Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pemprov DKI Mengaku Turunkan Angka Kemiskinan dan Gini Ratio

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 17 Juli 2018 14:31 2:31 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 Juli 2018 14:31
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengaku mampu menurunkan angka kemiskinan dan Gini Ratio di Ibukota. Bahkan, angka kemiskinan saat ini merupakan yang terendah dalam kurun waktu empat tahun terakhir.

Berbagai upaya seperti menjaga stabilitas harga dan alur distribusi bahan pangan, membuka lapangan kerja, bazar pangan murah, pemberian Kartu Pekerja bagi buruh, program kewirausahaan OK OCE, bantuan dana pendidikan KJP Plus, hingga layanan transportasi murah melalui program OK OTrip, dinilai terbukti cukup ampuh menurunkan angka kemiskinan dan Gini Ratio di Ibukota.

Atas pencapaian tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran di Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang telah berjuang untuk menurunkan tingkat kemiskinan dan ketimpangan di Jakarta.

“Ini tentunya menjadi penyemangat kita. Faktor yang mendorong menurunnya tingkat kemiskinan yaitu, inflasinya bisa terjaga dan lapangan kerja mulai bisa ditingkatkan,” ujarnya, Selasa (17/07/2018) lansir laman resmi Pemprov DKI Jakarta.

Baca: Pemprov DKI Jakarta Raih WTP dari BPK RI Diapresiasi

Sandi menjelaskan, untuk menekan laju peningkatan garis kemiskinan ke depan, Pemprov DKI akan terus menggiatkan program-program pengendalian harga. Terutama mewujudkan harga pangan murah untuk komoditas-komoditas yang dapat memicu tingkat kemiskinan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Kita akan optimalkan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan BUMD Pangan yang saya sering sebut sebagai klaster pangan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, mengikuti kriteria dari Bank Dunia, jika dibandingkan dengan September 2017, distribusi pengeluaran penduduk pada kelompok 40 persen terbawah pada bulan Maret 2018 sebesar 17,16 persen.

“Ini jadi bukti ketimpangan penduduk DKI Jakarta termasuk dalam kategori rendah,” tandasnya.

Untuk diketahui, berdasarkan data yang diterbitkan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi DKI Jakarta dalam kurun satu semester (September 2017-Maret 2018) menunjukkan, persentase penduduk miskin di kota yang dipimpin Gubernur Anies Baswedan itu pada bulan Maret 2018 sebanyak 373.120 orang atau 3,57 persen.

Baca: Komnas HAM: Tujuh PR Kemanusiaan Gubernur DKI Jakarta

Angka ini mengalami penurunan sebanyak 20.010 orang dibandingkan September 2017 dimana penduduk miskin tercacat sebanyak 393.130 orang atau 3,78 persen.

Terkait perubahan garis kemiskinan juga dapat terlihat berdasarkan kenaikan pengeluaran rata-rata per kapita per bulan sebesar 2,57 persen pada periode September 2017-Maret 2018, dari Rp 578.247 per kapita per bulan menjadi Rp 593.108 per kapita per bulan.

Kemudian, Gini Ratio penduduk di DKI Jakarta turut mengalami penurunan sebesar 0,015 poin yaitu dari 0,409 pada September 2017 menjadi 0,394 pada Maret 2018.

BPS Provinsi DKI Jakarta juga mencatat komoditas makanan masih berperan cukup signifikan terhadap Garis Kemiskinan dibandingkan komoditas bukan makanan seperti perumahan, sandang, pendidikan, dan kesehatan.

Baca: Pemprov DKI Jakarta Sampaikan Landasan Hukum Tutup Alexis

Sumbangan komoditas makanan terhadap Garis Kemiskinan pada Maret 2018 tercatat sebesar 66,46 persen. Sementara, pada periode September 2017 sebesar 66,27 persen.

Untuk komoditas yang paling penting bagi penduduk miskin adalah beras. Pada bulan Maret 2018, sumbangan pengeluaran beras terhadap Garis Kemiskinan Makanan DKI Jakarta sebesar 23,72 persen.

Selain beras, barang-barang kebutuhan pokok lain yang berpengaruh cukup besar terhadap Garis Kemiskinan Makanan adalah rokok kretek filter sebesar 15,89 persen; daging ayam ras 7,63 persen; dan telur ayam ras sebanyak 6,49 persen.

Baca: Data Dinsos: Jumlah PMKS di DKI Jakarta Terus Menurun

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Anies BaswedanAnies-SandiBPSDKI Jakartagaris kemiskinangini ratioJakartakemiskinanketimpanganOK OceSandiaga UnoWakil Gubernur DKI Jakartawarga DKI Jakarta
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemuda Muhammadiyah Dorong Pemerintah Galakkan Literasi Media
Tulisan selanjutnya Bacaleg di Lhokseumawe Ikuti Tes Baca Al-Qur’an

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Berita
2 Juni 2026 18:00
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?