Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Iran Fasilitasi Perjalanan dan Visa Anggota Al-Qaeda

Ahmad
Terakhir diupdate: 11 Juni 2018 14:45 2:45 pm
Ahmad
Dipublikasikan 10 Juni 2018 14:44
Bagikan
Mohammed-Javad Larijani
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebuah wawancara televisi Iran mengungkap secara rinci adanya kesepakatan antara Iran dan al-Qaeda (al-Qaidah) sebelum dan sesudah serangan 11 September 2001.

Hasilnya terungkap bahwa Iran setuju untuk tidak mencap paspor anggota al-Qaeda dalam perjalanan sehingga mereka bisa masuk ke Arab Saudi.

Asisten Urusan Internasional Kehakiman Iran, Mohammed-Javad Larijani,  mengungkapkan negaranya membantu anggota al-Qaeda untuk melewati wilayahnya.

Wawancara itu, yang ditayangkan di saluran televisi negara Iran pada 30 Mei, telah banyak diedarkan oleh aktivis anti-rezim Iran di media sosial.

Baca: Amerika Jatuhkan Sanksi Atas 3 Tokoh Al-Qaeda Berbasis di Iran 

Dalam wawancara, yang diterjemahkan oleh Al-Arabiya, Larijani merinci hubungan rezim Iran dengan al-Qaeda dan bagaimana intelijen Iran mengawasi jalan dan relokasi anggota al-Qaeda di Iran.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Laporan panjang dari komisi 11/9, yang dikepalai oleh tokoh-tokoh seperti Lee Hamilton dan lainnya mempertanyakan peran Iran dalam masalah ini.

Sekelompok laporan menyatakan bahwa anggota al-Qaeda yang ingin pergi ke Arab Saudi dan negara-negara lain seperti Afghanistan atau lainnya, dan yang memasuki wilayah Iran melalui darat atau udara, meminta pihak berwenang Iran untuk tidak mencap paspor mereka (dan mengatakan kepada mereka) bahwa jika pemerintah Saudi tahu mereka telah datang ke Iran, negara itu akan mengadili mereka,” tutur Larijani seperti dikutip dari Arab News, Jumat (8/6/2018).

“Pemerintah kami setuju untuk tidak mencap paspor beberapa dari mereka karena mereka sedang dalam penerbangan transit selama dua jam, dan mereka melanjutkan penerbangan mereka tanpa dicap paspor mereka. Namun gerakan mereka berada di bawah pengawasan penuh intelijen Iran,” tambahnya.”Amerika mengambil ini sebagai bukti kerja sama Iran dengan al-Qaeda dan melihat perjalanan pesawat terbang melalui wilayah udara Iran, yang memiliki salah satu pilot yang melakukan serangan dan pemimpin militer Hizbullah duduk di sebelahnya, sebagai bukti kerja sama langsung dengan al-Qaeda melalui Hizbullah Libanon,” katanya lagi.

Awal tahun ini, seorang hakim AS menemukan bahwa pemerintah Iran bersalah karena membantu al-Qaeda, yang memutuskan bahwa Iran harus membayar USD6 miliar kepada keluarga korban serangan 11/9.

Baca: Bin Salman: Iran, IM dan ISIS adalah “Segitiga Kejahatan”

Pernyataan Larijani adalah kesaksian lebih lanjut untuk menghubungkan cabang-cabang pemerintah Iran dengan al-Qaeda. Dokumen-dokumen itu dari tempat persembunyian pemimpin al-Qaeda Osama bin Laden di Abbottabad, Pakistan, ketika dia terbunuh pada tahun 2011 mengungkapkan rincian lebih lanjut tentang hubungan kelompok al-Qaeda dengan Iran.

Al Arabiya mengatakan bahwa sebuah surat yang dikirim ke bin Laden, dan diperiksa oleh Yayasan Pertahanan Demokrasi di Amerika, menegaskan bahwa Iran bersedia memberikan semua yang dibutuhkan kelompok teror, termasuk uang dan senjata, sebagai imbalan untuk menyerang kepentingan AS dan Arab Saudi di Teluk.

Informasi yang diterbitkan oleh pengadilan New York, setelah menyelidiki serangan 11/9, juga menyimpulkan bahwa kedutaan besar Iran di London dan Berlin, juga membantu memfasilitasi perjalanan untuk anggota al-Qaeda.

113 surat tulisan tangan bin Laden, yang diungkapkan oleh CIA pada tahun 2016, termasuk petunjuk bin Laden tentang bagaimana menangani Iran. Dalam satu surat ia dilaporkan menggambarkan Iran sebagai pemain kunci untuk gerakan al-Qaeda ketika dia mencoba menghalangi orang-orang dari menargetkan kepentingan Iran.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:11 September 20019/11al-Qaedaarab saudiCIAHizbullahiranLibanonMohammed-Javad Larijaniperjalananvisa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Palestina merdeka MUI ADI: Pendataan Dosen Sebaiknya Dihentikan
Tulisan selanjutnya Izzah Islam; Antara Umar bin Khattab dan Hurmuzan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?