Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sekarang Orang Bebas Menikmati Ganja di Kanada

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 Oktober 2018 19:41 7:41 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 17 Oktober 2018 19:16
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Ganja untuk keperluan bersenang-senang di Kanada untuk pertama kalinya dibeli secara bebas dan legal pada Rabu tengah malam pukul 02:30 GMT di Pulau Newfoundland, bagian timur Kanada, sementara ratusan orang antri menunggu giliran.

Kanad menjadi negara kedua setelah Uruguay yang melegalkan kepemilikan dan penggunaan ganja alias marijuana untuk kepentingan rekreasional, lapor BBC Rabu (17/10/2018).

Penggunaan ganja, yang juga disebut kanabis, diperbolehkan penggunaannya untuk keperluan medis sejak tahun 2001 di Kanada.

Ian Power, warga kota St John’s sengaja pergi ke Newfoundland dan antri sejak hari Selasa pukul 20:00 waktu setempat agar dia dapat “membuat sejarah”.

“Mimpi saya untuk memjadi orang pertama yang membeli gram pertama kanabis secara legal di Kanada, dan untuk itu saya sekarang ada di sini,” ujarnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Legalisasi ganja ini merupakan janji kampanye 2015 PM Justin Trudeau, pimpinan partai berkuasa saat ini Partai Liberal.

PM Trudeau berpendapat peraturan di Kanada berusia seabad yang mempidanakan penggunaan ganja untuk keperluan suka-suka adalah tidak efektif. Pasalnya, meskipun ada pemidanaan itu, warga Kanada masih tergolong pengguna dan penikmat mariyuana terbesar di dunia.

Selain itu, menurut Trudea, dengan legalisasi baru ini ganja justru akan mudah dijauhkan dari anak-anak dan tidak menjadi sumber kekayaan para penjahat.

Sebelumnya, Uruguay menjadi negara pertama yang membebaskan penggunaan penjualan ganja untuk keperluan rekreasional pada tahun 2013. Sejumlah negara bagian di Amerika Serikat sekarang juga sedang menggodok peraturan perundangannya untuk mengikuti jejak negara Amerika Latin itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Di Sidang IPU Jenewa, Delegasi Indonesia Tolak Legalisasi Penyebaran Paham LGBT
Tulisan selanjutnya Ketua Asosiasi Gay Kena Bogem di Paris

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Berita
4 Juni 2026 14:01
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?