Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dari dalam Penjara Napi di Idaho AS Mencuri Uang $225.000

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Juli 2018 17:28 5:28 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Juli 2018 17:28
Bagikan
Foto napi menggunakan fasilitas JPay di penjara Amerika Serikat
Bagikan

Hidayatullah.com–Ratusan narapidana di penjara negara bagian Idaho, Amerika Serikat, membajak perangkat lunak penjara untuk memasukkan kredit uang ke dalam rekening-rekening milik mereka.

Dilansir BBC Jumat (27/7/2018), Idaho Department of Corrections mengatakan 364 narapidana “secara sengaja memanfaatkan kerentanan” software guna menambahkan uang virtual ribuan dolar ke rekening mereka. Total ada sekitar $226.500 yang ditransfer ke rekening ratusan napi tersebut.

Lima puluh napi memasukkan kredit lebih dari $1.000 ke dalam rekening mereka, sedangkan napi-napi lainnya ada yang memasukkan kredit sampai $9.990.

Seorang jubir penjara mengatakan bahwa perbuatan curang itu tidak melipatkan uang masyarakat pembayar pajak.

Baca: Dunia Saat Ini Dihantui Kecanduan Digital

Jubir otoritas penjara Idaho Jeff Ray mengatakan kepada BBC News bahwa narapidana meretas sistem JPay.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

JPay adalah firma swasta yang memberikan napi-napi di Amerika Serikat akses ke perangkat portabel untuk mentransfer uang, mengunduh permainan dan musik, serta bertukar pesan dengan keluarga.

Ray menjelaskan bahwa rayusan napi itu meretas perangkat lunak JPay, sehingga kredit di akun mereka bertambah.

Meskipun demikian, tidak ada uang milik individu atau institusi manapun yang ditrasfer ke rekening mereka.

“Perbuatan itu dilakukan dengan sengaja dan bukan kecelakaan,” ujar Ray. Pelaku harus mengetahui sistem yang menjalankan JPay agar bisa melakukan kecurangan tersebut.

Baca: Lagi, Amerika Serikat Penjarakan Aktivis Internet

Mark Molzen, seorang jubir dari penyedia layanan internet CenturyLink yang menyokong JPay, mengatakan bahwa bagian rentan yang terdapat pada perangkat lunaknya sudah diperbaiki, tetapi mereka menolak untuk menjelaskan bagaimana peretasan terhadap sistem JPay dilakukan.

JPay sejauh ini baru bisa memulihkan kredit senilai $65.000 dari akun ratusan napi tersebut.

Otoritas penjara Idaho mengenakan sanksi disiplin terhadap napi yang terlibat peretasan itu, artinya mereka bisa kehilangan sejumlah haknya sebagai napi dan diklasifikasikan sebagai napi berisiko tinggi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:IdahoJPayNapipencurianpenjaraperangkat lunakuang virtual
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pasca Ijtima Ulama, SBY Sepakat Berkoalisi dengan Prabowo
Tulisan selanjutnya Indonesia – Iran Jalin Kerja Sama di Bidang Anak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Drone Paramiliter Sudan Tewaskan 41 Orang Dekat Perbatasan Ethiopia

Berita
11 Oktober 2026 20:48
Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya

Terbaru

  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
  • Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?