Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Blogger Aljazair Dipenjara 10 Tahun dalam Kasus Spionase untuk Israel

Ama Farah
Terakhir diupdate: 27 Mei 2018 05:19 5:19 am
Ama Farah
Dipublikasikan 27 Mei 2018 05:19
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pengadilan di Aljazair menghukum blogger Merzoug Touati 10 tahun penjara karena membagikan informasi sensitif ke negara asing.

Dilansir BBC Jumat (25/5/2018), pengadilan di kota pelabuhan Bejaia menyatakan Touati, 30, bersalah membagikan informasi iintelijen ke agen-agen asing untuk merusak kepentingan militer dan diplomatik Aljazair.

Akun Twitter Amnesty International memuat foto Touati dilengkapi dengan tulisan bahwa pemuda itu dipenjara karena tulisan-tulisannya di internet.

Dakwaan yang dikenai atas Touati berkaitan dengan wawancara yang dilakukannya dengan seorang juru bicara dari Kementerian Luar Negeri Israel yang dimuat di blognya pada Januari 2017. Sejak itu dia dikurung dalam tahanan.

Jaksa menuntut Touati itu dengan hukuman penjara seumur hidup.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pengadilan membatalkan dakwaan yang menyebutkan Touati menyulut aksi pembangkangan bersenjata terhadap negara, yang berdasarkan hukum di Aljazair dapat dikenai hukuman mati.

Boubaker Essidik Hemaili, pengacara Touati, kepada AFP mengatakan bahwa kliennya tidak bersalah dan menggunakan haknya yang dijamin konstitusi, dia berhak bicara dengan siapa saja yang dia inginkan.

Pencara itu mengatakan kliennya akan mengajukan banding.

Menanggapi keputusan pengadilan, Said Salhi yang merupakan wakil presiden dari kelompok pembela HAM Algerian League to Defend Human Rights mengaku sangat kecewa. “Melihat fakta-fakta yang ada hukuman penjara sepuluh tahun sangat berat,” ujarnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Polisi Temukan Uang Tunai $28 Juta dalam Penggeledahan di Apartemen Najib Razak
Tulisan selanjutnya Tentara “Israel” Serbu Kamp Pengungsi Palestina, 1 Tentara Tewas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Berita
15 Juli 2026 09:27
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?