Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Cermin

Humor ala Nabi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 26 Juni 2018 04:47 4:47 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 Juni 2018 06:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Memasuki tahun politik, seperti biasa, dunia maya dan dunia nyata bakal kembali ramai dan panas. Spanduk atau poster kampanye calon terpasang dimana-mana. Rakyat terbelah jadi dua atau lebih. Tergantung berapa calonnya

Sementara itu, kubu-kubu politik jadi menguat. Antar pendukung saling serang, ribut, sindir, ejek, menyebar provokasi bahkan fitnah, hoax, dan ujaran kebencian demi calonnya menang. Darah politik jadi gampang naik.

Di saat kondisi seperti itu, ditambah lagi dengan suasana kecemburuan sosial akibat jurang ketimpangan ekonomi antara si kaya dan si miskin yang demikian lebar, kita juga membutuhkan lawakan untuk mengendorkan saraf ketegangan masyarakat.

Baca: MUI Imbau Komedian Hati-hati Melawak Singgung Agama

Islam tidak melarang menonton dan melakukan lawakan, kata ulama sekaligus sastrawan Buya Hamka dalam majalah Ekspres (28/04/1972).

“Malahan orang yang tak suka lawak, tak suka kepada hal-hal yang bersifat humor, tak suka kepada hal-hal yang bisa menghilangkan ketegangan, sebenarnya ia mendustai dirinya sendiri,” ujarnya.

Baca Juga

Karāmah yang Tidak Pernah Diminta
Kisah ODGJ Berbagi Makanan
Saat Suami Jadi ‘Pusat’ Perhatian karena Urus Bayi Sendirian
Kehilangan Uang yang Bikin Ketagihan…
Pondok Gontor Putri, Al Hamra, dan Hagia Sophia

Hamka bercerita, Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam pun suka akan lawakan. Pernah suatu hari, Nabi kedatangan seorang nenek. Nenek itu bertanya, “Apakah orang setua saya bisa juga masuk surga?”

“Tidak!” jawab Nabi.

Mendengar itu, si nenek menangis tersedu-sedu. Belum sampai tangis itu reda, Nabi berkata, “Sebelum masuk surga, nenek akan dimudakan lebih dahulu.” Hehehe….

Baca: Humor Tanpa Babi Vs Islamofobia

Ada lagi cerita lainnya. Nabi, masih dituturkan Hamka, pernah melihat temannya naik unta. Nabi bertanya,”Mengapa kau naik anak unta?”

“Ah tidak ya Rasulullah,” jawab temannya.

Tetapi Nabi bersikeras bahwa temannya itu naik anak unta. Suasana pun jadi tegang. Tapi akhirnya Nabi berkata, “Bukankah tiap-tiap unta itu adalah anak unta juga?” Hehe…. Benar juga ya.

Dua cerita tadi menunjukkan kalau Nabi punya selera humor juga. Tapi bukan humor yang menjurus pornografi atau mengejek, merendahkan, mem-bully seseorang. Bukan pula berlagak dan berpakaian seperti perempuan.

Kalau Nabi saja suka humor, masak kita umatnya tidak? Mulai sekarang, jangan lupa tertawa ya. Supaya tidak cepat tua. Hehe….* Andi

Baca: Berhumor dan Berlapang Dada dengan Istri (1)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:candahumorhumor ala NabijenakalawaklawakanMuhammadNabiNabi Muhammadpolitikpribadi Muhammadrasulullahrasulullah Muhammadrehatsenyumsosok Muhammadtawa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PBNU: Pilkada Harus Berlangsung Jujur dan Taat Hukum
Tulisan selanjutnya Bui untuk Remaja Suriah Penyerang 2 Orang Pemakai Kippah di Jerman

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Cermin

“Nak, Ustadzah Boleh Peluk?”

2 Juli 2022 09:40
Cermin

Cerita Almarhum Pendiri Hidayatullah Kepingin Berjumpa Ramadhan Tahun Ini…

17 Februari 2022 07:59
Cermin

Ketika Nikmat Shalat Berjamaah Itu Terhalangi, Begini Pengakuan Sang Dai…

3 Januari 2022 05:00
Cermin

Bantuan Allah itu Datang Tengah Malam Persis Sesuai yang Dibutuhkan

27 Desember 2021 15:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?