Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Setengah Penduduk Kabul Hidup Miskin, Makanan Prioritas di Bulan Ramadhan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 16 Mei 2018 17:39 5:39 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 Mei 2018 18:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Banyak negara Islam sibuk mempersiapkan kedatangan Ramadhan, termasuk di Kabul, Afghanistan. Toko-toko telah mulai menyiapkan makanan dan makanan berbau manis yang biasanya dimakan saat berbuka puasa dan makan pagi (sahur).

Tetapi untuk beberapa orang, menyiapkan makanan pokok adalah prioritas. Sekali lagi, lebih dari 50% orang Afghanistan hidup di bawah tingkat kemiskinan sebagai korban perang.

Hari Jumat (11/05/2018), puluhan warga dari berbagai negara bagian melakukan aksi unjuk rasa damai menyerukan gencatan senjata jangka pendek antara pihak pemerintah dukungan AS dan Taliban dan segera melanjutkan pembicaraan damai.

Para penyelenggara aksi bertema ‘Komunitas Gencatan Senjata dan Perdamaian Nasional’ mengatakan orang-orang lelah berperang dan mereka menginginkan perdamaian abadi di negerinya.

Baca: Turki Berencana Buka Konsulat Baru di Afghanistan

“Kami meminta pemerintah dan Taliban untuk menyetujui gencatan senjata dari Ramadhan dan memulai negosiasi damai selama waktu ini,” kata Najibullah, penyelenggara aksi dikutip media lokal.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Situasinya buruk. Orang-orang tidak mendapatkan pendidikan karena ketidakamanan. Kita harus mengakhiri kekerasan,” kutip Abdul Hameed, anggota aksi.

Para peserta aksi lainnya mengatakan, kemiskinan dan buta huruf adalah dua alasan utama di balik berlanjutnya perang dan kekerasan di Afghanistan.

“Kami tidak menginginkan apapun, tetapi ingin mengakhiri perang,” ujar Nasim Ahmadzai, seorang pengunjuk rasa mengatakan.

“Kami ingin semua pihak yang bertikai mengakhiri kekerasan dan mendapatkan tuntutan mereka secara damai dan melalui pembicaraan,” kata Mohammad Tariq Elham, seorang aktivis masyarakat sipil.

Baca: Prajurit Jerman Diminta Bersabar, Tugas di Afghanistan Belum Berakhir

Selama beberapa tahun terakhir, kelompok Taliban -yang menjadi korban invasi AS dan sekutunya- meningkatkan serangan terhadap pemerintah selama bulan Ramadhan, menyebabkan banyak orang gugur dan ratusan lainnya terluka.

Dengan kedatangan Ramadhan tahun ini, seorang ulama Afghanistan, meminta semua pihak untuk menghormati bulan suci ini dan berhenti membunuh orang yang tidak bersalah.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfghanistanASinvasi ASKabulkrisis Afghanistanperang AfghanistanRamadhanRamadhan 1439Ramadhan 1439 HRamadhan 1439 H/2018Ramadhan di MancanegaraTaliban
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Warga Rohingya Cemas Tak Cukup Makanan Menjelang Ramadhan
Tulisan selanjutnya Inilah Nama-nama Warga Palestina yang Dibunuh Israel Sejak Senin

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?