Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

China Setuju Tambah Impor dari Amerika Serikat

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Mei 2018 19:08 7:08 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Mei 2018 19:08
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—China setuju untuk membeli lebih banyak barang dan jasa dari Amerika Serikat, mengurangi ketidakseimbangan neraca perdagangan antara kedua negara dan menghilangkan kekhawatiran akan perang dagang.

Washington mengatakan langkah itu “secara substansial akan mengurangi” defisit perdagangan tahunan $335 miliar dengan Beijing. Namun, tidak dijelaskan berapa angka defisit sesungguhnya yang akan dikurangi dari kesepakatan itu.

“Kedua pihak menyetujui kenaikan berarti dalam ekspor pertanian dan energi AS,” bunyi sebuah pernyataan AS-China menyusul pembicaraan selama beberapa hari di Washington, seperti dilansir BBC Ahad (20/5/2018).

“Ini akan membantu pertumbuhan dan ketenagakerjaan di Amerika Serikat.”

Kedua negara juga sepakat untuk senantiasa menggelar perundingan perdagangan guna membereskan kekhawatiran di antara mereka secara proaktif.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebelumnya, Gedung Putih mengatakan bahwa pihaknya ingin mencapai pengurangan defisit perdagangan sebesar $200 miliar, tetapi angka ini tidak disebutkan dalam pernyataan di atas.

Kedua pihak juga tidak mengatakan apakah mereka akan menunda atau membatalkan ancaman tarif bernilai miliaran dolar yang masing-masing mereka utarakan sebelumnya.

Sebagaimana diketahui, Amerika Serikat dan China saling menerapkan tarif atas barang yang mereka impor, meskipun sampai sekarang tarif itu belum diberlakukan. Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengawali ancaman dengan memberlakukan tarif hingga $105 miliar barang yang diimpor dari China. Beijing membalas ancaman itu dengan menerapkan tarif atas barang impor dari AS seperti pesawat terbang, mobil, kedelai, daging babi, minuman anggur, buah-buahan dan kacang-kacangan.

Sebuah artikel yang dipublikasikan Xinhua hari Ahad ini menyebutkan bahwa kesepatan teranyar ini merupakan contoh baik dari solusi “menang-menang” dan akan membantu AS mengurangi defisit perdagangannya dengan China.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya DPR: Pengibaran Bendera Israel Menyalahi Aturan, Menodai Perjuangan Diplomatik RI
Tulisan selanjutnya Ozil Bantah Dukung Erdogan, Gundogan Bilang Jerman “Negaraku dan Timku”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?