/05/2018) pagi pukul 10.47 WIB, pasca kerusuhan pecah antara polisi dengan narapidana kasus terorisme.
Bagikan

Hidayatullah.com– Sejumlah aktivis menyampaikan duka atas insiden yang terjadi di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Salah satunya disampaikan oleh Moh Rozaq Asyhari, Sekjend Pusat Advokasi Hukum dan HAM (PAHAM Indonesia).

“Gugurnya lima anggota kepolisian membawa duka yang mendalam untuk kita semua. Kami berharap hal ini tidak terulang kembali. Seharusnya penanganan kejadian seperti ini dapat dilakukan dengan lebih cepat dan proporsional, sehingga bisa dicegah timbulnya banyak korban,” ujar pengacara publik dari PAHAM Indonesia tersebut dalam rilisnya yang dikirim ke redaksi hidayatullah.com.

Baca: TPM Minta Aparat Tak Diskriminatif terhadap Tahanan Terorisme

Rozaq Asyhari menyampaikan bahwa tindakan yang dilakukan para napi itu bukan bagian dari ajaran agama tertentu.

“Enggak bener kalau kemudian ada yang menghubungkan tindakan teror dengan ajaran agama tertentu, misalkan saja mencatut nama Islam. Karena ajaran Islam itu mengajak kepada perdamaian dan saling menyayangi. Jika sekarang yang kita lihat adalah penyiksaan dan pembunuhan, jelas ini sangat bertolak belakang dengan ajaran Islam,” papar doktor lulusan Universitas Indonesia tersebut.

Di sisi lain, Rozaq Asyhari mencermati SOP yang ada di dalam rutan Mako Brimob.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Baca: Pengamat: Kerusuhan Mako Brimob Bisa Jadi Karena Napi Sakit Hati pada Polisi

“Bagaimana bisa, para napi merebut senjata para polisi, ini, kan, kemudian menjadi pertanyaan publik. Selain itu, bagaimana bisa rutan yang selama ini dipandang paling aman bisa dikuasai total oleh para warga binaan. Perlu dilakukan investigasi oleh Komisi III atau pihak lain, terutama dengan membuka CCTV yang ada di rutan Mako Brimob. Sehingga akan terbukti, apa yang sebenarnya menjadi pemicu insiden tersebut,” paparnya.

Rozaq Asyhari menilai perlu ada penjelasan mengenai kewenangan pengelolaan rutan mako Brimob. Apakah ini domain Densus 88, apakah kewenangan Mako Brimob, ataukah malah kewenangan Dirjen Pemasyarakatan Kemkumham.

Baca: Penjual Mengaku Khawatir Aksi Seperti ini ‘Settingan’

Hal ini menjadi pertanyaan publik yang seharusnya dijawab oleh pihak yang berwenang. Pihak kepolisian dan Menkumham perlu duduk bersama untuk menjelaskan hal ini kepada masyarakat.

Sebagaimana diketahui, aparat berhasil menghentikan operasi penanggulangan aksi penyanderaan yang berlangsung selama 36 jam di Rutan Cabang Salemba Mako Brimob pada Kamis (10/05/2018) pukul 07.15.

Meski sempat ada perlawanan, sebanyak 155 tahanan di rutan cabang Salemba yang ada dalam Mako Brimob akhirnya menyerahkan diri.

Baca: Polisi yang Disandera Napi Bebas, Operasi di Mako Brimob Berakhir

Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen (Pol) M Iqbal, akhirnya memberikan pernyataan kepada pers. Dia membenarkan adanya kerusuhan di dalam rutan di Mako Brimob. Peristiwa itu bermula dari cekcok tahanan dengan petugas.

Kerusuhan yang terjadi sejak Selasa malam, 8 Mei 2018, menewaskan lima polisi. Napi mengamuk dan menguasai rutan serta menyandera enam anggota kepolisian yang berjaga. Satu orang polisi, Brigadir Kepala Iwan Sarjana dibebaskan melalui negosiasi.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:depokHumas Mabes PolriKelapa Duakerusuhan Mako BrimobLP NusakambanganM IqbalMabes PolriMako Brimob DepokMoh Rozaq Asyharinapi terorisNusakambanganPaham IndonesiapolisiPusat Advokasi Hukum dan HAMRutan Cabang SalembaRutan Mako BrimobSekjen PAHAM Indonesiateroristerorisme
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya KJRI Jeddah Perkarakan Majikan Pelaku Kekerasan terhadap PMI
Tulisan selanjutnya Mahathir Mohamad dan Gerakan #2019GantiPresiden

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Iptekes

Temuan BRIN, Bahaya Vape: 100% Berdampak Diabetes, 92% pada Paru-Paru

Iptekes
3 Oktober 2026 07:44
“Jihad Korporat”, Babak Baru Serangan Politikus India terhadap Muslim
Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq
Teladan Umar bin Khattab Ra. dalam Mengatasi Problem Gratifikasi
Menara Shahi Masjid Ujjain Roboh Saat Dibongkar, Warga Muslim Pertanyakan Prosesnya

Terbaru

  • Bentuk Kantor Urusan Keagamaan, Menhan AS Kaitkan Perang Fisik dengan Pertempuran Spiritual
  • Menteri PertahananAS Kutip Alkitab dan Serukan Perang terhadap “Kaum Islamis”
  • Aljazair Berlakukan Hukuman Mati Bagi Arsonis Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan
  • Intelijen Maroko Dituding Mematai Jurnalis dan Aktivis HAM
  • Amerika Serikat Usir Dua Diplomat Iran Usai Sidang Majelis Umum PBB
  • Lima Orang Didakwa di Prancis Terkait Pendanaan Hamas
  • Amerika Serikat Umumkan Kontrak $24,4 Miliar untuk Mempercepat Produksi Rudal
  • Dua Pria Iran Didakwa Berencana Serang Yahudi Manchester
  • Pakar Filsafat Islam Ini Membedah 7 Cacat Nalar Kaum Ateis
  • Ateis dan Mitos Kecerdasan: Membedah Cacat Logika dalam Gagasan Ketiadaan Tuhan

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?