Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kabar dari Suriah

Serangan Bom Assad ke Penampungan Quneitra Tewaskan Anak-Anak

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 18 Juli 2018 00:03 12:03 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 Juli 2018 00:00
Bagikan
serangan bom turki
Ledakan bom membunuh 15 anggota oposisi Suriah di Daraa
Bagikan

Hidayatullah.com–Setidaknya 10 warga sipil kehilangan nyawa dalam serangan bom barel yang dilakukan rezim Bashar al Assad ke penampungan pencari suaka di Quneitra.

Pasukan pro-rezim yang disokong dukungan udara Rusia, mengebom sebuah desa yang dikuasai milisi oposisi di Quneitra. Wilayah itu bersebelahan dengan Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel.

Mereka mengincar untuk merebut kembali sebidang kawasan antara provinsi Daraa dan Quneitra yang masih berada di tangan milisi oposisi.

Pemantau Syrian Observatory for Human Rights (SOHR) yang berbasis di Inggris mengatakan jet-jet tempur yang diyakini milik angkatan udara Rusia melindas Desa Mashara, 11 kilometer dari Perbatasan Golan.

Baca: ‘Israel’ Gempur Pasukan Rezim Bashar di Quneitra 

Tiga daerah pemukiman di jalur dari barat Daraa menuju Quneitra berhasil direbut rezim setelah konflik sengit semalam.

Baca Juga

muslim spanyol
Muslim di Spanyol Ungkap Bahwa Setiap Jumat Seorang Warga Menjadi Mualaf
Pemimpin Rezim Suriah, Bashar Assad dan Istrinya Positif Covid-19
Rezim Assad Suriah Telah Menyiksa 98 Orang Sampai Mati dalam 2 Tahun Terakhir
PBB Prihatin Meningkatnya Kekerasan di Idlib Suriah setelah Serangan Rezim
Pakistan Kirim Bantuan Medis Terbesar Sejak Mewabahnya Covid-19

Sebagian besar daerah perbatasan Quneitra di Dataran Tinggi Golan, yang berada di bawah pendudukan Israel, dikontrol oleh kelompok oposisi militer.

Di sebelah selatan perbatasan, organisasi teroris Daesh masih menunjukkan keberadaannya di daerah yang disebut Tasil.

Televisi al-Mayadeen yang memiliki kaitan milisi Syiah Hizbullah melaporkan, pasukan pro-Bashar semakin maju di dataran tinggi Tel Mashara.

Sebelumnya, pejuang milisi oposisi dan anggota keluarga mulai dievakuasi ke Kota Daraa selatan dengan bus yang akan membawa mereka ke daerah yang dikuasai oposisi di Suriah utara.

Pejabat milisi oposisi, Abu Shaima, mengatakan kepada kantor berita Reuters setidaknya 500 pejuang menaiki 15 bus dan dia salah satu dari mereka yang pergi.

Baca: Rezim Bashar Rebut Wilayah di Daraa, Pejuang Oposisi Terisolasi

Milisi oposisi meninggalkan pemukiman Daraa al-Balad yang berada di bawah kendali mereka selama bertahun-tahun sampai kesepakatan menyerah pekan lalu. Berdasarkan perjanjian tersebut, para pejuang menyerahkan senjata dan mereka yang tidak ingin hidup di bawah kekuasaan negara boleh pindah.

Salah satu pejuang milisi oposisi, Abdullah Masalmah, juga mengatakan kepada Reuters bahwa dia tidak “mempercayai Rusia atau rezim”.

“Saya tidak dapat melupakan ribuan orang yang dibunuh oleh rezim apalagi anak-anak yatim, terluka, dan para tahanan,” katanya, seperti dilansir dari Aljazeera, Senin 16 Juli 2018.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bashar al assadDaraaPerbatasan YordaniaQuneitrarusiaSerangan bomsuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mesir Tawarkan Kewarganegaraan Asing dengan Nilai 5 M
Tulisan selanjutnya Mesir Mengesahkan UU Melindungi Perwira Militer Dari Tuntutan Kudeta

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Kabar dari Suriah

Krisis Roti di Provinsi di Bawah Kontrol Rezim Assad di Suriah sedang Berkembang

20 Oktober 2020 21:40
Kabar dari Suriah

Rezim Assad Berada di Balik Protes terhadap Turki di Idlib Suriah, Sumber Keamanan Mengatakan

12 Oktober 2020 10:15
Kabar dari Suriah

Serangan Bom Truk di Al-Bab Suriah Menewaskan Sedikitnya 18 orang

7 Oktober 2020 11:05
Kabar dari Suriah

Rami Makhlouf: Penipuan Terbesar di Timur Tengah terjadi di Suriah

30 September 2020 19:15
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?