Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

BEM Rema UPI: Pengawasan Nomor HP-Medsos Mengancam Kebebasan Berdemokrasi

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 11 Juni 2018 14:11 2:11 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 11 Juni 2018 13:57
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa Republik Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (BEM Rema UPI) 2018, Muhammad Fauzan Irvan, menyampaikan pandangannya terkait wacana yang dilontarkan oleh Menteri Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi, Mohamad Nasir, dalam menyikapi isu maraknya “radikalisme” di lingkungan kampus.

Menteri Nasir diketahui menyampaikan sebuah ancang-ancang tindak lanjut akan hal tersebut. Nasir mengungkapkan akan melakukan monitoring kepada para dosen dan mahasiswa menyusul maraknya temuan “radikalisme” di kampus.

Baca: ADI: Pendataan Dosen Sebaiknya Dihentikan

Salah satu pengawasan yang akan dilakukan yaitu dengan mendata nomor handphone (HP) dan akun media sosial (medsos) milik dosen dan mahasiswa. Hal ini katanya bertujuan agar mengetahui lalu lintas komunikasi mahasiswa dan dosen itu seperti apa dan dengan siapa. Sebagaimana yang diungkapkannya di Hotel Fairmont, Jakarta, Senin (04/06/2018).

Fauzan selaku Presiden Mahasiswa BEM Rema UPI menyebutkan, mengawasi dan mendata nomor HP dan media sosial mahasiswa dengan dalih mencegah paham “radikalisme” adalah suatu tindakan yang berlebihan, terjangkit trauma persepsi, dan terlalu mencampuri hak privat warga negara.

Baca: ‘Pengawasan’ Medsos Dosen-Mahasiswa, APTISI Minta Kemristekdikti Tak Beralih Peran

Kendati disebutkan bahwa pengawasan tersebut dimaksudkan untuk mewujudkan kampus yang steril, bersih, dan aman dari segala bentuk paham “radikal”, Fauzan menuturkan, cara itu adalah solusi yang dangkal dan jalan buntu dalam mengatasi “radikalisme” di kampus.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Ia secara tegas menolak wacana pengawasan nomor HP dan media sosial mahasiswa tersebut.

Pengawasan itu dinilai mengancam kebebasan berdemokrasi di Indonesia.

“Jelas, hal ini menimbulkan kekhawatiran akan terkekangnya kebebasan berdemokrasi dan berpotensi menghukumi pikiran rakyat,” tegas Fauzan dalam pernyataannya di Bandung diterima hidayatullah.com, Senin (11/06/2018).*

Baca: DPR: Pemerintah Jangan Reaksioner Hadapi Terorisme

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Badan Eksekutif MahasiswaBEM Rema UPIBEM Republik Mahasiswa UPIdemokrasikampusKemenristekdiktiKementerian Riset Teknologi dan Pendidikan TinggiKemristekdiktimahasiswaMenteri Riset Teknologi dan Perguruan TinggiMohamad NasirMuhammad Fauzan Irvanpendataan dosenpendataan mahasiswapengawasan media sosialPerguruan TinggiPresiden BEMradikalismeterorismeUniversitas Pendidikan Indonesia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Italia Tutup Pelabuhan Cegah Kapal Penyelamat Migran Berlabuh
Tulisan selanjutnya Rakyat Swiss Dukung Blokir Situs Judi Asing

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Global Sumud FLotilla
Berita

Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Berita
30 Mei 2026 09:51
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?