Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Berburu Berkah di Sepuluh Pertama Dzulhijjah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 14 Agustus 2018 09:50 9:50 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 14 Agustus 2018 09:50
Bagikan
Bagikan

BULAN Dzulhijjah adalah momen istimewa dan penuh berkah yang perlu dimanfaatkan dengan baik oleh segenap muslim.  Pada 10 awal bulan Dzulhijjah misalnya, ada beberapa amalan utama yang dianjurkan syariat. Amat disayangkan, jika muslim terlewatkan dari keberkahan-keberkahan yang terkandung dalam bulan ini.

Pertama, menunaikan haji dan umrah. Ini merupakan amalan paling utama di bulan yang termasuk “asyhurul-hurum” (bulan suci dan mulia) ini. Di antara yang menunjukkan keutamaannya adalah hadits berikut:

العُمْرَةُ إِلَى العُمْرَةِ كَفَّارَةٌ لِمَا بَيْنَهُمَا، وَالحَجُّ المَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلَّا الجَنَّةُ

“Umrah satu ke Umrah lainnya adalah penebus dosa antara keduanya, dan haji yang mabrur tidak ada pahala baginya selain Surga.” (HR. Bukhari, Muslim)

Kedua, berpuasa; khususnya di Hari Arafah (9 Dzulhijjah). Hadits berikut paling tidak menunjukkan betapa besar keutamaannya.

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ إِنِّي أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِي بَعْدَهُ

“Puasa hari ‘Arafah -saya berharap dari Allah- dapat menghapuskan dosa-dosa setahun sebelumnya dan juga tahun sesudahnya.” (HR. Tirmidzi)

Baca: Keutamaan Amal Shalih di Awal Dzulhijjah

Ketiga, amalan lainnya adalah takbir dan berdzikir. Ini sesuai dengan firman Allah Subhanahu wata’ala:

وَيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ فِي أَيَّامٍ مَّعْلُومَاتٍ

“…dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari yang telah ditentukan.” (QS. Al-Haj [22]: 28). Karena itulah, Ibnu Umar pernah berkata:

مَا مِنْ أَيَّامٍ أَعْظَمُ وَلاَ أَحَبُّ إِلىَ اللهِ الْعَمَلَ فِيْهِنَّ مِنْ هَذِهِ اْلأَيَّامِ الْعَشْرِ فَأَكْثِرُوْا فِيْهِنَّ مِنَ التَّهْلِيْلِ وَالتَّكْبِيْرِ وَالتَّحْمِيْد ِ

“Tiada hari yang lebih baik dan lebih di cintai Allah ta’ala untuk beramal baik padanya dari sepuluh hari Dzul Hijjah, maka perbanyaklah membaca tahlil (Laa ilaaha illallah), takbir (Allahu Akbar) dan tahmid (Alhamdu lillah).” (HR. Ahmad)

Keempat, bertaubat dan segera berhenti dari segala maksiat dan dosa. Dalam hadits disebutkan:

إِنَّ اللهَ يُغَارُ وَغِيْرَةُ اللهِ أَنْ يَأْتِيَ الْمُؤْمِنُ مَا حَرَّمَ اللهُ.

“Sesungguhnya Allah itu cemburu dan kecemburuan Allah itu muncul manakala seorang mukmin mengerjakan apa yang diharamkan oleh Allah.” (HR. Al-Bukhari) Maka untuk mencapai keberkahan bulan ini, wajib berhenti dari segenap maksiat dan dosa.

Baca: Keutamaan Amal Shalih di Awal Dzulhijjah

Kelima, memperbanyak amal saleh. Bulan Dzulhijjah adalah bulan Haram yang begitu agung di sisi Allah. Tidak mengherankan jika kezaliman yang dilakukan pada bulan ini dianggap sebagai kezaliman yang sangat besar (QS. At-Taubah [9]: 36). Dan kebaikan atau amal saleh yang dilakukan pada momen ini dinilai dengan ganjaran sangat besar.

Keenam, secara umum takbir dianjurkan di hari-hari ini. Bagi yang tidak berhaji disunnahkan bertakbir sejak fajar Hari Arafah hingga shalat Ashar di akhir hari Tasyriq. Takbir –yang dianjurkan di antaranya– dilantunkan bakda shalat wajib yang dilakukan secara berjamaah.

Ketujuh, disyariatkan menyembelih hewan qurban pada hari qurban (bakda shalat Idul Adha) dan pada hari tasyriq (11, 12 dan 13 Dzulhijjah). Ini merupakan sunnah Nabi Ibrahim ‘Alaihissalam ketika taat pertintah Allah untuk menyembelih Ismail.

Baca: Sunnah Nabi di Bulan Dzulhijjah 

Lalu, oleh Allah diganti dengan sembelihan yang besar. Pada momen ini nabi –menurut hadits Bukhari dan Muslim– pernah menyembelih domba besar bertanduk. Anas bercerita:

ضَحَّى رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِكَبْشَيْنِ أَمْلَحَيْنِ أَقْرَنَيْنِ قَرَّبَ أَحَدُهُمَا فَقَالَ بِسْمِ اللهِ اللَّهُمَّ مِنْكَ وَلَكَ هَذَا مِنْ مُحَمَّدٍ وَأَهْلِ بَيْتِهِ، وَقَرَّبَ الآخَرُ فَقَالَ: بِسْمِ اللهِ اللَّهُمَّ مِنْكَ وَلَكَ هَذَا مِنْ عَمَّنْ وَحَّدَكَ مِنْ أُمَّتِي

“Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyembelih dua ekor kambing kibasy yang berwarna putih dan bertanduk. Beliau menyembelih yang seekor seraya berkata: “Bismillah. Ya, Allah! Ini adalah dariMu dan untukMu, kurban dari Muhammad dan keluarganya.” Lalu Beliau menyembelih yang seekor lagi seraya berkata: “Bismillah. Ya, Allah! Ini adalah dariMu dan untukMu, qurban dari siapa saja yang mentauhidkanMu dari kalangan umatku.”

Kedelapan, bagi orang yang hendak berqurban maka ketika sudah masuk bulan Dzulhijjah dianjurkan untuk tidak memotong rambut dan kuku hingga hari qurban. Imam Muslim meriwayatkan sabda nabi:

إِذَا رَأَيْتُمْ هِلَالَ ذِي الْحِجَّةِ وَأَرَادَ أَحَدُكُمْ أَنْ يُضَحِّيَ فَلْيُمْسِكْ عَنْ شَعْرِهِ وَأَظْفَارِهِ

“Jika kalian telah melihat hilal Dzul Hijjah, dan salah seorang dari kalian hendak berkurban, hendaknya ia tidak mencukur rambut dan tidak memotong kuku terlebih dahulu.”

Kesembilan, bersemangat dalam menghadiri shalat Id dan menyimak khutbah hingga usai. Ini sesuai dengan yang dicontohkan oleh nabi dan para sahabatnya.

Kesepuluh, sepuluh hari ini adalah momentum istimewa untuk dimanfaatkan sebaik-baiknya dengan segala yang bisa membuat ketaatan muslim bertambah kepada Allah Subhanahu wata’ala. Itu bisa dengan berzikir, bersyukur, melaksanakan kewajiban, menghindarkan diri dari segenap larangan dan lain sebagainya.

Mari berburu keberkahan di bulan mulia ini. Semoga, kita adalah bagian dari orang-orang yang akan mendapat keberkahan tersebut.*/Mahmud Budi Setiawan

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arafahberkahdzulhijjahidul adhakurbanQurbanTasyriq
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Intoleransi Ekonomi, Tionghoa, dan Bung Hatta
Tulisan selanjutnya [Berita Foto] Pasca Gempa NTB

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Feature
13 Juli 2026 06:38
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?