Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

14 Personil Keamanan Iran Diculik di Perbatasan Pakistan

Ahmad
Terakhir diupdate: 17 Oktober 2018 06:49 6:49 am
Ahmad
Dipublikasikan 17 Oktober 2018 06:49
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com— Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan hari Selasa, Pasukan Garda Revolusi (IRGC) mengatakan pasukan relawan Basij lokal dan penjaga perbatasan termasuk di antara mereka yang diculik semalam dekat Kota Mirjaveh di perbatasan Pakistan.

“Para penjaga perbatasan diculik antara pukul 04.00 hingga 05.00 di kawasan Lulakdan oleh sekelompok teroris,” demikian dikabarkan kantor berita IRNA.

Lulakdan adalah sebuah desa kecil sekitar 150 kilometer tenggara Zahedan, ibu kota tenggara Sistan-Baluchistan.

Semua 14 anggota, terlibat dalam operasi keamanan termasuk dua anggota unit intelijen Garda Revolusi, tujuh anggota milisi Basij dan lima penjaga perbatasan biasa,  demikian kabar dari Perkumpulan Jurnalis Muda (YJC), sebuah situs berita milik pemerintah Iran. Namun, kabar itu telah dicabut situs tersebut tak lama setelah diunggah.

Provinsi Sistan-Baluchistan  telah lama bergejolak, menyaksikan separatis Baluchi dan militan yang berbasis di Pakistan sering menyerang pos keamanan Iran.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pada 28 September, para Pengawal mengatakan mereka telah membunuh empat anggota militan yang menyerang perbatasan.

Iran mengklaim bahwa kelompok tersebut didukung oleh Amerika Serikat, Israel dan Arab Saudi dan telah terlibat di Pakistan.

Baca: 10 Pasukan Garda Revolusi Iran Tewas dalam Serangan di Perbatasan 

Teheran berulang kali mengajukan protes atas kegagalannya mengakhiri kegiatan teror di sisi perbatasan Pakistan. Dua tetangga telah menandatangani kesepakatan keamanan pada tahun 2013.

Di tempat lain dalam pernyataan Selasa, IRGC mengatakan Iran mengharapkan Pakistan untuk berurusan dengan kelompok penyerang dengan keseriusan dan bekerja untuk memfasilitasi pembebasan pasukan Iran yang diculik.

Kementerian Luar Negeri Pakistan menyatakan keprihatinannya atas penculikan penjaga perbatasan yang dilaporkan dan mengatakan militer dari kedua belah pihak melakukan aksi koordinasi.

“Baik militer, di bawah mekanisme bersama yang dibentuk sejak tahun lalu, bekerja untuk memastikan keberadaan para penjaga Iran,” kata kementerian Pakistan dalam sebuah pernyataan hari Selasa dikutip Aljazeera.

“Tidak ada upaya akan terhindar untuk membantu saudara-saudara Iran kami dalam menemukan penjaga Iran,” tambah pernyataan itu.

Sistan-Baluchestan telah lama menjadi titik api, dengan separatis Balochi yang berbasis di Pakistan dan kelompok-kelompok bersenjata melakukan serangan lintas-perbatasan reguler terhadap pos-pos keamanan Iran.

Provinsi ini memiliki komunitas etnis Balochi yang besar, terutama etnis Sunni yang melintasi perbatasan, mengeluhkan diskriminasi di tangan pemerintah Syiah Iran.

Sistan-Baluchistan diduduki oleh komunitas Baluchi, sebagian besar adalah etnis Sunni Muslim di sepanjang perbatasan.

Kelompok  Jundallah meluncurkan perlawanan di wilayah itu pada tahun 2000 dengan sasaran pasukan keamanan dan pejabat pemerintah dalam dominasi Syiah dukungan Iran.

Baca: Iran: 3 Tokoh Garda Revolusi Tewas Ditangan ISIS

Kampanye itu memuncak dengan beberapa serangan mematikan sejak 2007 termasuk pemboman atas sebuah tempat ibadah Syiah yang menewaskan 28 orang. Itu mulai mereda setelah pemimpin kelompok itu tewas pada pertengahan 2010.

Pada tahun 2012, anggota Jundullah membentuk organisasi baru yang dikenal sebagai Jaish al-Adl, yang meluncurkan beberapa serangan terhadap pasukan keamanan.

Pada September, Garda Revolusi mengatakan mereka menewaskan empat milisi Sunni di perbatasan dengan Pakistan, termasuk komandan kedua Jaish al-Adl.

Bulan Agustus, Iran berhasil melepaskan penjaga perbatasan dari tahanan milisi bersenjata. Penjaga perbatasan itu telah diculik selama penyergapan di pos perbatasan di Mirjaveh dan ditahan di Pakistan selama lebih dari satu tahun.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:iranIRGCMirjavehPakistanPasukan Garda RevolusiPerbatasan PakistanSistan-Baluchistansyiah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Habis Likuifaksi Terbitlah Pelangi
Tulisan selanjutnya 113 Tahun Syarikat Islam Indonesia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?