Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

ICMI: Ekonomi Berdasarkan Pancasila itu yang Memihak Masyarakat

Ahmad
Terakhir diupdate: 11 Juli 2018 20:01 8:01 pm
Ahmad
Dipublikasikan 11 Juli 2018 20:00
Bagikan
Diskusi Dialektika Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) bertema 'Ekonomi Pasar Pancasila dan Pemberdayaan Ekonomi Umat' di Jakarta, Rabu (11/07/2018).
Bagikan

Hidayatulah.com– Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) menggelar diskusi media bertema “Ekonomi Pasar Pancasila dan Pemberdayaan Ekonomi Umat” di kantor operasional ICMI, Menteng, Jakarta, Rabu (11/07/2018).

Ketua Umum ICMI Prof Jimly Asshiddiqie mengatakan, ekonomi yang berlandaskan Pancasila adalah kebijakan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat, seperti peningkatan kualitas pertanian, tenaga kerja, industri, perbankan, dan sektor lainnya.

“Jadi ada tujuan untuk mengembangkan sektor ekonomi yang dikelola masyarakat untuk kemaslahatan masyarakat juga,” ujarnya.

Pemerintah, kata Jimly, juga tak boleh mengabaikan sisi kualitas daya saing manusia Indonesia guna mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang menganut Pancasila. Sehingga nantinya mampu mewujudkan kemandirian ekonomi bangsa.

“Kita juga sudah harus mengarah serius untuk menciptakan wirausahawan muda. Generasi milenial berpotensi dicetak menjadi wirausahawan muda kreatif. Ditanamkan nilai Pancasila,” terangnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Baca: KEIN: Indonesia Belum Fokus Garap Sektor Prioritas

Sementara itu, Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Soetrisno Bachir yang juga sebagai pembicara mengungkapkan, kepentingan ekonomi nasional mempunyai tolak ukur penerapannya. Ia berpendapat, harus ada prioritas pembangunan ekonomi agar mencegah terjadinya gejolak.

“Konsumen itu adalah orang Indonesia maka harus mengutamakan kepentingan nasional. Keadilan ekonomi harus melalui program bukan diserahkan ke pasar. Kalau tidak, muncul kesenjangan sosial,” jelasnya.

Soetrisno juga menyampaikan, pentingnya mewujudkan etika sebagai blue print ekonomi Pancasila, bukan hanya mengandalkan konstitusi. Sebab, menurutnya, ada beberapa aspek yang belum bisa ditutupi oleh konstitusi tapi secara etika dinilai bisa.

Selanjutnya, Pakar Ekonomi Syariah yang juga Anggota Dewan Pakar ICMI, Muhammad Syafi’i Antonio, menuturkan, ekonomi pasar Pancasila kini sudah tepat diterapkan. Tinggal bagaimana mengelola kebijakan ekonomi dan produknya menjadi lebih baik dengan kesabaran, misalnya untuk tidak bergantung pada impor.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Dewan Pakar ICMIekonomiekonomi Pancasilaekonomi umatICMIIkatan Cendekiawan Muslim se-IndonesiaindustriJimly AsshiddiqieKEINKetua KEINKetua Umum ICMIKomite Ekonomi dan Industri NasionalMuhammad Syafi'i Antoniopakar ekonomi syariahpancasilaperbankanpertanianSoetrisno BachirTenaga Kerjawirausahawan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Penjara Seumur Hidup untuk Anggota Neo-Nazi NSU Beate Zschäpe
Tulisan selanjutnya Berat Gendong, Pria Amerika Ini Tinggalkan Bayi Usia 5 Bulan di Hutan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?