Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

ADI: Pendataan Dosen Sebaiknya Dihentikan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 10 Juni 2018 13:34 1:34 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 Juni 2018 13:34
Bagikan
Palestina merdeka MUI
Amirsyah Tambunan.
Bagikan

Hidayatullah.com– Sekjen Asosiasi Dosen Indonesia (ADI), Dr Amirsyah Tambunan, menanggapi langkah pendataan dosen yang rencananya dilakukan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) untuk mengawasi yang disebut “radikalisme” di perguruan tinggi.

Amirsyah memandang pembaruan data dosen itu harusnya lebih untuk peningkatan kualifikasi dan kompetensi dosen. Caranya bisa dengan penguatan kurikulum, materi, muatan pendidikan karakter atau kepribadian.

Menurutnya, isu-isu “radikalisme dan terorisme” di perguruan tinggi bisa dengan sendirinya dideteksi atau diantisipasi manakala sejumlah perguruan tinggi telah menerapkan pendidikan karakter atau kepribadian melalui mata kuliah kewarganegaraan, Pancasila, dan agama Islam.

Baca: ‘Pengawasan’ Medsos Dosen-Mahasiswa, APTISI Minta Kemristekdikti Tak Beralih Peran

Untuk menambah bobot, kata dia, bisa juga pendidikan karakter itu ditambahkan lewat organiasasi kemahasiswaan.

Jadi, menurutnya, antisipasi “radikalisme dan terorisme” di perguruan tinggi lebih efektif lewat pembelajaran.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Itu yang perlu lebih ditingkatkan,” ujarnya saat ditemui hidayatullah.com di gedung Kementerian Agama, Jakarta, Jumat (08/06/2018).

“Tapi kalau pendataan bersifat pengawasan radikalisme, Asosiasi Dosen Indonesia mengimbau hal-hal yang bersifat kontroversi apalagi bisa kontra produktif, itu sebaiknya dihentikan,” lanjutnya.

Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini menilai, pendataan itu sedikit banyak banyak bisa mengganggu suasana akademik kampus dan membuat kondisi tidak kondusif.

“Jangan terlalu tergerus dengan isu-isu yang bisa mengganggu suasana akademik,” tegasnya.

Baca: DPR: Pemerintah Jangan Reaksioner Hadapi Terorisme

Ia menerangkan, perguruan tinggi adalah lembaga pendidikan yang otonom.

“Karena itu, kampus sebagai lembaga otonom keilmuan, harus diberi kepercayaan oleh pemerintah untuk mengurus secara otonom soal-soal keilmuan, walaupun ada isu-isu yang mengganggu, serahkan kepada kampus untuk melakukan pembinaan, kontrol, penataan,” sarannya.

Untuk mahasiswa atau dosen yang terindikasi “radikalisme”, kata dia, bisa ditangani dengan bimbingan konseling.

“Jadi ini lebih ditangani per kasus saja. Kasuistik,” tutupnya.* Andi

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ADIAmirsyah TambunanAsosiasi Dosen IndonesiadosenkampusKemenristekdiktiKementerian Riset Teknologi dan Pendidikan TinggiKemristekdiktimahasiswapendataan dosenpendataan mahasiswapengawasan media sosialPerguruan TinggiradikalismeSekjen ADIterorisme
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI Dapat Sertifikat ISO 9001:2015, Ingin Jadi Terbaik
Tulisan selanjutnya Iran Fasilitasi Perjalanan dan Visa Anggota Al-Qaeda

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Berita
2 September 2026 20:18
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
STAI Al Bayan Gelar Wisuda Angkatan II, Ketum DPP Hidayatullah Pesankan Alumni Kuatkan Takwa Hadapi Tantangan Zaman
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?