Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pemda Cilacap tetap Gelar Sedekah Laut, meski Umat Islam Protes

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 12 Oktober 2018 20:40 8:40 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 Oktober 2018 20:18
Bagikan
Spanduk FUI Cilacap terkait sedekah laut di Cilacap, Oktober 2018.
Bagikan

Hidayatullah.com– Pemda Cilacap, Jawa Tengah, hari ini, Jumat (12/10/2018), menggelar tradisi yang disebut “sedakah laut”.

Sebagian warga memadati pantai Teluk Penyu Cilacap untuk menyaksikan tradisi sedekah laut yang digelar setahun sekali.

Dalam tradisi itu, sejumlah sesajen dilarung ke tengah laut.

Soal acara itu, umat Islam sudah mengingatkan masyarakat dan menyampaikan protes terkait tradisi turun temurun yang dilestarikan masyarakat pesisir selatan Cilacap itu.

Baca: Sebelum Tsunami Warga Saksikan Tradisi Nomoni

Sebelumnya, Forum Umat Islam (FUI) Cilacap melayangkan keberatan atas imbauan dari Kepala Dinas Pendidkan dan Kebudayaan Kabupaten Cilacap, agar siswa-siswi SD dan SMP se-Kabupaten Cilacap untuk menyaksikan kegiatan Gelar Budaya Sedekah Laut.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Kami menolak imbauan tersebut jika ditujukan kepada sekolah-sekolah berbasis Islam dan anak didik yang beragama Islam,” tukas ketua FUI Cilacap, Syamsudin kepada hidayatullah.com, Kamis (11/10/2018).

Menurutnya, acara sedekah laut tidak sesuai dengan nilai-nilai akidah Islam dan tidak sesuai dengan tujuan pendidikan nasional yang termaktub dalam UU No 20 tahun 2003 Bab II Pasal 3.

Baca: Ketua MUI Sulteng: Musibah Memberikan Peringatan Penting

“Di Undang-undang itu dijelaskan bahwa pendidikan nasional berfungsi mengembangkan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,” tegasnya.

Syamsudin saat itu mengimbau kepada seluruh kepala sekolah Islam atau kepala sekolah yang memiliki anak didik beragama Islam untuk tidak melibatkan anak didiknya dalam kegiatan tersebut.

“Kami menyarankan kepada pihak terkait untuk mengganti kegiatan yang bertentangan dengan nilai akidah Islam dengan kegiatan yang lebih mendidik,” lanjutnya.

Baca: Coretan Tangan untuk Wali Kota Palu

Sementara itu, berdasarkan pemantauan hidayatullah.com, di beberapa titik di kota Cilacap kemarin terpasang puluhan spanduk untuk mengingatkan Muslim Cilacap yang akan ikut ritual rutin Pemda tersebut.

Aneka jenis imbauan di spanduk tersebut atas nama FUI Cilacap.

“Betul (kami yang memasang), karena itu bagian dari dakwah kami agar umat Islam tidak terjerumus kepada kesyirikan dan kegiatan yang mubadzir,” terang Syamsudin.

Namun Syamsudin menampik jika dikatakan menolak acara ritual sedekah laut.

“Kami hanya memperingatkan kepada umat Islam yang ikut dalam acara itu, insya Allah dakwah ini kita lakukan setiap tahun. Spanduk-spanduk ini bukan untuk penguasa, tapi untuk masyarakat umum sebagai bagian dakwah via tulisan,” pungkasnya.

Baca: Syirik di Sekitar Kita (1)

Diwartakan, dalam tradisi tersebut, sebelum dilarung ke laut, sembilan Jolen dari kelompok nelayan, ditambah satu Jolen dari Pemerintah Kabupaten Cilacap dibawa ke pendopo kabupaten, Jumat (12/10/2018).

Di tempat itu, Jolen diserahterimakan oleh Bupati Kabupaten Cilacap kepada sesepuh nelayan.

“Sebelum kirab, kemarin prosesinya nyekar dulu, kemudian malamnya tasyakuran dan menunggu Jolen dari kelompok nelayan,” kata Ketua Majelis Luhur Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa (MLKI) Cilacap Basuki Rahardja kutip Tribunjateng.

Baca: “Musibah Tak Menyurutkan Spirit ber-Islam Korban Gempa Lombok”

Sembilan Jolen dibuat oleh delapan kelompok nelayan dan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Cilacap. Jolen berisi bermacam sesaji sesuai kemampuan masing-masing kelompok. Ada yang menyertakan kepala kamping, hingga kepala sapi.

Usai diserahterimakan dari bupati ke sesepuh nelayan, sepuluh Jolen itu kemudian diarak menuju pantai Teluk Penyu.

Sesaji itu tidak langsung dilepas ke pantai, namun dinaikkan ke perahu menuju Cimiring Nusakambangan. Di situ, sesaji itu lantas dilarung ke laut lepas.

“Dilarung di Cimiring biar enggak minggir lagi, langsung hilang ke tengah laut,” katanya.*/Anis

Baca: “Nomoni Membuat Palu Menangis”

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Aliran KepercayaancilacapFUI CilacapPemda Cilacapsedekah lautsesajensyirikTeluk Penyu Cilacaptradisi adat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Krisis Air, DPR Dorong Pemerintah Terus Bantu Masyarakat
Tulisan selanjutnya Sekjen PBB Kunjungi Sulteng, Puji Pemerintah Tangani Bencana

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Feature
13 Juli 2026 06:38
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?