Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

50 Orang dari Kasta Dalit Ancam Memeluk Islam

Ahmad
Terakhir diupdate: 12 Oktober 2018 09:17 9:17 am
Ahmad
Dipublikasikan 12 Oktober 2018 09:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sebanyak 50 orang keluarga kasta Dalit  di Meerut’s Incholi telah mengancam untuk memeluk ke Islam setelah ditolak menempatkan Patung Dewi Kali di Candi Siwa  oleh penduduk setempat, kata laporan India.com hari Kamis.

Penduduk desa mencapai hakim distrik kediaman untuk memprotes dan mereka diduga bahwa preman telah mengancam untuk menghajar mereka. Salah satu pemrotes, Rajkumar, berkata, “Kami adalah Hindu, jika kita tidak dapat menempatkan Patung Dewi dalam sebuah candi, maka kemana kami harus pergi? Hal ini lebih baik untuk pindah agama.”

Sebuah laporan yang dikutip  The Times of India mengatakan sekitar 100 keluarga mengancam akan berpindah agama. Para pengunjuk rasa mengklaim bahwa empat keluarga yang telah menghentikan mereka benar-benar menggunakan tempat kuil untuk memarkir mobil dan traktor mereka.

“Selama Kanwar Yatra  (salah satu acara agama  paling dinantikan dalam kalendar Hindu), kami telah menyelenggarakan sebuah Bhandara di Kuil Siwa dan telah melontarkan usul untuk memasang Patung Kali Maa di sana. Semua orang, termasuk keluarga yang menghentikan kita sekarang, telah menyetujui gagasan itu dan diputuskan bahwa patung itu akan didirikan pada hari pertama Navratra. Namun, ketika kami melanjutkan rencana kami pada hari Rabu, empat keluarga menghentikan kami, mengklaim sebagai anggota komite kuil, meskipun mereka tidak memiliki dokumen untuk membuktikannya, ” ujar Vijay Kumar, salah seorang pengunjuk rasa.

Baca: Kaum Kasta Terendah India Lebih Aman Peluk Islam 

Para penduduk desa juga melanjutkan dengan mengklaim bahwa empat keluarga, juga Kasta Dalit, telah mengepung tempat kuil dan bahkan mengkonsumsi minuman keras di sana.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Jika kita tidak diizinkan mendirikan patung di kuil, kita akan memeluk Islam. Ini berlaku untuk setidaknya 100 keluarga desa, yang tidak diizinkan masuk ke kuil. Jika pemerintah kabupaten tidak campur tangan, kami akan masuk Islam, ”ancam Kuldeep Kumar, seorang warga desa lain.

Biro Sensus India dilansir India Express tahun 2011 menyebut ada 16,6 persen warga kasta Dalit dari seluruh populasi di India. Hampir setengahnya tinggal di negara bagian Uttar Pradesh (21 persen), West Bengal (11 persen), Bihar (8 persen), dan Tamil Nadu (7 persen). Negara bagian dengan penduduk kasta Dalit terbanyak adalah Punjab (31,94 persen), sementara yang paling sedikit adalah Mizoram (hampir 0 persen).

Dalit adalah kasta terendah di India yang bahkan tak dimasukkan dalam empat tingkatan sistem varna (Brahmana, Ksatria, Waisya, Sudra) sehingga digolongkan sebagai varna kelima (panchama). Nama “Dalit” berarti “yang tertindas” dalam Bahasa Sanskerta atau “yang terpecah/tercerai berai” dalam Bahasa Hindi.

Komisi Nasional untuk Kasta yang Terdaftar India menganggap penggunaan istilah “Dalit” sebagai tindakan yang “tidak konstitusional” karena undang-undang modern lebih memilih istilah “Kasta yang Terdaftar”. Namun sejumlah sumber menilai “Dalit” lebih representatif untuk menunjuk kelompok-kelompok di India yang tertindas dibanding “Kasta yang Terdaftar”.

India telah menyetujui kebijakan yang mengijinkan generasi pertama kasta Dalit untuk menjadi dokter pengacara dan orang pemerintahan sejak kemerdekaannya.

Faktanya, mayoritas kasta Dalit masih mengalami diskriminasi baik dalam kehidupan, tempat beribadah bahkan sekolahpun harus terpisah.

Baca: Sebuah Resiko Maut Kasta Terendah di India

Upaya masyarakat kasta Dalit untuk mendapatkan kesempatan yang sama, baik sekolah, pekerjaan atau hak memilih, selalu beresiko tinggi bagi dan tak jarang menimbulkan kejahatan seksual bagi kaum perempuan kasta Dalit.

Penelitian Gerakan Nasional HAM Dalit, menyebutkan, sekitar 67 persen perempuan Dalit mengalami kekerasan seksual.

Biro Catatan Kejahatan Nasional mencatat di Uttar Pradesh, selain sering jadi korban pemerkosaan, setiap hari, dua rumah penyandang kasta Dalit dibakar.

Tingginya tingkat kejahatan terhadap warga kasta Dalit membuat mereka membisu dan tak mampu menentang sistem kasta.

Sistem kasta seringkali menjadi alasan pelaku kekerasan seksual  bahkan perilaku tidak manusiawi lainnya, khusuanya kepada Dalit.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:DalitHinduIndiaislamkastakekerasanpemerkosaanperempuan dalit
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kemkominfo Blokir Grup LGBT Garut di FB
Tulisan selanjutnya Mahasiswa Untad Palu Dipersilakan Kuliah Sementara di Unesa Surabaya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Label Teroris untuk Palestine Action Dibenarkan Pengadilan Banding Inggris

Berita
20 Juni 2026 10:49
Taliban Melarang Penggunaan Ponsel Pintar oleh Aparat Pemerintah
Amerika Serikat Hentikan Pendanaan Program HIV di Afrika Selatan
Kabar Mualaf Giancarlo Esposito: Aktor “Breaking Bad” Dilaporkan Memeluk Islam di Saudi
ISIS Klaim Serangan di Aleppo yang Tewaskan 2 Tentara Suriah

Terbaru

  • Prancis dan Jerman Sepakat Kelola Bersama Perusahaan Senjata KNDS
  • Serangan Islamofobia, Imam Masjid di Kanada Diserang usai Pimpin Shalat Berjamaah
  • Kabar Mualaf Giancarlo Esposito: Aktor “Breaking Bad” Dilaporkan Memeluk Islam di Saudi
  • Al Jazeera Desak Masyarakat Internasional Hukum ‘Israel’ usai Pembunuhan Jurnalisnya
  • Taliban Melarang Penggunaan Ponsel Pintar oleh Aparat Pemerintah
  • Gegara Perang Iran Saudi Aramco Pertimbangan Perluasan Kapasitas Penyimpanan di Luar Negeri
  • ISIS Klaim Serangan di Aleppo yang Tewaskan 2 Tentara Suriah
  • Produksi Minyak Iraq Diperkirakan Normal Dalam Dua Bulan
  • Pakar Bilang Suplemen Harian Lebih Banyak Bahaya Dibandingkan Manfaat
  • Dicabut, Zelensky Kembalikan Medali Penghargaan dari Polandia

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?