Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Anak Buah Paul Manafort Beberkan Kejahatan Manajer Kampanye Pilpres Trump

Ama Farah
Terakhir diupdate: 8 Agustus 2018 08:19 8:19 am
Ama Farah
Dipublikasikan 8 Agustus 2018 08:19
Bagikan
Paul Manafort (lingk).
Bagikan

Hidayatullah.com-Bekas wakil manajer tim kampanye pemenangan Donald Trump dalam pemilihan presiden 2016 membeberkan bahwa mereka melakukan sejumlah tindak pidana.

Rick Gates saksi kunci dari tim jaksa dalam kasus penipuan yang dilakukan oleh manajer kampanye Trump yang juga terdakwa dalam persidangan, Paul Manafort, mengatakan bahwa bekas bosnya itu yang mengarahkan kebanyakan kejahatan yang mereka lakukan.

Gates maupun Manafort pada Oktober 2017 dikenai dakwaan menyembunyikan uang jutaan dolar yang mereka dapat dari hasil melobi untuk politisi-politisi Ukraina.

Persidangan kasus mereka ini merupakan yang pertama berkaitan dengan penyelidikan Departemen Kehakiman terhadap dugaan campur tangan Rusia dalam pilpres AS tahun 2016 yang dimenangkan Donald Trump.

Dilansir BBC Selasa (7/8/2018), pada persidangan hari kelima di Alexandria, Virginia, Gates ditanya oleh tim jaksa penuntut apakah dia telah melakukan kejahatan bersama dengan Manafort, dan dia menjawab: “Ya”.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam kesaksiannya Gates –yang menjabat sebagai wakil manajer tim kampanye pilpres Trump yang dipimpin Manafort– mengatakan bahwa Manafort mengarahkan dia agar melaporkan pendapatan dari luar negeri sebagai pinjaman kredit.

Hari Senin (6/8/2018) kepada juri yang beranggotakan 6 wanita dan 6 pria, Gates mengatakan bahwa diperintahkan oleh Manafort agar tidak mengungkapkan perihal rekening-rekening di bank asing yang berada di Siprus.

Tidak hanya itu, Gates juga bersaksi bahwa dirinya membantu terdakwa, Manafort, memalsukan laporan pajak, menyembunyikan perihal keberadaan 15 rekening bank di luar negeri dari pemerintah AS meskipun mengetahui tindakan itu ilegal.

Gates menambahkan bahwa dirinya “mencuri beberapa ratus ribu dolar” dari Manafort dengan menyerahkan laporan pengeluaran-pengeluaran palsu.

Pria itu juga mengaku kepada pengadilan bahwa dirinya juga pernah mencuri dari majikan-majikannya yang lain.

Paul Manafort, 69, terancam mendekam dalam sel penjara selama hidupnya jika terbukti bersalah dalam semua dakwaan.

Gates, 46, sudah mulai menjalani masa kurungan 6 tahun setelah membuat kesepakatan dengan jaksa penuntut pada bulan Februari lalu, ketika dirinya menyatakan bersalah atas dua dakwaan yaitu konspirasi dan berbohong kepada FBI.

Gates, yang aslinya dijerat dengan dakwaan ko-konspirator, di pengadilan hari Senin mengaku bersedia bekerja sama dengan pihak kejaksaan dengan harapan mendapatkan keringanan hukuman.

Kasus hukum ini berawal dari tim khusus pimpinan Robert Muller yang menyelidiki dugaan kongkalikong yang dilakukan tim kampanye Donald Trump bersama Rusia guna membantu pengusaha properti itu memenangkan pemilihan presiden AS tahun 2016 dan apakah telah terjadi pelanggaran oleh kubu Trump.

Pihak kejaksaan mengatakan Paul Manafort mengelak dari pajak yang seharusnya dibayarkan atas pendapatan jutaan dolar dari pekerjaan yang dilakukannya untuk partai politik di Ukraina yang pro-Rusia. Meskipun demikian, Manafort tidak dijerat dengan dakwaan membantu Rusia.

Sejumlah saksi telah memberikan keterangannya di pengadilan dalam kasus Paul Manafort ini.

Akuntan Cindy LaPorta, yang diberikan imunitas dari gugatan hukum, ditanya oleh jaksa apakah dia mengetahui perihal pinjaman uang $10 juta tahun 2006 dari oligark Rusia Oleg Deripaska.

LaPorta bersaksi bahwa dirinya tidak mengetahui perihal pinjaman tersebut seharusnya dimasukkan sebagai pendapatan kena pajak.

Sebelumnya pada persidangan hari Jumat, wanita itu mengaku curiga kepada Gates yang diduganya mengelabui dirinya soal keuangan Manafort.

Namun, dia juga mengatakan bahwa dirinya memiliki kesan bahwa Manafort selama ini yang mengarahkan semua tindakan anak buahnya dan “mengetahui apa yang terjadi.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya ‘Israel’ Larang Umat Muslim Shalat di Masjid Jami’ Al-Umari Selama 46 Tahun
Tulisan selanjutnya “Sejak Gempa Pertama Kami Belum Dapat Bantuan Pemerintah”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?